6 Hal Buruk yang Bisa Terjadi Kalau Malas Membersihkan Alat Makeup

Oleh

Bagi wanita, alat-alat makeup mungkin sudah menjadi hal yang tak terpisahkan dari rutinitas harian. Perlengkapan kosmetik tersebut dipakai hampir setiap hari dan tentunya sangat menunjang penampilan Anda. Maka, sudah seharusnya Anda rajin membersihkan alat makeup seperti kuas, sikat, dan spons. Kalau Anda malas bersih-bersih, Anda harus siap menanggung berbagai risiko berikut ini.

1. Pori-pori tersumbat

Serajin apapun Anda mencuci muka, kalau alat-alat makeup yang Anda pakai sudah jadi sarang kuman dan bakteri. Pasalnya, wajah Anda akan tetap terpapar berbagai kuman dan bakteri dari alat-alat makeup Anda. Karena sudah terlalu banyak kotoran yang menempel di kuas, sikat, atau spons Anda, kotoran tersebut akan pindah ke wajah saat digunakan dan akhirnya menyumbat pori-pori.

Jika pori-pori Anda tersumbat kotoran dan partikel-partikel halus dari sisa kosmetik, kulit wajah bisa mengalami peradangan (breakout) jerawat. Maka, kalau akhir-akhir ini kulit Anda berjerawat padahal sudah pakai bermacam-macam jenis perawatan kulit, mungkin penyebabnya adalah alat makeup Anda yang sudah terlalu kotor.

2. Infeksi bakteri

Berbagai jenis kotoran seperti sel kulit mati, minyak, debu, dan partikel halus bisa terjebak di perlengkapan kosmetik Anda. Menurut dr. Debby Palmer, seorang spesialis kulit dari Amerika Serikat, kotoran-kotoran tersebut mengandung bermacam-macam bakteri. Mulai dari staphylococcus, streptococcus, e coli, jamur (fungus), hingga virus.

Jika bakteri-bakteri tersebut menempel dan berkembang biak pada kulit wajah Anda, Anda pun berisiko mengalami infeksi bakteri. Infeksi bakteri yang disebabkan oleh penggunaan alat makeup yang kotor tak bisa disepelekan. Pada beberapa kasus, infeksi bakteri yang cukup parah bisa menyebabkan kelumpuhan, radang paru, dan masalah pernapasan.

3. Konjungtivitis

Tanpa Anda sadari, alat-alat kosmetik yang kotor juga bisa menimbulkan masalah mata. Apalagi kalau Anda punya kebiasan saling meminjam alat makeup dengan orang lain. Salah satu keluhan yang banyak dilaporkan adalah konjungtivitis (infeksi membran mata). Mata Anda akan memerah dan terasa nyeri.  

Infeksi ini bisa terjadi karena ada kontak antara mata dengan debu, bakteri, virus, atau objek asing dari alat kosmetik Anda. Hati-hati juga jika Anda berbagi alat kosmetik seperti penjepit bulu mata atau maskara dari orang yang menderita konjungtivitis. Pasalnya, penyakit mata ini bersifat menular.

4. Kulit keriput

Kulit yang tadinya cerah dan kenyal bisa jadi cepat keriput kalau Anda malas membersihkan alat makeup. Seperti yang dijelaskan oleh dr. Debby Palmer, kotoran yang menempel pada perlengkapan kosmetik tersebut bisa memaparkan kulit pada radikal bebas. Radikal bebas akan merusak sel-sel kulit wajah Anda perlahan-lahan. Akibatnya, produksi kolagen dan elastin yang membuat wajah tetap kenyal dan lembut pun terhambat. Inilah yang membuat kulit jadi cepat keriput dan muncul garis-garis halus pada wajah.

5. Iritasi

Jika Anda punya tipe kulit wajah yang sensitif, alat makeup yang terlalu kotor bisa mengakibatkan iritasi. Iritasi pada wajah biasanya ditandai dengan kulit kemerahan, gatal, dan kering. Biasanya masalah iritasi kulit wajah ini disebabkan oleh tumbuhnya ragi (yeast) pada alat-alat makeup yang tidak pernah dibersihkan.

Bila tidak segera ditangani dengan tepat, Anda justru akan memakai makeup lebih tebal lagi untuk menutupi bekas-bekas iritasi. Akibatnya, kotoran, bakteri, dan ragi pun akan semakin menumpuk di wajah dan memperparah kondisi kulit Anda. Maka, usahakan untuk rajin membersihkan alat makeup, sekurang-kurangnya seminggu sekali.

6. Makeup tidak rata

Riasan wajah Anda susah di-blend? Bisa jadi penyebabnya adalah alat makeup terlalu kotor. Kalau masih ada sisa-sisa foundation cair yang menempel di kuas atau spons, warna dan ketebalannya pun jadi tidak rata ketika diusapkan pada wajah. Apalagi kalau Anda menggunakan kuas atau alat yang sama untuk produk kosmetik yang berbeda.

Misalnya hari ini Anda menggunakan eyeshadow berwarna biru dan keesokan harinya Anda menggunakan warna cokelat. Warnanya akan tercampur dan tidak sesuai dengan hasil yang Anda harapkan.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca