Panduan Pola Makan untuk Wanita Penderita Endometriosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/12/2017 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Endometriosis adalah kondisi yang umumnya dialami wanita usia 30-40 tahun, meski sebenarnya bisa dialami wanita di usia berapa pun. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi gejala endometriosis adalah dengan memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Lantas, apa saja asupan makanan untuk endometriosis yang baik dikonsumsi ataupun yang harus dihindari? Ketahui jawabannya dalam artikel ini.

Sekilas tentang endometriosis

Endometriosis adalah kondisi abnormal penebalan jaringan dinding rahim (endometrium). Normalnya, jaringan dinding rahim hanya akan menebal menjelang masa ovulasi untuk mempersiapkan diri agar calon janin dapat menempel pada rahim – jika terjadi pembuahan. Namun bila tak ada pembuahan, endometrium yang telah menebal akan meluruh menjadi darah. Saat itulah menstruasi Anda mulai.

Pada kasus endometriosis, penebalan yang menetap tersebut akan mengiritasi jaringan di sekitarnya sehingga menyebabkan peradangan, kista, jaringan parut, dan pada akhirnya menimbulkan gejala-gejala. Biasanya, endometriosis menyebabkan rasa sakit luar biasa saat menstruasi. Selain itu, beberapa wanita juga mengeluhkan rasa sakit saat buang air besar, kencing, ataupun saat berhubungan seksual. Dalam kasus yang serius, endometriosis juga bisa menghambat kehamilan bahkan kemandulan.

Rekomendasi makanan terbaik untuk endometriosis adalah…

Selain melakukan terapi pengobatan, penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan makanan yang akan dikonsumsi sehari-hari. Pasalnya asupan makanan yang tepat mampu membantu mengatasi peradangan dan rasa sakit yang disebabkan karena endometriosis. Berikut ini beberapa makanan untuk endometriosis yang sangat dianjurkan, yaitu:

1. Serat

Makanan kaya serat membantu melancarkan sistem pencernaan. Makanan tinggi serat juga membantu meringankan perut kembung saat menstruasi. Makanan tinggi serat yang harus ada dalam menu makanan Anda di antaranya apel, pisang, buah beri, alpukat, brokoli, wortel, bayam, gandum (whole grain), kacang merah, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

2. Zat besi

Endometriosis menyebabkan Anda mengalami perdarahan hebat, membuat Anda kehilangan banyak zat besi. Nah, untuk menggantikan zat besi yang hilang akibat perdarahan, Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya zat besi. Makanan tinggi zat besi yang baik untuk endometriosis adalah daging tanpa lemak, ikan, ayam tanpa kulit, sayuran hijau, aprikot, telur, susu dan produk turunannya, gandum, kacang merah, almond, dan kacang mete.

2. Asam lemak omega-3

Sifat antiradang dari asam lemak omega-3 dapat membantu meringankan gejala rasa nyeri dan sakit akibat endometriosis. Makanan yang kaya akan asam lemak omega di antaranya ikan salmon, ikan tuna, sarden, ikan kod, kerang, minyak biji chia, minyak biji rami, minyak almond, dan lain sebagainya.

3. Antioksidan

Para peneliti telah menemukan bahwa wanita dengan endometriosis cenderung tidak mendapatkan asupan antioksidan dari makanan yang mereka konsumsi sehari-hari. Nah, cara terbaik untuk meningkatkan antioksidan dalam makanan Anda adalah dengan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang sehat. Makanan tinggi antioksidan khususnya vitamin A, C, dan E tinggi meliputi ubi, hati sapi, bayam, wortel, blewah, mangga, buah citrus (seperti jeruk dan lemon), dan lain sebagainya.

Untuk memastikan asupan yang tepat, Anda disarankan berkonsultasi dulu ke dokter atau ahli gizi supaya membantu merancanakan asupan pola makan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Makanan untuk endometriosis yang harus dihindari

Berikut ini berbagai makanan untuk endometriosis yang perlu dihindari, yaitu:

  • Mengandung lemak trans tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih banyak lemak trans berisiko tinggi mengalami endometriosis. Lemak trans banyak terkandung dalam gorengan, makanan olahan, dan makanan cepat saji.
  • Konsumsi daging merah berlemak. Beragam penelitian menyatakan bahwa wanita yang terlalu banyak mengonsumsi daging merah lebih rentan mengalami endometriosis di kemudian hari.
  • Gluten. Sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak 207 wanita dengan endometriosis menunjukkan bahwa sebanyak 75 persen dari peserta mengaku mengalami penurunan rasa sakit setelah menjalani diet bebas gluten.
  • Alkohol. Wanita yang minum alkohol berisiko lebih tinggi terkena endometriosis. Bahkan, di antara wanita yang mengalami infertilitas (tidak subur), risiko endometriosis justru 50 persen lebih tinggi di kalangan wanita yang minum alkohol dibandingkan mereka yang tidak.
  • Kafein. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, wanita yang mengonsumsi dua cangkir atau lebih kopi per hari, atau empat cangkir minuman ringan berkafein per hari, berisiko dua kali lebih mungkin terkena endometriosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 mins read

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 mins read

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 4 mins read
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read