Berapa Banyak Makanan Bersantan yang Aman Dikonsumsi Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/05/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak menu makanan khas Indonesia yang menggunakan santan sebagai bumbunya, dari opor ayam, rendang hingga gulai. Rasanya yang gurih membuat santan banyak digemari orang. Santan juga sering dijadikan sebagai alternatif lain pengganti susu. Meskipun rasa nya gurih dan bisa menjadi pengganti susu, tapi apa boleh santan setiap hari? Adakah batasan tertentu yang harus diperhatikan ketika makan makanan bersantan? Apa saja bahaya santan bagi kesehatan?

Kandungan gizi santan

Jika dilihat dari kandungan gizinya, santan memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Sebanyak 93 persen kalori santan berasal dari lemak, yang disebut dengan medium-chain triglycerides (MCTs).

Sementara itu, dalam 240 gram atau satu cangkir santan mengandung:

  • Energi: 554 kalori
  • Lemak: 57 gram
  • Protein: 5 gram
  • Karbohidrat: 13 gram
  • Serat: 5 gram

Dilansir dalam laman Verrywell Fit, lebih dari 51 gram lemak yang terkandung santan kental itu adalah lemak jenuh.

Jadi berapa banyak makanan bersantan yang boleh dikonsumsi?

Sebenarnya tidak ditemukan batasan berapa banyak makanan bersantan yang baik dikonsumsi dalam satu hari. Namun menurut American Heart Association, batas kalori dari lemak jenuh yang boleh dikonsumsi sekitar 6 persen dari kalori total. Nah, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, santan kaya akan lemak jenuh sehingga perlu dibatasi sesuai anjuran yang diberikan.

Contohnya, jika kebutuhan harian Anda adalah 2000 kalori, maka jumlah total lemak jenuh yang aman dikonsumsi dalam sehari adalah 6 persen dari kebutuhan kalori tersebut atau sekitar 120 kalori (13,3 gram).

Nah, dari perkiraan tersebut, itu artinya dalam sehari Anda sebaiknya tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung santan hingga satu cangkir, karena kadar lemak jenuhnya melampaui batas yang dianjurkan dalam sehari.

Dilansir dalam laman Verrywell Fit, 1 sendok makan santan atau sekitar 15 gram menyumbang sekitar 3,2 gram lemak jenuh. Jadi, mengonsumsi satu sendok makan santan dalam satu hari masih dalam batas aman.

Jadi apakah makanan bersantan itu berbahaya?

Meski banyak yang mengira makanan bersantan itu tidak baik bagi kesehatan, beberapa ahli mengatakan bahwa santan asli yang belum dicampur gula dan bahan lainnya justru berkhasiat bagi kesehatan. Contohnya yaitu melawan jamur dan virus sehingga efektif membantu tubuh terhindar dari virus dan jamur.

Santan asli yang mengandung asam laurat ini juga diduga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida sehingga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, meskipun tinggi kalori, santan murni sebenarnya adalah salah satu sumber vitamin dan mineral yang baik. Secangkir santan dapat memenuhi 11 persen kebutuhan vitamin C, 22 persen kebutuhan zat besi, 32 persen kebutuh copper, 22 persen kebutuhan magnesium, dan 21 persen kebutuhan selenium dalam sehari.

Waspadai juga bahaya santan bagi kesehatan

Meskipun kaya akan vitamin dan mineral, namun konsumsi santan harus tetap dibatasi dengan bijak. Tentunya, makanan bersantan yang dikonsumsi terlalu sering akan menimbulkan masalah kesehatan.

Bahaya santan bagi tubuh sebenarnya berkaitan dengan kadar lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, terutama penyakit jantung, stroke, hingga serangan jantung.

Jadi jika Anda ingin makan makanan bersantan, jangan sampai melebihi batas konsumsi maksimal dalam sehari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aneka Menu Lebaran yang Aman dan Tidak Membuat Maag Anda Kumat

Menu lebaran yang bersantan,berlemak,pedas, dan asam tentu dapat membuat asam lambung kambuh.Maka itu, pilih makanan lebaran yang aman untuk lambung.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 01/06/2018 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Makan Makanan Bersantan Saat Puasa?

Berbagai jenis makanan bersantan sangat menggugah selera.Namun dilihat dari kandungannya, bolehkah makan santan saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 20/05/2018 . Waktu baca 3 menit

Ingin Punya Gigi Sehat dan Bebas Bau Mulut? Coba Berkumur Pakai Minyak Kelapa

Khasiat minyak kelapa sudah banyak dikenal untuk kesehatan tubuh, termasuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Cara menggunakannya unik, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 09/05/2018 . Waktu baca 3 menit

3 Kreasi Resep Soto Ayam Sehat yang Menguggah Selera

Bosan dengan resep soto ayam yang itu-itu saja? Yuk coba kreasikan menu soto Anda dengan resep sehat dan lezat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 23/03/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan santan dan air kelapa

Kenali Perbedaan Nutrisi dan Manfaat Air Kelapa dan Santan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . Waktu baca 4 menit
bayi makan minum santan

Apakah Bayi Usia 6 Bulan ke Atas Boleh Konsumsi Santan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2019 . Waktu baca 4 menit
resep es kelapa muda

4 Kreasi Resep Es Kelapa Muda Segar untuk Melepas Dahaga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16/03/2019 . Waktu baca 6 menit
nasi putih dan tepung kelapa

Memasak Nasi dengan Campuran Tepung Kelapa Baik untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 04/01/2019 . Waktu baca 3 menit