Mana Lebih Baik: Makan Sebelum Olahraga atau Setelah Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, maka olahraga merupakan hal yang tidak boleh ketinggalan untuk dilakukan. Namun, mungkin sering kali Anda bingung, kapan waktu yang ideal untuk makan, apakah makan sebelum melakukan olahraga atau setelah olahraga?

Makan sebelum olahraga dapat menaikkan berat badan?

Sebuah penelitian yang dilakukan di Belgia, meneliti bagaimana perubahan berat badan orang yang makan sebelum olahraga dan orang yang makan setelah olahraga. Sebanyak 27 pria usia muda diberikan makanan yang tinggi kalori dan tinggi lemak selama enam minggu berturut turut. Kemudian mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok yang tidak melakukan olahraga sama sekali, kelompok yang sarapan dengan makanan tinggi karbohidrat sebelum melakukan olahraga, serta kelompok yang makan dengan makanan yang tinggi karbohidrat namun dikonsumsi setelah olahraga.

Bukan hal yang aneh jika peningkatan berat badan yang paling tinggi terjadi pada kelompok yang tidak melakukan olahraga sama sekali. Namun, hasil lain menunjukkan bahwa kelompok yang makan setelah olahraga memiliki peningkatan berat badan yang paling rendah, bahkan tidak mengalami peningkatan berat badan sama sekali. Meskipun belum banyak penelitian lain yang menemukan hasil yang sama seperti penelitian yang telah disebutkan tadi, hal ini menunjukkan bahwa apa yang Anda makan sebelum olahraga sangat berpengaruh pada perubahan berat badan. Mengonsumsi makanan yang terlalu banyak sebelum olahraga juga juga dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan perut sakit ketika melakukan olahraga, hal ini disebabkan oleh waktu makan yang kurang tepat.

Namun, makan sebelum olahraga dapat memaksimalkan pembakaran kalori

Banyak yang beranggapan bahwa olahraga dengan perut kosong dapat memaksimalkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh, namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Jika Anda olahraga dengan perut kosong, maka tubuh mengalami kekurangan energi, kemudian Anda tidak akan sanggup melakukan olahraga dengan baik dan tidak dapat membakar kalori secara maksimal.

Prinsipnya, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dan memprosesnya menjadi energi yang dapat Anda pakai untuk beraktivitas dan olahraga. Waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan tergantung dengan jumlah serta jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan yang tinggi lemak, protein, dan serat, membutuhkan waktu cerna lebih lama, begitu juga jumlah makanan yang banyak. Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi makanan yang rendah lemak serta kalori, sekitar 3 hingga 4 jam sebelum olahraga, seperti roti gandum dengan telur atau sereal dengan susu. Namun jika Anda melakukan olahraga di pagi hari dan tidak terbiasa mengonsumsi makanan berat, maka Anda dapat mengonsumsi makanan ringan 1 hingga 2 jam sebelum olahraga, seperti buah dengan yogurt rendah lemak, jus buah, atau sereal.

Makanan yang dianjurkan setelah olahraga

Makan 15 hingga 30 menit setelah melakukan olahraga merupakan waktu yang ideal untuk mengganti energi dalam tubuh. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat untuk mengganti glikogen dalam tubuh dan protein untuk membantu tubuh membangun massa otot. Sebuah riset yang dilakukan di The Colorado State University Extension, makanan yang baik dikonsumsi setelah melakukan olahraga adalah makanan yang terdiri dari karbohirat dan protein serta mengandung sedikit lemak. Sedangkan menurut The Academy of Nutrition and Dietetics, segelas cokelat rendah lemak dapat menjadi selingan yang tepat bagi Anda yang ingin ngemil setelah melakukan olahraga.

Oleh karena itu, hal yang paling penting adalah waktu dan jumlah porsi, serta jenis makanan yang Anda makan sebelum maupun sesudah olahraga. Semua zat gizi diperlukan untuk mempertahankan fungsi tubuh, namun konsumsi sesuai dengan kebutuhan merupakan hal yang sangat mempengaruhi peningkatan, penurunan, ataupun mempertahankan berat badan. Dengan memperhatikan keseluruhan zat gizi yang dimakan sebelum dan setelah melakukan olahraga, dapat membantu Anda memaksimalkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penting Diketahui Saat Menyiapkan Makanan bagi Lansia

Kehilangan nafsu makan saat lansia membuat tubuh tak ternutrisi optimal. Ada beberapa cara menyajikan makanan untuk lansia agar nutrisinya tetap terjaga.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
makanan untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/07/2020 . Waktu baca 11 menit

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 22/07/2020 . Waktu baca 12 menit

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Pembagian porsi makan yang tepat ternyata termasuk kunci penting dalam keberhasilan diet. Lalu bagaimana pembagian porsi makan yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Diet eliminasi akan membantu Anda untuk menemukan beberapa jenis makanan yang memperburuk kondisi tubuh Anda. Seperti apa dietnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Alergi, Health Centers 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah untuk bayi

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit
berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
makan tidak teratur

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit