Makan 6 Sayuran dan Buah Ini Setiap Hari, Demi Kesehatan Gigi yang Lebih Baik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak cukup hanya dengan sikat gigi dan berkumur saja. Jika Anda masih juga sering makan makanan bergula dan minum minuman manis, segala usaha Anda merawat gigi yang sehat bisa terbuang sia-sia. Sebagai gantinya, camil lima pilihan buah dan sayur berikut ketika “teror” ngidam makanan manis mulai menghantu Anda. Ya! Buah dan sayuran tidak cuma membantu menjaga kesehatan tubuh dari dalam, tapi juga membantu Anda memiliki mulut dan gigi sehat. Apa saja itu?

Sayuran dan buah yang bisa bikin mulut dan gigi sehat

1. Apel

Apel tinggi serat, vitamin, serta antioksidan yang bisa menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan serta mencegah Anda dari berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker pankreas.

Manfaat apel tidak berhenti sampai di situ saja. Makan satu buah apel setiap hari dapat menjaga mulut dan gigi sehat selalu berkat kandungan vitamin C-nya. Vitamin C berperan penting dalam produksi kolagen untuk membentuk jaringan gusi yang kuat. Asupan vitamin C yang cukup bisa melindungi Anda dari sariawan, gusi berdarah, hingga infeksi gusi (periodontitis).

Makan satu buah apel setiap hari juga bisa membantu membersihkan plak gigi sekaligus memperbanyak air liur yang dapat menetralkan asam sisa makanan di mulut penyebab berbagai masalah gigi, seperti gigi bolong.

2. Keluarga jeruk

Sama seperti apel, keluarga jeruk juga tinggi kandungan vitamin C dan serat yang bisa memelihara kesehatan mulut dan gigi Anda. Kekurangan vitamin C bisa membuat Anda rentan sariawan dan mengalami gusi berdarah. Kekurangan vitamin C memang jarang, namun banyak dialami oleh perokok aktif.

Vitamin C juga merupakan antioksidan yang bisa membantu mencegah kerusakan gigi serta gusi yang disebabkan oleh radikal bebas dari pembakaran tembakau dan asap rokok yang Anda hirup. Maka, tidak ada salahnya ngemil jeruk untuk membantu menjaga kesehatan gigi, terutama jika Anda merokok.

3. Seledri

Meski rasanya hambar, Anda tak boleh pandang seledri sebelah mata. Kandungan gizi seledri yang berlimpah membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, menurunkan tekanan darah, hingga menekan risiko kanker, seperti dirangkum dari Medical News Today.

Seledri pun bisa membantu Anda memiliki mulut dan gigi sehat. Tekstur batang seledri yang keras saat dikunyah bisa merangsang kelenjar liur memproduksi lebih banyak air liur untuk menetralkan asam yang dihasilkan bakteri mulut. Selain itu, tekstur kerasnya juga membantu mengelupaskan plak dan sisa makanan membandel di sela gigi yang bisa membusuk dan menyebabkan gigi bolong. Seledri juga membantu meningkatkan kesehatan gusi.

4. Wortel

Manfaat wortel yang kaya vitamin A dan antioksidan tidak cuma untuk kesehatan mata saja. Gigi dan mulut Anda pun juga ikut berterima kasih jika Anda rajin makan wortel. Makan satu batang wortel mentah bisa membantu memperbanyak produksi air liur, sama seperti makan satu batang seledri.

Ketika produksi air liur meningkat, risiko gigi berlubang pun berkurang karena liur membantu membilas asam yang menempel di gigi. Wortel juga termasuk sayuran yang kaya vitamin C, maka itu wortel bisa membantu jaga kesehatan gusi. Uniknya, kandungan vitamin C wortel akan lebih banyak Anda dapatkan jika dimakan dalam bentuk mentah.

5. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan pakcoy kaya akan kalsium yang bantu pembentukan enamel gigi. Enamel adalah lapisan terluar gigi, sehingga enamel gigi yang lebih kuat dapat membantu memelihara kesehatan gigi dengan lebih baik.

Asam folat dan vitamin B yang terkandung dalam sayuran hijau juga membantu mengurangi peradangan dan mengobati penyakit gusi.

6. Keluarga beri (buah buni)

Buah-buahan beri, seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan cranberry tinggi antioksidan antosianin yang membantu melawan radikal bebas penyebab berbagai penyakit, termasuk juga melawan penuaan dini.

Bukan hanya melindungi tubuh dari penyakit, antosianin juga bantu mencegah plak dan bakteri menempel pada gigi. Antosianin menghambat kerja enzim yang dihasilkan oleh bakteri untuk mereka bisa menempel di permukaan gigi, yang lambat laun bisa merusak gigi. Alhasil, risiko gigi berlubang pun bisa terhindari dengan bantuan buah berry.

Nah tahukah Anda selain buah yang berakhiran -berry, keluarga beri ternyata juga termasuk semangka, pisang, labu, alpukat, tomat, timun, anggur, hingga terong.

Makan buah dan sayuran yang ada di daftar ini bisa membantu Anda menjaga mulut dan gigi  sehat selalu, tapi tetap jangan pernah lupa untuk tetap rajin sikat gigi dan flossing dua kali setiap hari, ya!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Lansia, Kunci Senyum Indah di Hari Tua

Seiring bertambahnya usia, kesehatan mulut dan gigi jadi sangat rentan. Karena itu, simak panduan merawat gigi dan mulut bagi lansia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perawatan Setelah Cabut Gigi, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Anda Lakukan

Rasa sakit setelah cabut dapat segera pulih bila Anda mengikuti anjurannya dengan benar. Apa saja pantangan dan perawatannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

4 Tips Ampuh Menghentikan Gusi Berdarah Setelah Cabut Gigi

Gusi berdarah setelah cabut gigi adalah hal yang wajar. Tapi, adakah cara menghentikan pendarahan setelah cabut gigi? Selengkapnya di sini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 5 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Gigi Copot Saat Remaja, Apakah Bisa Tumbuh Lagi?

Gigi yang copot di masa anak-anak akan langsung diganti dengan gigi baru. Namun, apakah gigi copot saat remaja masih bisa tumbuh lagi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gigi dan Mulut 1 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
permen karet xylitol

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit