Berbagai Jenis Operasi Mata Korektif: Bukan Hanya LASIK Saja

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Banyak orang berpikir bahwa LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah satu-satunya jenis bedah refraktif untuk memperbaiki kesehatan mata. Tetapi, sebenarnya ada berbagai jenis dan variasi LASIK dan prosedur bedah refraktif lainnya yang dapat Anda pilih. Bedah refraktif juga dikenal sebagai operasi mata korektif, yang menggunakan beberapa prosedur yang dirancang untuk memulihkan dan mengoreksi kesalahan bias pada mata, termasuk rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Dalam setiap prosedur ini, laser digunakan untuk membentuk kembali kornea dengan mengubah cara cahaya sinar memasuki mata untuk mencapai fokus. 

Jenis-jenis operasi untuk mengoreksi mata

1. LASIK

Operasi mata ini digunakan untuk memperbaiki penglihatan pada orang dengan rabun jauh, rabun dekat, atau silindris. Selama operasi LASIK, penglihatan dikoreksi dengan membentuk kembali jaringan kornea yang mendasari, sehingga ia dapat memfokuskan cahaya ke mata dan ke dalam retina. Yang berbeda dari operasi mata LASIK adalah ia membuat flap di lapisan luar kornea, sehingga jaringan di bawahnya dapat di akses. LASIK juga dilakukan dengan penambahan pencitraan komputer yang disebut sebagai teknologi wavefront untuk membuat gambar rinci dari kornea dan panduan pengobatan.

2. PRK (photorefractive keratectomy)

Operasi mata ini digunakan untuk memperbaiki rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme yang ringan hingga sedang. Selama operasi PRK, ahli bedah mata menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea. Laser yang memberikan pancaran yang sejuk dari sinar ultraviolet ini digunakan pada permukaan kornea, tidak di bawah flap kornea seperti pada LASIK. PRK juga dapat dilakukan dengan pencitraan kornea pada komputer.

3. LASEK (laser epithelial keratomileusis)

Ini adalah jenis operasi mata yang berkaitan dengan PRK. Flap epitel dibuat dan kemudian sel-sel epitel dikendurkan menggunakan larutan alkohol. Sebuah laser digunakan untuk membentuk kembali kornea, lalu flap diganti dan dilindungi oleh lensa kontak lunak selama pemulihan. Operasi LASEK digunakan untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme.

4. RLE (refractive lens exchange)

RLE identik dengan operasi mata yang dilakukan untuk katarak dengan membuat sayatan kecil di tepi kornea untuk menghapus lensa alami mata dan menggantinya dengan silikon atau lensa plastik. RLE digunakan untuk memperbaiki rabun jauh atau rabun dekat yang ekstrim. Mungkin hal ini sesuai untuk seseorang dengan kornea tipis, mata kering, atau masalah pada kornea lainnya. Untuk memperbaiki silindris, sebuah operasi LASIK atau metode LASIK lainnya dapat digabungkan dengan RLE.

5. Epi-LASIK

Dalam prosedur ini, lapisan sel yang sangat tipis akan dipisahkan dari kornea dan bagian dalam kornea dibentuk kembali dengan laser excimer. Tergantung pada metode yang dipilih, lapisan tipis dapat dibiarkan atau diganti. Daerah yang telah dioperasi akan diberi lensa kontak lunak sementara waktu selama penyembuhan.

6. PRELEX (presbyopic lens exchange)

Ini adalah sebuah metode di mana lensa multifokal ditanamkan untuk mengoreksi presbiopia (suatu kondisi di mana lensa mata kehilangan fleksibilitas, sehingga akan merasa kesulitan untuk fokus pada objek yang dekat).

7. Intacs

Operasi mata ini juga dikenal sebagai ICR (intracorneal ring segments). Metode ini melibatkan sebuah sayatan kecil di kornea dan menempatkan dua cincin plastik yang berbentuk bulan sabit di tepian luar atau di kornea, sehingga mengubah cara sinar cahaya fokus pada retina. ICR pernah digunakan untuk mengobati rabun jauh dan rabun dekat ringan, namun hal itu telah diganti dengan prosedur berbasis laser. Kornea tidak teratur yang merupakan bentuk dari keratoconus (suatu kondisi yang menyebabkan hilangnya penglihatan akibat penipisan dan ketidakteraturan di kornea) adalah kondisi yang paling umum diobati dengan intacs.

8. Implan lensa intraokuler Phakic

Operasi mata ini dirancang untuk pasien rabun jauh yang tidak dapat ditangani oleh LASIK dan PRK. implan phakic dimasukkan melalui sayatan kecil di tepi kornea dan dilekatkan pada iris atau dimasukkan ke belakang pupil. Prosedur ini berbeda dari RLE, karena ia tetap menaruh lensa alami mata pada tempatnya.

9. AK atau LRI (astigmatic keratotomy)

Ini bukanlah operasi mata laser, namun operasi bedah yang digunakan untuk memperbaiki astigmatisme. Kornea orang yang memiliki astigmatisme biasanya berbentuk seperti bola kaki. AK atau LRI mengoreksi astigmatisme dengan membuat satu atau dua sayatan di bagian kornea yang paling curam. Sayatan ini membuat kornea menjadi lebih santai dan lebih bulat. Operasi mata ini dapat berdiri sendiri atau digabung dengan PRK, LASIK, atau RK.

10. RK (radial keratotomy)

Ini adalah operasi mata yang dulunya sering digunakan sebagai salah satu prosedur untuk memperbaiki rabun jauh. Namun, karena ada perkembangan operasi laser mata yang lebih efektif, seperti LASIK dan PRK, saat ini RK sudah jarang digunakan dan dianggap sebagai prosedur usang.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 09/06/2019 . 4 menit baca

    3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

    Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 01/04/2019 . 4 menit baca

    5 Tips Jitu Cegah Mata Gatal di Malam Hari, Agar Tidur Lebih Nyenyak

    Mata yang gatal di malam hari bisa menganggu kualitas tidur Anda. Agar tetap bisa tidur dengan nyenyak, yuk cegah rasa gatal dengan cara-cara berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15/03/2019 . 3 menit baca

    Ini 4 Tanda Obat Tetes Tak Lagi Manjur Atasi Mata Kering

    Sudah coba cara dan obat ini itu tapi mata tetap terasa kering? Pahami tanda-tanda jika obat yang Anda gunakan sudah tisak ampuh mengobati mata kering.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 16/02/2019 . 3 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
    setelah lasik minus lagi

    Apakah Mata Bisa Minus Lagi Setelah LASIK?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 01/02/2020 . 5 menit baca
    menghilangkan freckles di mata

    Muncul Freckles di Mata, Apakah Berbahaya? Perlukah Dihilangkan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2019 . 4 menit baca
    freckles di mata

    Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 16/06/2019 . 4 menit baca