Apakah Manisan dan Asinan Termasuk Makanan Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asinan atau manisan tentu sering jadi camilan keluarga. Makanan ini memang memanjakan lidah dengan rasa manis, asin, dan asamnya. Walaupun disukai banyak orang karena rasanya yang membuat ketagihan, apakah manisan dan asinan termasuk makanan yang sehat? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Apa itu manisan dan asinan?

Manisan dan asinan merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Manisan biasanya terbuat dari buah-buahan yang direndam lama dalam air gula. Sementara asinan diolah dari berbagai jenis sayur dan buah yang direndam dalam larutan cuka dan garam.

Penambahan gula maupun cuka dan garam pada makanan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan cita rasa, tapi juga untuk mengawetkannya agar tahan lama.

Larutan gula atau cuka dan garam membuat kadar air dalam buah dan sayuran jadi berkurang. Rendahnya kadar air dalam buah inilah yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba sehingga makanan tidak cepat basi.

Lantas, apakah manisan dan asinan itu makanan sehat?

asinan buah
Sumber: BP Giude

Manisan termasuk dalam golongan makanan yang tinggi gula yang harus dibatasi konsumsinya agar tubuh tetap sehat. Meski gula dibutuhkan tubuh sebagai energi untuk melakukan aktivitas, jenis makanan ini dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.

Dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa alasan kenapa makanan tinggi gula tidak baik untuk kesehatan, di antaranya:

  • Manisan lebih rendah kandungan nutrisinya ketimbang buah segar
  • Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan (obesitas)
  • Kandungan gula yang tinggi memungkinkan bakteri di gigi berkembang pesat sehingga meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Selain itu, manisan cenderung memiliki indeks glikemik yang tinggi. Itu artinya, makanan ini akan sangat cepat diubah menjadi glukosa sehingga kadar gula darah dalam tubuh akan melonjak dengan cepat.

Efeknya, insulin yaitu hormon yang bertugas mengubah glukosa menjadi energi akan bekerja lebih keras. Kondisi ini jika terus berlanjut dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Dibanding manfaatnya, manisan lebih banyak memberikan dampak buruk bagi kesehatan sehingga tidak termasuk makanan yang sehat. Nah, jika manisan bukan termasuk makanan sehat, bagaimana dengan asinan?

Asinan yang direndam dalam larutan garam atau cuka memang menyediakan mineral, seperti natrium dan kalium. Mineral ini berguna untuk menjaga keseimbangan elektrolit sekaligus kesehatan saraf dan otot.

Sehat atau tidak bergantung seberapa banyak makanan ini konsumsi. Terlalu sering mengonsumsi makanan asam dan asin tentu tidak baik untuk tekanan darah, kesehatan gigi, dan pencernaan. Jika Anda memiliki GERD (naiknya asam lambung ke kerongkongan), makanan ini bisa jadi memicu munculnya gejala.

Tips sehat mengonsumsi manisan dan asinan

manisan buah

Agar tetap sehat, konsumsi makanan seperti manisan atau asinan tidak boleh berlebihan. Jika ingin menikmati manisan pertimbangkan seberapa banyak makanan bergula yang Anda makan pada hari itu.

Selain itu, perhatikan juga waktu makan manisan, misalnya tidak dikonsumsi menjelang tidur atau setelah makan makanan lain yang tinggi kalori. Sementara asinan, sebaiknya tidak dikonsumsi saat kondisi pencernaan sedang tidak sehat. Rasanya yang asam bisa memperburuk masalah pencernaan Anda.

Meski manisan terbuat dari buah, akan lebih baik Anda memperbanyak konsumsi buah segar. Begitu pula dengan asinan buah dan sayur. Selain lebih enak dan tidak terlalu manis, asam, atau asin, kandungan nutrisinya juga masih lengkap. Tentu manfaatnya akan jauh lebih banyak Anda dapatkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

Bahaya dapat mengintai Anda jika terlalu banyak mengonsumsi garam, termasuk garam Himalaya yang kini populer di sejumlah kalangan masyarakat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Fakta Unik 03/06/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Makan Nasi Merah Setiap Hari?

Nasi merah kerap dijadikan pengganti nasi putih saat seseorang sedang diet. Namun, jangan asal makan nasi merah setiap hari tanpa tahu hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 4 menit

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 21/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
resep dessert vegan

3 Resep Dessert Vegan yang Mudah dan Lezat

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
resep sorbet

Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit