Berapa Lama Gigi Palsu Bisa Digunakan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pemasangan gigi palsu adalah solusi terbaik jika salah satu gigi asli bermasalah, seperti bolong yang parah atau keropos sehingga sudah tidak bisa digunakan lagi. Walaupun gigi palsu dibuat sangat mirip dengan gigi asli, gigi tiruan tersebut bisa saja rusak sehingga harus diganti. Tapi, seberapa lama gigi tiruan tersebut bisa dipakai? 

Gigi palsu terbuat dari apa, sih?

Mungkin bagi Anda yang ingin memasang gigi palsu atau bahkan sudah memasangnya di jajaran gigi Anda, masih belum tahu sebenarnya gigi buatan tersebut dibuat dari mana. Gigi tiruan ini, biasanya terbuat dari akrilik, nilon, atau metal dan dari banyaknya, gigi buatan ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Gigi palsu lengkap, merupakan gigi buatan yang menggantikan semua gigi yang ada di mulut, tanpa terkecuali. Kebanyakan, orang yang menggunakan jenis gigi ini adalah orang yang sudah memasuki usia senja dan sudah tidak punya gigi asli lagi.
  • Gigi palsu sebagian, yaitu gigi buatan yang hanya menggantikan satu atau beberapa gigi asli yang mengalami masalah, entah sudah bolong atau keropos. Gigi tiruan jenis ini akan dilengkapi dengan klip perekat yang terbuat dari karet atau logam untuk menjepit gigi asli yang mengapitnya.

Berapa lama gigi palsu bisa dipakai dan bertahan?

Umumnya, gigi palsu dapat dipakai tanpa harus diganti dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun. Namun hal ini tergantung dengan bagaimana Anda dapat menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut. Gigi buatan ini akan sama saja seperti gigi Anda yang lain, bisa terkena bakteri dan plak, sehingga penting untuk menjaga kebersihannya agar dapat bertahan lama. Berikut adalah cara untuk menjaga kebersihan gigi buatan:

  • Gigi palsu harus dibersihkan setiap kali Anda makan untuk menghindari bakteri menumpuk di dalamnya.
  • Pilih sikat gigi dengan sikat yang lembut, agar tidak merusak gigi dan gusi.
  • Hindari menggunakan air panas atau hangat untuk berkumur-kumur, karena dapat mempercepat kerusakan gigi
  • Pilihlah pasta gigi yang kandungan deterjennya rendah. Jangan menggunakan pembersih gigi yang bersifat abrasif karena dapat mengikis permukaan gigi tiruan.
  • Sebaiknya, hindari penggunaan pemutih gigi sebab hanya akan membuat gigi tiruan Anda berubah warna menjadi kemerahan.
  • Rendam dan bilas gigi palsu di dalam cairan khusus untuk gigi tiruan – yang Anda dapatkan dari dokter gigi – agar noda-noda sisa makanan hilang.
  • Melakukan pemeriksaan ke dokter gigi rutin.

Tidak hanya itu, Anda juga harus melakukan adaptasi ketika gigi palsu telah terpasang, seperti memilih makanan yang lembut dan memakannya dalam potongan kecil, serta mengunyahnya dengan pelan-pelan. Selain itu, mungkin Anda akan mengalami sariawan sesaat setelah gigi tiruan dipasang, sebab terkadang posisi gigi yang belum pas sehingga terjadi gesekan dengan dinding mulut. Jika sariawan Anda tidak kunjung sembuh, maka lebih baik untuk memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga:

Sumber