5 Kiat Memilih Sabun Cuci Muka yang Cocok untuk Kulit Kombinasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memilih sabun cuci muka untuk kulit kombinasi tidak boleh sembarangan. Pasalnya, kandungan sabun yang seharusnya menjaga kulit tetap sehat bisa saja memperburuk kondisi kulit. Lantas, adakah tips memilih pembersih wajah untuk kulit kombinasi? Yuk, lihat ulasannya berikut ini.

Kenali jenis kulit kombinasi

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda. Ada yang kering, berminyak, dan sensitif. Ada pula yang memiliki jenis kulit kombinasi, yakni kering, normal, dan berminyak.

Orang yang memiliki jenis kulit ini akan kering atau normal di beberapa area, dan berminyak di area lain, terutama T-zone, yaitu area sekitar hidung, dahi, dan dagu.

Selain itu, jenis kulit ini juga cenderung mudah berkomedo, terlihat mengilap, dan memiliki pori-pori yang besar.

Tips memilih sabun cuci muka untuk kulit kombinasi

Kulit kombinasi cenderung mudah berjerawat atau mengelupas. Oleh karena itu, perlu perawatan khusus, salah satunya memilih pembersih wajah yang tepat.

Sayangnya, memilih sabun untuk kulit wajah kombinasi tidak mudah. Anda harus menemukan produk yang bisa menjaga kelembapan di area yang kering, sekaligus menyeimbangkan sebum (minyak) di area tertentu.

Supaya tidak salah pilih sabun pembersih wajah, yuk ikuti langkah memilih sabun untuk kulit kombinasi:

1. Kenali kondisi kulit Anda

bruntusan di wajah

Sebelum memilih sabun cuci muka, Anda perlu mengenali kondisi kulit kombinasi yang Anda miliki lebih baik. Pasalnya, di pasaran kebanyakan sabun cuci muka diformulasikan untuk kulit yang kering atau berminyak.

Jadi, jika Anda merasa kondisi lebih mengarah pada kulit kering, pilih sabun yang diformulasikan untuk kulit kering.

Sebaliknya, jika Anda melihat kondisi kulit lebih berminyak, pilih sabun cuci muka yang diformulasikan untuk kulit berminyak.

2. Pilih sabun cuci muka yang ringan

sabun penghilang bau badan

Setelah mengenal kondisi kulit kombinasi lebih baik, langkah selanjutnya adalah memilih sabun muka dengan bahan aktif yang ringan.

Jangan sampai memilih sabun dengan bahan aktif tertentu cukup tinggi, karena bisa memperburuk salah satu kondisi.

Beberapa bahan yang sebaiknya tidak Anda pilih adalah asam salisilat dan benzoil peroksida.

Bahan aktif tersebut memang efektif merawat kulit berminyak. Namun, di sisi lain sangat keras untuk area kulit yang kering sehingga dapat membuat kulit mengelupas.

Jadi, selalu baca lebih dahulu kandungan produk di kemasan atau melihat ulasan kandungan produk di internet sebelum menjatuhkan pilihan.

3. Pilih yang dilabeli ‘non-comedogenic’ dan ‘oil free’

sabun sirih

Jika kulit kombinasi Anda cenderung berminyak, American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk memilih sabun cuci muka yang diberi label ‘non-comedogenic’ dan ‘oil free’.

Sabun muka dengan label tersebut lebih aman untuk kulit berminyak. Ini karena sabun tersebut cenderung tidak menyumbat di pori-pori sehingga tidak membentuk komedo baru.

Produk tersebut juga sekaligus dapat menjaga keseimbangan kadar minyak di wajah.

4. Hindari bahan lain yang mengiritasi

memilih sampo

Langkah selanjutnya dalam memilih sabun cuci muka untuk kulit kombinasi adalah menghindari bahan-bahan tertentu yang mengiritasi.

Beberapa bahan-bahan yang sebaiknya Anda hindari yaitu pewangi, pewarna, pengawet, dan alkohol. Jika iritasi terjadi pada kulit wajah, Anda akan semakin sulit untuk merawatnya.

5. Konsultasi ke dokter

cara menghilangkan jerawat batu di dokter

Jika Anda kesulitan untuk menemukan sabun cuci yang tepat untuk kulit kombinasi, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Dokter akan membantu Anda memilih sabun sekaligus produk perawatan kulit lainnya yang cocok dengan kondisi kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Memilih Sabun Muka untuk Kulit Sensitif

Memilih sabun muka yang bagus untuk kulit sensitif butuh kecermatan khusus agar tidak justru memperburuk kondisinya. Baca tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 18 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Pria Pakai Sabun Wajah Khusus Wanita?

Boleh tidak ya, pria menggunakan sabun wajah untuk wanita? Lalu, bagaimana cara memilih sabun wajah yang baik untuk pria?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Perawatan Pria, Hidup Sehat 20 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Sabun Amoorea Bikin Kulit Terbebas Dari Jerawat?

Salah satu produk skin care alami yang tengah populer adalah sabun amoorea. Sabun ini diklalim bisa mengatasi berbagai masalah kulit. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 25 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

Jangan Keliru, Begini Urutan Pakai Produk Skin Care yang Benar Sesuai Aturan

Semahal apa pun produk perawatan kulit yang Anda punya jika salah urutan skincare, percuma saja. Berikut urutan pemakaian skin care yang benar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Kecantikan 16 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cuci muka dengan sabun mandi

Memangnya Boleh Cuci Muka Pakai Sabun Mandi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
cara cuci tangan dengan benar

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
gonta-ganti sabun mandi

Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Gonta-ganti Sabun Pembersih Wajah Bikin Kulit Wajah Rusak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 31 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit