4 Penyebab Gusi Bengkak yang Tak Pernah Anda Duga (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/11/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rasa sakitnya gusi bengkak bisa membuat Anda sulit berbicara dan sulit mengunyah. Namun jangan biarkan masalah ini berlarut-larut sehingga aktivitas harian Anda pun jadi terganggu. Simak berbagai hal yang jadi penyebab gusi bengkak berikut cara mengatasinya.

Apa saja penyebab gusi bengkak?

1. Kurang vitamin C

Penyebab gusi bengkak yang paling sering adalah kekurangan vitamin C. Vitamin C mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk gusi. Vitamin C juga berperan penting dalam pembentukan kolagen. Jika kadar vitamin C dalam tubuh rendah, maka kemungkinan gusi membengkak semakin besar.

2. Infeksi

Jamur dan virus dapat menyebabkan gusi Anda terinfeksi dan membengkak. Jika Anda memiliki penyakit herpes, kemungkinan besar penyakit tersebut menyebabkan gusi membengkak. Kondisi ini biasa disebut “gingivostomatitis herpetik akut”.

3. Gingivitis

Penyakit gingivitis dapat menyebabkan iritasi dan gusi membengkak. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit ini karena gejalanya yang ringan. Jika tidak memperoleh perawatan, gingivitis bisa berakibat serius dan menyebabkan penyakit periodontitis, yaitu infeksi pada gusi yang bisa merusak dan menghancurkan tulang penyangga gigi. Penumpukan plak akibat bakteri dan sisa makanan pada sela-sela gigi menjadi faktor utama penyebab penyakit ini.

Kehamilan

Gusi bengkak sering terjadi selama masa kehamilan. Pasalnya, peningkatan kadar progesteron selama kehamilan mengakibatkan bakteri lebih mudah untuk tumbuh dan membuat jaringan gusi lebih sensitif terhadap plak.

Bagaimana cara mengatasi gusi bengkak?

Dikutip dari WebMD, ada beberapa cara untuk mengatasi gusi bengkak, di antaranya:

1. Menjaga kebersihan mulut

Menjaga kebersihan mulut menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pastikan untuk menjaga kesehatan gigi Anda dengan rutin menyikat gigi dua kali sehari. Lakukan pada pagi dan malam hari setelah makan sehingga gigi bersih dari sisa makanan.

Saat menyikat gigi, perhatikan teknik menyikat gigi yang baik. Gunakan pembersih mulut untuk membunuh kuman serta gunakan bulu sikat gigi yang lembut supaya gusi Anda terhindar dari iritasi. Kunjungi dokter gigi untuk membersihkan gigi Anda dari plak dan tartar. Lebih baik lagi, rutin kontrol kesehatan gigi Anda minimal enam bulan sekali.

2. Menjaga kebutuhan nutrisi

Selain menjaga kebersihan mulut, menjaga asupan nutrisi seperti vitamin C dalam makanan yang Anda konsumsi dapat membantu mengatasi gusi bengkak. Perbanyak minum air dan biasakan minum air putih sesudah makan, supaya sisa makanan terbawa air dan tidak tersangkut pada sela-sela gigi.

Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin karena makanan tersebut dapat membuat gusi iritasi. Selain itu, kurangi makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi.

3. Hindari stress

Stress dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh Anda. Hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan Anda, tentunya kesehatan gusi Anda. Untuk mengurangi stress, Anda bisa merelaksasikan tubuh dan pikiran Anda dengan mendengarkan musik atau melakukan yoga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Gejala Sakit Gigi yang Perlu Anda Waspadai

Siapa yang tidak pernah merasakan sakit gigi? Agar tidak merasakan nyeri serta ngilu terlalu lama, ketahui dulu gejala-gejala sakit gigi di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 21/05/2020 . Waktu baca 7 menit

3 Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang, Plus Cara Mengatasinya di Rumah dan di Dokter Gigi

Gigi yang berlubang jangan dibiarkan begitu saja. Cepat redakan sakit nyut-nyutan Anda dengan beragam pilihan obat untuk gigi berlubang ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 18/05/2020 . Waktu baca 9 menit

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Bantu Mencegah Masalah dalam Mulut

Kebiasaan harian dapat berdampak pada kesehatan. Yuk, lakukan kebiasaan baik ini untuk mencegah masalah dalam mulut, seperti bau mulut.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
infeksi mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Menjaga Kebersihan Mulut Agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara optiimal tak hanya dengan gosok gigi saja. Lakukan beberapa langkah ini agar terhindar dari berbagai penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
kebersihan gigi dan mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 06/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
asam penyebab gigi berlubang di mulut

Tips Mencegah Penumpukan Asam Penyebab Gigi Berlubang di Mulut selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
sikat gigi baru dan bekas

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
cara mencegah sakit gigi

8 Cara Mencegah Sakit Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit