Air Dingin VS Air Hangat: Mana yang Paling Baik untuk Cuci Muka?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Untuk menjaga kulit tetap bersih, wajah Anda harus dibersihkan secara rutin. Selain pilihan produk pembersih yang sesuai kondisi kulit, suhu air untuk membasuh wajah juga perlu dipertimbangkan efeknya pada kulit. Lantas, antara air dingin dengan air hangat, manakah yang lebih baik untuk cuci muka?

Cuci muka dengan air hangat atau air dingin?

Setiap hari, kulit terpapar berbagai bakteri, kotoran, keringat, dan polutan. Jika tidak dibersihkan dengan benar, kulit bisa bermasalah. Mulai dari penyumbatan pori-pori sehingga menimbulkan jerawat, iritasi kulit, hingga mempercepat penuaan.

Itulah alasannya Anda perlu membersihkan wajah secara rutin. Produk pembersih dapat secara efektif menghilangkan kotoran dan sebum (minyak) dari kulit. Namun, pembersih yang salah dapat mengganggu lapisan kulit terluar.

Selain pilihan produk pembersih, suhu air untuk membilas juga harus diperhatikan. Pasalnya, temperatur air dapat memengaruhi kondisi kulit. Lantas, mana yang paling baik, cuci muka dengan air hangat atau air dingin?

“Air dingin sangat baik untuk kulit,” ujar Kay Greveson, praktisi kesehatan dan kecantikan di Regents Park Aesthetics, seperti dikutip dari laman Women’s Health Magazine.

Paparan air dingin pada kulit dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mampu membuat kulit jadi lebih bersinar. Selain itu, air dingin juga membantu menyempitkan kapiler untuk menghilangkan kemerahan akibat peradangan.

Dr. Michael Barnish, dokter estetika di Dr. Jonquille Chantrey Clinic, pun menambahkan, “Air dingin dapat mengunci suhu inti, menyusutkan pori-pori, dan membantu meningkatkan tekstur dan penampilan kulit.”

Sementara itu, cuci muka dengan air hangat juga memiliki manfaatnya tersendiri. Mencuci muka dengan air hangat dapat melancarkan sirkulasi darah di wajah. Ini memungkinkan darah dan nutrisi tersalurkan dengan baik ke seluruh sel-sel kulit dan menjaga kulit tetap sehat.

Selain itu, paparan air hangat juga merelaksasi otot-otot di sekitar wajah dan membantu melebarkan pori-pori kulit sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.

Jadi, mana yang lebih baik?

mandi malam paru-paru basah

Keduanya sama-sama memberikan manfaat untuk kulit Anda. Namun, American Academy of Dermatology lebih menyarankan untuk cuci muka dengan air hangat.

Manfaat air dingin yang telah disebutkan sebelumnya akan lebih efektif jika Anda lakukan selama 15 detik dengan cara mengalirkan air dingin ke wajah.

Kadang, terpapar air dingin dalam waktu tersebut kadang menimbulkan kulit mati rasa walaupun terasa segar.

Air dingin mungkin lebih cocok untuk membasuh muka saat Anda mengantuk. Sensasi dingin dari air bisa membuat wajah dan mata Anda lebih segar.

Yang terpenting, Anda harus menghindari air dengan suhu panas untuk mencuci muka. Air panas dapat menghilangkan zat lemak (keratin) yang fungsinya menahan air. Akibatnya, keratin akan rusak dan gagal mengunci kelembapan di lapisan kulit terluar dan menyebabkan kulit kering.

Tips mencuci muka yang baik dan benar

Kini, Anda telah mengetahui bahwa cuci muka dengan air hangat dinilai lebih baik. Meski begitu, Anda tetap harus membersihkan wajah dengan cara yang benar juga.

Beberapa langkah untuk cuci muka dengan benar, selain dengan air hangat, antara lain:

  • Pilih pembersih wajah yang tidak mengandung alkohol. Alkohol membuat kulit kering.
  • Basahi wajah dengan air hangat sambil pijat lembut wajah Anda.
  • Gunakan pembersih wajah secukupnya, kira-kira seukuran kacang polong jika berbentuk padat.
  • Gosok lebih dulu pembersih dengan telapak tangan Anda kemudian usapkan ke wajah.
  • Jangan menggosoknya, pijatlah dengan lembut dan perlahan.
  • Bilas kembali dengan air hangat, kemudian keringkan kulit wajah dengan menepuk-nepukkan handuk lembut.
  • Lanjutkan dengan mengoleskan pelembap agar kulit tidak kering.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca