Ini Ciri-cirinya Jika Tubuh Anda Kekurangan Vitamin E

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vitamin E banyak dikonsumsi untuk menjaga kesehatan kulit dan mata berkat kandungan antioksidannya yang dapat menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas. Tapi Anda harus memastikan bahwa asupan harian vitamin E Anda terus tercukupi, bukan semata-mata hanya untuk membuat Anda tampak senantiasa awet muda, juga agar tubuh Anda tidak mengalami kekurangan vitamin E. Ini akibatnya jika tubuh kekurangan vitamin E.

Apa yang akan terjadi jika seseorang kekurangan vitamin E?

Ataksia sering muncul ketika bagian dari sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami kerusakan, penderita ataksia mengalami kegagalan dalam mengendalikan otot-otot pada tangan dan kaki mereka, sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan dan koordinasi atau gangguan GAIT (Glucosamine/chondroitin Arthritis Intervention Trial). Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin E mungkin akan menunjukkan gejala ataksia.

Tidak hanya itu, jika Anda kekurangan vitamin E, Anda akan mengalami pelemahan otot, masalah penglihatan seperti kebutaan, aritmia jantung (gangguan detak jantung atau irama jantung) dan demensia. Seringkali kekurangan vitamin E ini dianggap bisa menyebabkan kerusakan saraf dan otot yang mengakibatkan Anda tidak bisa ‘merasakan’ lengan dan kaki, kehilangan kontrol gerak tubuh, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Namun, kekurangan vitamin E dianggap masih sangat jarang terjadi. Seseorang yang tidak bisa menyerap lemak makanan atau yang memiliki kelainan metabolisme biasanya yang akan kesulitan menyerap vitamin E. Bayi prematur yang memiliki berat badan sangat rendah juga mungkin berisiko kekurangan vitamin E. Namun hal ini menurut penelitian sangat jarang terjadi.

Dampak kekurangan vitamin E saat hamil

Untuk Anda yang sedang hamil, kekurangan vitamin E ini bisa menyebabkan Anda keguguran, penelitian yang telah dipublikasikan di Journal American Journal of Clinical Nutrition ini menemukan bahwa wanita yang mengalami kekurangan vitamin E lebih rentan mengalami keguguran. 

Penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health ini telah menemukan bahwa keguguran bisa terjadi karena kekurangan vitamin E ini ditemukan di negara berkembang yang mayoritas penduduknya memiliki ekonomi menengah ke bawah dan mengalami kesulitan untuk mengakses kesehatan di negaranya.

Bila janin kekurangan vitamin E dari asupan makanan ibu, kondisi ini bisa menyebabkan dirinya lahir cacat akibat nutrisi penting yang dibutuhkan tidak terpenuhi. Vitamin E ini penting untuk membantu organ tubuh menjalankan fungsinya dengan tepat.

Sesuaikan vitamin E dengan kebutuhan tubuh

Sifat vitamin E yang menyerap lemak, membuatnya lebih maksimal saat dikonsumsi dengan makanan. Tapi Anda tidak perlu khawatir, ada banyak makanan yang bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan vitamin E seperti telur, daging ayam, kacang, alpukatbiji bunga matahari, minyak sayur, sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, hingga sereal yang sudah diperkaya.

Sebaiknya, vitamin E dikonsumsi secukupnya sesuai kebutuhan tubuh. Pasalnya, jika vitamin ini, baik yang sintetis (suplemen makanan) maupun yang alami, dikonsumsi berlebih dalam jangka waktu lama, akan menyebabkan risiko overdosis. Overdosis vitamin E dapat mengakibatkan mual, sakit kepala, pendarahan, rasa lelah, bahkan gagal ginjal. Pola makan yang seimbang dengan buah, sayur, dan biji-bijian seharusnya cukup memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin E. Sementara itu, suplemen vitamin E seharusnya hanya bersifat sebagai tambahan dan dikonsultasikan terlebih dahulu penggunaannya pada dokter.

Untuk konsumsi harian, vitamin E memiliki kadar aman yang berbeda bagi setiap kelompok umur. Pada anak berusia 1-4 tahun, jumlah yang diperbolehkan adalah 6-7 mg/hari atau 9-10.4 IU. Sementara pada anak-anak berusia lebih dewasa, konsumsi dengan takaran 11 mg/hari. Bagi wanita dan pria (usia 14 tahun keatas) dan wanita hamil, jumlah vitamin E yang dibutuhkan setiap harinya adalah 15 mg.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Menghilangkan Rambut Bercabang

Rambut bercabang termasuk gejala kerusakan rambut. Cari tahu penyebab dan cara menghilangkan rambut bercabang dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 8 menit

4 Manfaat Vitamin E untuk Rambut

Anda khawatir dengan rambut yang kusam dan bercabang? Vitamin E memiliki manfaat untuk membuat rambut Anda tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Kecantikan 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan nutrisi dan makanan untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Hal yang Jadi Penyebab Sistem Imun Anak Menurun

Agar bisa tetap bekerja melindunginya dari serangan penyakit, ketahui dan hindari beberapa penyebab sistem imun anak menurun berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
penyebab sistem imun menurun
Kesehatan Anak, Parenting 14 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
cara menghilangkan bekas luka

5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
vitamin C mencerahkan kulit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat minyak zaitun untuk rambut

Segudang Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut dan Cara Memakainya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit