5 Olahraga Aman untuk Penderita Spondilolistesis Alias Tulang Belakang Bergeser

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/10/2019
Bagikan sekarang

Spondilolistesis adalah kondisi ketika salah satu bantalan tulang belakang bergeser ke depan sehingga menutupi tulang di bawahnya. Tulang belakang yang bergeser akibat spondilolistesis memang dapat menimbulkan nyeri hebat, tapi bukan berarti kondisi ini bisa menghalangi Anda dari menjalani olahraga.

Sebaliknya, olahraga justru dapat membantu meringankan nyeri dan memperbaiki posisi tulang belakang. Namun, pertama-tama, pastikan Anda mengetahui jenis olahraga yang tepat bagi kondisi tubuh Anda.

Olahraga untuk penderita spondilolistesis

Penderita spondilolistesis harus menghindari olahraga dengan gerakan yang memberikan tekanan tambahan pada pinggang. Misalnya, angkat beban, gimnastik, serta renang kompetisi.

Berikut adalah beberapa jenis olahraga yang aman bagi penderita tulang belakang bergeser:

1. Berjalan kaki

Berjalan kaki merupakan salah satu bentuk terapi fisik yang disarankan bagi penderita spondilolistesis. Hal ini disebabkan karena berjalan kaki termasuk dalam kelompok olahraga aerobik intensitas ringan dengan risiko nyeri pinggang yang minimal.

Selain itu, berjalan kaki juga memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Memperkuat otot punggung, pinggang, betis, dan kaki
  • Meningkatkan kelenturan tubuh dan memperbaiki postur
  • Merangsang aliran darah menuju tulang belakang
  • Memperkuat tulang dan mencegah hilangnya massa tulang

2. Berenang santai

renang gaya dada

Renang santai tidak hanya berfungsi sebagai olahraga, tapi juga terapi bagi orang dengan tulang belakang yang bergeser. Adanya daya apung air memungkinkan Anda untuk meredakan tekanan pada tulang belakang sekaligus melatih seluruh otot tubuh.

Saat tulang belakang meregang, beban pada bantalan antartulang belakang akan turut berkurang sehingga pinggang terbebas dari rasa nyeri. Guna mengurangi risiko cedera, pilihlah gaya berenang yang tidak melibatkan banyak putaran tubuh.

3. Yoga

Beberapa pose yoga ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang belakang. Pose-pose ini dapat memperkuat otot-otot penting pada punggung. Otot punggung yang kuat mampu menahan bobot tubuh dengan lebih baik sehingga nyeri akan berkurang.

Pose yoga yang disarankan bagi penderita spondilolistesis antara lain downward facing dog, child’s pose, triangle pose, dan cat and cow pose. Bagi Anda yang berminat menjalani olahraga ini, pastikan Anda memulainya dengan pose yoga untuk pemula dan dengan pelatih yang tepercaya.

4. Bersepeda

Bersepeda adalah olahraga intensitas sedang yang cukup aman bagi orang dengan tulang belakang bergeser akibat spondilolistesis. Bersepeda memungkinkan Anda melatih tubuh tanpa harus mendapatkan banyak tekanan pada pinggang.

Olahraga ini pun tergolong mudah, dapat disesuaikan berdasarkan kemampuan, serta baik untuk melatih kekuatan dan stamina. Jadi, manfaatnya tidak hanya akan terasa pada tulang belakang, tapi juga seluruh tubuh Anda.

5. Olahraga dengan elliptical trainer

Elliptical trainer adalah mesin yang menggabungkan treadmill dan sepeda statis. Alat ini mensimulasikan cara kerja berbagai jenis olahraga aerobik, seperti berjalan kaki, berlari, mendaki tangga, hingga ski.

Ada keunggulan elliptical trainer yang tidak dimiliki oleh olahraga lain, yakni minimnya beban pada tulang belakang. Alat ini memiliki pedal yang dirancang sedemikian rupa untuk meredam tekanan pada kaki pengguna sehingga tulang belakang tetap aman.

Olahraga untuk orang-orang dengan tulang belakang yang bergeser pada dasarnya adalah olahraga dengan risiko cedera yang ringan. Olahraga tersebut juga harus bisa melatih tubuh secara efektif dengan gerakan-gerakan yang sederhana.

Selama Anda memilih jenis olahraga yang tepat, spondilolistesis bukanlah hambatan untuk tetap aktif bergerak. Malah, olahraga akan sangat membantu dalam memperbaiki bentuk tulang belakang dan meredakan nyeri pada area tersebut.

Jika Anda ragu, cobalah konsultasikan hal ini dengan dokter Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Spondylolithesis

Sebenarnya ada beberapa gaya renang yang cukup aman untuk penderita spondylolisthesis yang sering merasa nyeri pada punggung bagian bawah mereka.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Agar Gejala Spondilolistesis Tak Terus Kambuh, 4 Perawatan Ini Perlu Dilakukan

Gejala spondilolistesis yang muncul bisa mengganggu aktivitas. Supaya tidak kambuh, pasien bisa menerapkan perawatan spondilolistesis berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit memang membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang cukup aman sehingga disarankan untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Panduan Mudah Renang Gaya Bebas untuk Pemula

Berenang bisa dilakukan dengan berbagai teknik dan tingkat kesulitan. Jika Anda adalah pemula, inilah cara renang gaya bebas yang disarankan untuk Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi nyeri spondilolistesis

5 Cara Mengatasi Nyeri Akibat Spondilolistesis Secara Alami Hingga Medis

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/01/2020
pose yoga dihindari spondilolistesis

Penderita Spondilolistesis Tak Boleh Sembarang Yoga, Ini 5 Pose yang Perlu Dihindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019
yoga untuk spondilolistesis

5 Gerakan Yoga yang Aman Dilakukan Penderita Spondilolistesis

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/11/2019
olaharaga dihindari penderita spondilolistesis

5 Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Penderita Spondilolistesis

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19/10/2019