Bolehkah Makan Sayur yang Sama Setiap Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makan sayur yang sama persis setiap hari mungkin pernah Anda lakukan, entah karena tuntutan riwayat kesehatan atau memang karena kegemaran. Namun, apakah kebiasaan itu baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan? Atau justru ada bahaya yang mengintainya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa keistimewaan sayuran untuk kesehatan?

sayur dan ayam MPASI

Makan sayur memberikan manfaat untuk kesehatan. Orang yang makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan cenderung berkurang risikonya terkena beberapa penyakit kronis. Sayuran mengandung nutrisi penting untuk kesehatan dan pemeliharaan tubuh Anda.

Dikutip dari Harvard School of Public Health, makan makanan kaya sayuran dan buah-buahan dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, mencegah beberapa jenis kanker, menurunkan risiko masalah mata dan penglihatan, dan mengandung efek positif untuk gula darah.

Berikut daftar nutrisi dalam sayuran dan manfaatnya bagi tubuh:

  • Kebanyakan sayuran secara alami rendah lemak dan kalori. Tidak ada yang mengandung kolesterol.
  • Sayuran juga mengandung berbagai macam nutrisi, termasuk kalium, serat, folat, vitamin A, dan vitamin C.
  • Makan sayur kaya kalium dapat menjaga tekanan darah yang sehat. Sumber kalium dalam sayuran termasuk ubi, kentang putih, kacang-kacangan, tomat, kacang kedelai, bayam, dan kacang merah.
  • Serat makanan dari sayuran membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serat merupakan nutrisi penting bagi fungsi usus.
  • Folat (asam folat) membantu tubuh membentuk sel darah merah.
  • Vitamin A menjaga kesehatan mata dan kulit dan membantu melindungi tubuh dari infeksi.
  • Vitamin C membantu memulihkan luka dan luka serta menjaga kesehatan gigi dan gusi. Vitamin ini juga membantu penyerapan zat besi.

Sehatkah makan sayur yang sama setiap hari?

Sumber: Selerasa

Makan sayur setiap hari memang dianjurkan untuk kesehatan Anda. Namun, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan sayur yang sama setiap hari berakibat buruk bagi kesehatan Anda.

Beberapa sumber, termasuk Office of Disease Prevention and Health Promotion menganjurkan untuk memakan berbagai macam sayur-sayuran setiap hari. Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda setiap hari karena tidak ada satu jenis sayuran pun yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda sekaligus.

Makan sayur dengan banyak jenis dan warna untuk memberi tubuh Anda campuran nutrisi yang dibutuhkan. Ini tidak hanya memastikan keberagaman yang lebih besar dari bahan kimia nabati, tetapi juga menciptakan makanan yang menarik mata.

Secara umum, Healthline merangkum sisi negatif dari makan makanan yang sama setiap hari. Berikut ulasan lengkapnya.

Bosan

Tak perlu disebutkan bahwa makan makanan, termasuk makan sayur, berulang kali menimbulkan kebosanan yang nyata. Kalau sudah begini, Anda mungkin akan berpikir untuk beralih ke makanan lain yang lebih menggiurkan, seperti junk food.

Kekurangan gizi

Tubuh Anda membutuhkan berbagai macam buah-buahan, sayuran, protein, dan biji-bijian untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi makro dan vitamin yang Anda butuhkan.

Bergantung pada apa yang Anda makan, Anda dapat kekurangan gizi dengan membatasi diri pada beberapa kali makan atau beberapa porsi makanan.

Penurunan berat badan terhenti

Menambahkan makanan baru yang sehat bisa menjadi cara yang baik untuk membuat santapan sayuran lebih menarik. Ingatlah bahwa kunci dalam diet adalah makanan sehat

Kehilangan manfaat kesehatan

Makan sayuran yang berwarna-warni jelas baik untuk Anda. Bertahan dengan makanan yang sama setiap hari dapat meninggalkan banyak makanan yang mengandung manfaat kesehatan penting.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Siomay vs Batagor: Mana yang Lebih Sehat Dimakan?

Siomay dan batagor memang memanjakan lidah. Namun, pernahkah Anda terpikir mana yang lebih sehat dari kedua makanan ini? Yuk, cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 06/02/2020 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 12/12/2019 . Waktu baca 5 menit

Dalam Sehari, Berapa Banyak Sayuran yang Harus Dimakan Ibu Hamil?

Beragam sumber makanan dibutuhkan ibu selama masa kehamilan, tak terkecuali sayuran. Lantas, seberapa banyak anjuran ibu hamil makan sayur setiap harinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Katanya, Makan Kol Kebanyakan Bikin Bau Badan, Apa Benar?

Makanan ternyata bisa memengaruhi bau tubuh, salah satunya adalah kol. Benarkah jika makan kol kebanyakan akan membuat bau badan semakin bertambah parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit
makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020 . Waktu baca 4 menit
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 5 menit
porsi makan anak 5 tahun

Seberapa Banyak Porsi Makan yang Tepat untuk Anak Usia 5 Tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 08/04/2020 . Waktu baca 7 menit