5 Gerakan untuk Melatih Otot Inti Tubuh

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hanya karena tubuh Anda kuat, tidak berarti Anda memiliki otot inti yang kuat. Tapi jangan takut, kekuatan inti tubuh adalah sesuatu yang benar-benar dapat dilatih oleh setiap orang. Kebanyakan orang sudah akrab dengan latihan inti dasar seperti plank, bridge, atau crunch. Ketiganya adalah jenis latihan inti yang sangat baik. Tapi ada gerakan lain yang mungkin tak pernah terjamah sebelumnya namun sama bermanfaatnya untuk mengembangkan kekuatan dan fungsi otot inti.

1. Bird-Dog Crunch

Mulai dalam posisi merangkak di lantai, tangan ditempatkan langsung di bawah bahu, pinggul sejajar dengan lutut. Ini adalah posisi awal. Angkat tangan kanan Anda dan rentangkan lengan Anda lurus di depan Anda (jaga agar tetap setinggi bahu), sementara secara bersamaan angkat kaki kiri dan merentangkannya langsung ke belakang.

Selama crunch, seluruh tubuh Anda harus berada terentang lurus dari ujung jari kanan ke jari kaki kiri. Kemudian bawa kaki kiri Anda menyentuh siku kanan bawah perut Anda. Kembali perpanjang kaki dan lengan. Kembali ke posisi awal. Ulangi di sisi lain. Lakukan lima repetisi di setiap sisi.

2. Standing Bicycle Crunch

Berdiri dengan kedua kaki terpisah selebar pinggul Anda, kedua tangan ditempatkan di belakang kepala. Kencangkan otot inti dengan bahu santai dan punggung lurus. Secara bersamaan, angkat kaki kanan dan turunkan siku kri sehingga Anda membawa lutut kanan menyentuh siku kiri Anda satu sama lain. Kembali ke posisi awal, kemudian ulangi pada sisi yang berlawanan. Lakukan lima repetisi di setiap sisi.

3. Seated Leg Lift

Duduk di lantai dengan kedua kaki diluruskan di depan Anda. Kencangkan otot inti, bersandar sedikit sehingga Anda dapat menempatkan tangan Anda di kedua sisi bokong. Ambil napas dalam-dalam dan angkat satu kaki 15 cm dari permukaan. Tahan selama lima detik, kemudian daratkan kaki kembali di lantai. Ulangi dengan kaki yang lain. Terus lanjutkan bergantian kaki terus-menerus selama 1 menit penuh kemudian ambil 20 detik waktu istirahat. Ulangi untuk lima putaran.

4. Sit-up

duduk di lantai dengan lutut ditekuk, tumit menyentuh lantai, tangan di kedua sisi kepala Anda. Lemaskan bahu untuk menghindari ketegangan di leher. Jaga agar kaki tetap mantap menjejak lantai, rebahkan tubuh sampai punggung rata dengan lantai (atau sejauh yang Anda bisa). Angkat tubuh atas, turunkan kembali. Ulangi terus-menerus selama 1 menit penuh kemudian ambil 20 detik waktu istirahat. Ulangi untuk lima putaran.

5. Spider Plank Crunch

Mulai dalam posisi push-up, tangan menapak di tanah tepat di bawah bahu, kaki lurus ke belakang dengan jari-jari kaki menunjuk tanah, sehingga tubuh Anda dalam garis lurus. Angkat kaki kanan Anda dan bawa lutut Anda ke arah luar siku kanan. Kembali ke posisi plank. Ulangi gerakan ini dengan kaki yang lain. Lakukan lima repetisi dengan setiap kaki. Jika posisi ini terlalu menantang, pertahankan posisi plank dengan bertumpu pada siku selama 30 detik pada satu waktu, dan lakukan untuk 3 ronde saja.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjadi Atlet di Mata Atlet Muda Indonesia

Menjadi atlet sejak usia belia sebaiknya berdasarkan keinginan si anak sendiri. Inilah kisah-kisah para atlet muda Indonesia atas pilihannya.  

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juli 2020 . Waktu baca 12 menit

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kejang otot

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
kram otot

Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
memaksa anak jago olahraga

Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rina Nurjanah
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit