4 Tanda Usus Anda Kotor, dan Bagaimana Cara Membersihkannya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa usus bisa jadi kotor akibat makanan dan minuman yang Anda konsumsi tiap hari? Setiap makanan dan minuman tersebut memang akan dicerna di dalam perut Anda, tetapi sebagian dari sisanya menumpuk menjadi sampah dan bisa membahayakan kesehatan. Memang, tubuh akan mengeluarkan sampah-sampah tersebut secara perlahan. Tetapi ada yang lebih memilih untuk membersihkan usus dengan berbagai cara.

Apa ciri dan tanda jika usus Anda kotor?

Sebelum Anda memutuskan untuk membersihkan usus yang Anda anggap kotor, sebaiknya ketahui dulu apakah memang usus Anda penuh dengan kotoran.

Berikut adalah tanda jika Anda mempunyai usus yang kotor:

1. Anda susah buang air besar (sembelit)

Apabila Anda mengalami sembelit, ini menandakan bahwa usus Anda penuh dengan sisa-sisa makanan. Makanan yang tidak sehat, stres, serta sering mengonsumsi obat-obatan dapat mengakibatkan usus tidak memproduksi banyak lendir. Padahal, lendir ini berfungsi untuk melancarkan saluran di dalam usus, dan sampah-sampah makan  tersebut mudah dikeluarkan dari perut.

2. Merasa nyeri dan sakit di berbagai bagian tubuh

Bukan hanya sakit perut saja. Nyeri yang ditimbulkan akibat usus kotor termasuk sakit kepala, sakit tulang belakang, dan nyeri yang menjalar dari punggung hingga tubuh bagian bawah, seperti paha, betis, sert tumit. Biasanya rasa sakit ini timbul akibat usus Anda terinfeksi jamur yang muncul karena usus yang kotor.

3. Kelelahan

Racun akibat sisa-sisa makanan yang membuat usus kotor, ternyata dapat masuk ke dalam darah melalui saluran limfa. Kondisi ini mengakibatkan Anda cepat lelah, sistem kekebalan tubuh menurun, dan berisiko mengalami penyakit infeksi.

4. Bau mulut

Bau mulut adalah tanda yang paling umum terjadi apabila usus Anda kotor akibat sisa makanan. Makanan sisa yang menumpuk tersebut mengeluarkan gas yang berbau kurang sedap. Bau gas tersebut bisa membuat napas Anda menjadi berbau tidak enak.

Lalu, apakah perlu membersihkan usus kotor dengan obat?

Membersihkan usus yang kotor sebenarnya bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan tindakan medis seperti kolonoskopi atau menggunakan obat-obatan – seperti obat laksatif atau enema – yang dapat ‘menguras’ isi usus Anda keluar dalam satu waktu. Awalnya, orang-orang mulai membersihkan usus yang mereka anggap kotor karena ingin mengurangi risiko kanker usus akibat tumpukan racun yang ada di dalam usus. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa memang membersihkan usus dapat mengurangi risiko kanker usus.

Usus kotor memang harus dibersihkan agar Anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan, terutaman gangguan sistem pencernaan. Tapi, apakah membersihkan usus harus menggunakan obat-obatan atau dengan melakukan tindakan medis? Apakah efektif? Berbagai ahli menyatakan bahwa upaya-upaya tersebut tidak efektif membuat usus bersih, justru menimbulkan berbagai risiko, seperti:

  • Dehidrasi
  • Mual dan muntah
  • Elektrolit tubuh tidak seimbang
  • Merusak bakteri baik dalam usus
  • Berisiko meningkatkan cairan di dalam paru-paru (jika membersihkan usus dengan melakukan tindakan medis)
  • Berpeluang mengalami gangguan fungsi jantung

Jadi, apa yang bisa saya lakukan jika usus saya kotor?

Apabila Anda merasa usus kotor – karena mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan sebelumnya – maka Anda tidak butuh pembersih khusus untuk menghilangkan tumpukan sampah tersebut. Hal yang paling Anda butuhkan hanyalah makanan dan minuman sehat, serta pola hidup yang baik. Berbagai jenis sayur dan buah adalah makanan sumber serat yang Anda perlukan untuk membuat usus Anda bersih kembali.

Lagi pula, tubuh Anda tidak akan membiarkan racun mengendap di dalam usus Anda dan menyebabkan berbagai penyakit. Tubuh yang normal dan sehat, memiliki respon yang baik untuk mengatasi dan mengeluarkan racun dari sisa makanan – peran ini dilakukan oleh organ hati dan ginjal. Sehingga jangan khawatir racun akan menumpuk di dalam usus Anda, yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit