Mengenal Tren Diet CICO, yang Penting Kalori Masuk dan Keluar Sama

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/05/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini memang ada banyak program diet yang mengklaim bahwa diet tersebut adalah cara terbaik dan tercepat untuk menurunkan berat badan, salah satunya diet CICO (Calories In Calories Out). Diet CICO tidak perlu memilih makanan, yang penting perhatikan jumlah kalori yang masuk dan keluar saja itu sudah cukup. Lantas, apakah efektif melakukan diet CICO? Yuk simak diet CICO selengkapnya di bawah ini.

Apa itu diet CICO?

Dilansir dalam laman Everyday Health, pada dasarnya, berat badan memang berkaitan dengan jumlah kalori yang masuk dan keluar dari tubuh.  Jika kalori yang masuk lebih sedikit dari yang keluar, maka berat badan akan turun. Sebaliknya, kalau kalori yang masuk lebih banyak dari pada yang keluar, timbangan berat badan akan bertambah.

Nah, konsep itulah yang menjadi landasan diet CICO. Dalam diet CICO, Anda bisa makan apapun yang diinginkan selama kalori yang masuk tidak lebih banyak dari jumlah kalori yang Anda keluarkan sehari-hari.

Jadi, apapun makanan atau minuman yang dimasukan ke tubuh itu tidak masalah, entah itu makan karbohidrat, lemak, atau protein saja, yang penting kalori masuk dan keluar haruslah sama.  Para pendukung diet CICO berpendapat bahwa tidak ada pedoman terhadap apa yang harus dimakan, selama Anda bisa membuat kalori yang masuk lebih sedikit dari yang keluar.

Apakah efektif untuk menurunkan berat badan?

Untuk menjalankan diet ini, Anda perlu menghitung berapa kalori makanan yang Anda habiskan dan jenis olahraga apa saja yang sama dengan kalori yang dikeluarkan tersebut.

Misalnya saja, Anda pagi ini makan nasi goreng yang memiliki kalori sekitar 500 kalori. Nah, Anda harus mencari aktivitas yang bisa membakar 500 kalori tersebut. Tentu saja hal ini sulit dilakukan karena ribet, rumit, dan belum tentu Anda akurat menghitung berapa kalori makanan yang Anda makan.

Atau Anda salah memperkirakan kalori yang terbakar dari olahraga yang Anda lakukan, bisa saja olahraga Anda terlalu ringan dan akhirnya tak menghasilkan apapun.

Jika Anda bisa menjaga kalori yang masuk lebih sedikit mungkin saja berat badan bisa turun. Namun memang keberhasilan diet ini belum terbukti secara ilmiah.

makanan junk food bikin imun agresif

Diet CICO tidak mengajarkan cara pemilihan makan yang baik

Sayangnya, pengaturan makan dengan diet CICO tidak mengajarkan cara pemilihan makanan yang baik. Meskipun angka kalorinya sama, setiap makanan padahal memiliki kualitas kalori yang berbeda-beda.

Lagipula, semua kalori yang masuk tidak dicerna dengan cara yang sama, sehingga Anda tidak bisa memukul rata semua kalori dan hanya melihat angka dari kalorinya saja.

Contohnya, jika terlalu banyak kalori dari gula (karbohidrat) ini berbahaya. Gula membuat lonjakan insulin dan kemudian menyimpan gula yang terlalu banyak di dalam darah sebagai lemak yang disimpan dalam tubuh. Makanan yang hanya tinggi gula juga tidak memberikan efek mengenyangkan, dan ini bisa membuat orang makan berlebihan.

Ini berbeda jika Anda memilih sayur dan buah, bukan hanya membuat kalori yang masuk jadi lebih sedikit, kandungan gizi di dalamnya sangat bermanfaat untuk kelancaran proses metabolisme di dalam tubuh, sehingga proses penurunan berat badan pun lebih lancar terjadi. Banyak vitamin, mineral, antioksidan yang penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Apa saja dampak yang bisa terjadi jika melakukan diet CICO?

Jika pemilihan makan ini hanya berdasarkan makanan yang sedang diidam-idamkan tanpa mempertimbangkan kandungan zat gizinya, maka beberapa hal ini bisa terjadi. Meskipun Anda berhasil membuat kalori yang masuk lebih sedikit dari yang keluar.

  • Kekurangan vitamin dan mineral
  • Anda bisa kekurangan protein
  • Anda bisa kekurangan lemak sehat
  • Kelebihan karbohidrat
  • Kekurangan energi
  • Membuat Anda cepat lapar
  • Memperlambat sistem metabolisme

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

Selain kulit semakin keriput, berat badan lansia juga biasanya semakin menyusut. Memangnya, apa penyebab tubuh semakin kurus saat masuk masa lansia?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Ingin Menambah Berat Badan? Ini Angka Kenaikan yang Dianjurkan Setiap Bulan

Baik menurunkan ataupun menambah berat badan, keduanya harus dipantau secara bertahap setiap bulan. Lalu, berapa angka kenaikan yang tergolong sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 26/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Membentuk Otot Tak Cukup Dengan Olahraga, Ini 3 Diet yang Bisa Membantu Anda

Olahraga saja tidak akan memberikan Anda otot yang besar. Anda perlu menerapkan pola makan khusus untuk membentuk massa otot dan menjaganya tetap kuat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 05/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Olahraga Rutin, Benarkah Bisa Lebih Cepat Menurunkan Berat Badan?

Olahraga sering dikaitkan dengan salah satu kunci menurunkan berat badan. Tetapi, apa benar olahraga secara rutin dapat mempercepat prosesnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kebugaran, Hidup Sehat 03/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
karbohidrat untuk diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020 . Waktu baca 5 menit
cara menurunkan berat badan

6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/12/2019 . Waktu baca 4 menit