Ini Ciri-cirinya Jika Tubuh Anda Kekurangan Vitamin E

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/04/2020
Bagikan sekarang

Vitamin E banyak dikonsumsi untuk menjaga kesehatan kulit dan mata berkat kandungan antioksidannya yang dapat menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas. Tapi Anda harus memastikan bahwa asupan harian vitamin E Anda terus tercukupi, bukan semata-mata hanya untuk membuat Anda tampak senantiasa awet muda, juga agar tubuh Anda tidak mengalami kekurangan vitamin E. Ini akibatnya jika tubuh kekurangan vitamin E.

Apa yang akan terjadi jika seseorang kekurangan vitamin E?

Ataksia sering muncul ketika bagian dari sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami kerusakan, penderita ataksia mengalami kegagalan dalam mengendalikan otot-otot pada tangan dan kaki mereka, sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan dan koordinasi atau gangguan GAIT (Glucosamine/chondroitin Arthritis Intervention Trial). Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin E mungkin akan menunjukkan gejala ataksia.

Tidak hanya itu, jika Anda kekurangan vitamin E, Anda akan mengalami pelemahan otot, masalah penglihatan seperti kebutaan, aritmia jantung (gangguan detak jantung atau irama jantung) dan demensia. Seringkali kekurangan vitamin E ini dianggap bisa menyebabkan kerusakan saraf dan otot yang mengakibatkan Anda tidak bisa ‘merasakan’ lengan dan kaki, kehilangan kontrol gerak tubuh, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Namun, kekurangan vitamin E dianggap masih sangat jarang terjadi. Seseorang yang tidak bisa menyerap lemak makanan atau yang memiliki kelainan metabolisme biasanya yang akan kesulitan menyerap vitamin E. Bayi prematur yang memiliki berat badan sangat rendah juga mungkin berisiko kekurangan vitamin E. Namun hal ini menurut penelitian sangat jarang terjadi.

Dampak kekurangan vitamin E saat hamil

Untuk Anda yang sedang hamil, kekurangan vitamin E ini bisa menyebabkan Anda keguguran, penelitian yang telah dipublikasikan di Journal American Journal of Clinical Nutrition ini menemukan bahwa wanita yang mengalami kekurangan vitamin E lebih rentan mengalami keguguran. 

Penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health ini telah menemukan bahwa keguguran bisa terjadi karena kekurangan vitamin E ini ditemukan di negara berkembang yang mayoritas penduduknya memiliki ekonomi menengah ke bawah dan mengalami kesulitan untuk mengakses kesehatan di negaranya.

Bila janin kekurangan vitamin E dari asupan makanan ibu, kondisi ini bisa menyebabkan dirinya lahir cacat akibat nutrisi penting yang dibutuhkan tidak terpenuhi. Vitamin E ini penting untuk membantu organ tubuh menjalankan fungsinya dengan tepat.

Sesuaikan vitamin E dengan kebutuhan tubuh

Sifat vitamin E yang menyerap lemak, membuatnya lebih maksimal saat dikonsumsi dengan makanan. Tapi Anda tidak perlu khawatir, ada banyak makanan yang bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan vitamin E seperti telur, daging ayam, kacang, alpukatbiji bunga matahari, minyak sayur, sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, hingga sereal yang sudah diperkaya.

Sebaiknya, vitamin E dikonsumsi secukupnya sesuai kebutuhan tubuh. Pasalnya, jika vitamin ini, baik yang sintetis (suplemen makanan) maupun yang alami, dikonsumsi berlebih dalam jangka waktu lama, akan menyebabkan risiko overdosis. Overdosis vitamin E dapat mengakibatkan mual, sakit kepala, pendarahan, rasa lelah, bahkan gagal ginjal. Pola makan yang seimbang dengan buah, sayur, dan biji-bijian seharusnya cukup memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin E. Sementara itu, suplemen vitamin E seharusnya hanya bersifat sebagai tambahan dan dikonsultasikan terlebih dahulu penggunaannya pada dokter.

Untuk konsumsi harian, vitamin E memiliki kadar aman yang berbeda bagi setiap kelompok umur. Pada anak berusia 1-4 tahun, jumlah yang diperbolehkan adalah 6-7 mg/hari atau 9-10.4 IU. Sementara pada anak-anak berusia lebih dewasa, konsumsi dengan takaran 11 mg/hari. Bagi wanita dan pria (usia 14 tahun keatas) dan wanita hamil, jumlah vitamin E yang dibutuhkan setiap harinya adalah 15 mg.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ampuhkah Progesteron Pada Obat Penguat Kandungan Mencegah Keguguran?

Progesteron kabarnya dapat menguatkan kandungan di dalam rahim. Namun, benarkah obat mengandung progesteron sudah cukup untuk mencegah keguguran?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Haruskah Ikut Program Hamil Khusus Setelah Keguguran?

Setiap wanita yang mengalami keguguran tetap memiliki peluang untuk hamil kembali. Namun, adakah program hamil khusus yang perlu dijalani setelah keguguran?

Ditulis oleh: Diah Ayu

Caviplex

Caviplex adalah multivitamin. Cari tahu informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, interaksi, dan keamanan suplemen ini di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Natur-E

Natur-E adalah suplemen vitamin E dengan segudang manfaat untuk kulit dan kesehatan. Cek aturan pakai, efek samping, serta peringatannya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

meningkatkan kekebalan tubuh meningkatkan daya tahan tubuh

4 Cara Alami Meningkatkan Kekebalan Tubuh Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
penyebab sistem imun menurun

5 Hal yang Jadi Penyebab Sistem Imun Anak Menurun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 14/04/2020
vitamin untuk anak balita

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
vitamin sehat untuk pernapasan

4 Daftar Vitamin yang Membantu Menjaga Kesehatan Sistem Pernapasan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/11/2019