4 Tips Mengembalikan Berat Badan Setelah Pulih dari Anoreksia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menambah berat badan hingga kembali ideal merupakan suatu tantangan bagi orang yang pernah mengalami anoreksia. Pasalnya, asupan kalori dan nutrisi secara drastis justru dapat mengacaukan metabolisme dan berbahaya bagi organ-organ di dalam tubuh.

Tips sehat menambah berat badan setelah anoreksia

Masa pemulihan anoreksia bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun. Periode ini sangat penting. Sebelum menjalani diet apa pun untuk menambah berat badan, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter, ahli gizi, dan psikolog atau psikiater.

Berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan:

1. Mencegah refeeding syndrome

Refeeding syndrome adalah gangguan metabolisme akibat pemberian nutrisi dalam jumlah besar pada pasien kurang gizi.

Selama Anda mengalami anoreksia, tubuh menggunakan protein sebagai sumber energi utama. Ketika tubuh kembali mendapatkan asupan glukosa, terjadi perubahan mendadak pada metabolisme dan cairan tubuh.

Alih-alih menambah berat badan, penderita anoreksia justru berisiko mengalami gangguan fungsi organ, koma, kejang, hingga kematian.

Guna mencegah refeeding syndrome, Anda harus menambah asupan kalori sedikit demi sedikit, jangan sekaligus.

Diskusikan dengan dokter karena rentang asupan kalori setiap orang bervariasi. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kondisi berikut:

  • Indeks massa tubuh kurang dari 16 kg/m2.
  • Kehilangan lebih dari 15 persen bobot tubuh selama 3-8 bulan terakhir.
  • Sedikit atau tidak mendapatkan asupan nutrisi sama sekali selama lebih dari 10 hari.
  • Kekurangan kalium, fosfat, dan magnesium.

dokter spesialis asam lambung

2. Mengetahui banyaknya kalori yang perlu ditambah

Agar bisa meningkatkan berat badan setelah anoreksia, Anda perlu menambah asupan kalori setiap hari. Kebutuhan kalori pun tidak ditentukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan panduan selama satu bulan.

Jika Anda tidak berisiko mengalami refeeding syndrome, berikut adalah penambahan kalori beserta contoh pola makan yang dapat Anda ikuti:

Contoh menu 1.500 kalori (hari 1-4)

  • Pagi: sereal dan susu, buah potong (melon, semangka, jeruk)
  • Selingan: 150 mL yogurt
  • Siang: 1 kentang panggang isi telur, keju, dan margarin, lengkapi dengan buah potong
  • Selingan: 2 keping biskuit
  • Sore: 5 sdm nasi dengan 1 paha ayam goreng, lengkapi dengan tumis wortel

Contoh menu 2.000 kalori (hari 5-7)

  • Pagi: sereal dan susu, buah potong
  • Selingan: 2 keping biskuit, 200 mL susu skim
  • Siang: 2 potong roti isi tuna dan telur, lengkapi dengan buah potong dan yogurt
  • Selingan: 2 keping biskuit, 150 mL susu full cream
  • Sore: 4 kentang panggang ukuran kecil, lengkapi dengan tumis asparagus dan yogurt

Lanjutkan pola makan ini hingga hari ke-10. Jika pola makan ini belum bisa menambah berat badan, penderita anoreksia perlu menambah makanan selingan setelah makan sore.

Selingan dapat berupa 2 keping biskuit dan 150 mL yogurt. Lanjutkan pola makan ini hingga hari ke-14.

Contoh menu 2.800 kalori (hari 15-21)

  • Pagi: Sereal dan susu, 2 lembar roti gandum, 1 butir telur rebus, 2 buah pisang
  • Selingan: 1 buah apel, 1 cangkir oatmeal
  • Siang: 1 mangkuk kecil nasi, 1 potong dada ayam panggang, 1 mangkuk kecil brokoli
  • Selingan: 1 buah apel, 150 mL yogurt, 2 sdm selai kacang
  • Sore: 1 potong ubi ukuran sedang, 2 potong daging, tumis buncis dan wortel (gunakan mentega)
  • Sebelum malam: 1 cangkir oatmeal, 1 buah apel, 150 mL yogurt

Lanjutkan pola makan ini hingga hari ke-21. Jika berat badan belum bertambah, tambahkan makanan selingan sebelum tidur. Selingan dapat berupa oatmeal, buah potong, yogurt, atau susu.

3. Mengatur strategi untuk menambah asupan makan

Bagi orang yang pernah mengalami anoreksia, menambah berat badan tidak semudah kedengarannya. Anda mungkin telah mengetahui jumlah kalori yang perlu ditambah, tapi bagaimana cara memenuhi kebutuhan kalori yang terus meningkat?

Guna menjawab pertanyaan tersebut, berikut sejumlah strategi yang bisa Anda terapkan:

  • Menambah porsi dan frekuensi makan dalam sehari
  • Menambahkan kalori dari minyak, mentega, krim, saus, dan keju
  • Membatasi sayuran dan buah padat serat yang membuat Anda cepat kenyang
  • Mengonsumsi makanan tinggi protein
  • Makan makanan tinggi kalori terlebih dulu, baru disusul dengan buah dan sayur
  • Mengonsumsi suplemen untuk menambah kalori

kebelet pipis terus

4. Memilih jenis makanan yang tepat

Jenis makanan turut menentukan keberhasilan penderita anoreksia dalam menambah berat badan. Pilihlah jenis makanan padat kalori serta mengandung nutrisi berkualitas. Jadi, tidak hanya bertambah berat badan, tapi Anda juga semakin sehat.

Berikut adalah beberapa pilihan makanan yang disarankan:

  • Karbohidrat: nasi, roti gandum utuh, kentang, jagung, oat, ubi, sereal, dan pasta
  • Protein: susu dan produknya, telur, daging merah, kacang-kacangan, selai kacang, salmon, dan suplemen protein
  • Lemak: berbagai jenis minyak, mentega, dan alpukat
  • Vitamin dan mineral: buah-buahan kering, sayuran, dan cokelat hitam

Kunci menambah berat badan selama pemulihan anoreksia adalah mencukupi kebutuhan kalori yang terus bertambah. Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah terdapat risiko refeeding syndrome.

Jika tidak ada risiko, Anda bisa menambah asupan makanan berdasarkan panduan kebutuhan kalori harian. Namun, orang-orang yang lebih rentan biasanya memerlukan pengawasan khusus dari agar berat badannya bertambah dengan aman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kiat Sehat Menaikkan Berat Badan Selama Liburan Panjang

Liburan adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menaikkan berat badan.Namun agar Anda bisa tetap sehat saat liburan, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 24/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Hindari 5 Pantangan Ini Selama Anda Menaikkan Berat Badan

Ada pantangan yang harus dihindari saat menaikkan berat badan. Tujuannya, agar program berhasil dan tubuh tetap sehat. Namun, apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 14/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Ingin Menambah Berat Badan? Ini Angka Kenaikan yang Dianjurkan Setiap Bulan

Baik menurunkan ataupun menambah berat badan, keduanya harus dipantau secara bertahap setiap bulan. Lalu, berapa angka kenaikan yang tergolong sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 26/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Ternyata, Makan Makanan Berlemak Saja Tidak Cukup Naikkan Berat Badan

Lemak adalah nutrisi penyumbang kalori terbesar bagi tubuh. Namun, makan makanan berlemak saja ternyata tidak membuat tubuh Anda gemuk dengan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 13/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen penambah berat badan

Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . Waktu baca 3 menit
pola makan saat puasa

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 4 menit
teman gangguan makan

Cara Membantu Teman yang Mengalami Gangguan Makan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020 . Waktu baca 5 menit