Kenapa Menelan Ludah Tidak Menghilangkan Haus?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika sedang haus dan tidak ada sumber air terdekat, kadang kita terpaksa menelan ludah sendiri supaya tenggorokan tidak kering. Faktanya, sebanyak apa pun Anda menelan ludah justru malah bikin makin haus. Kok bisa?

Air liur lebih pekat dari air biasa

Air liur, ludah, iler, atau saliva adalah cairan bening yang dibuat oleh kelenjar ludah.

Namun ternyata tesktur liur lebih pekat dan kental ketimbang cairan biasa karena mengandung berbagai komponen berbeda dengan konsentrasi tinggi. Dalam air liur terkandung berbagai komponen seperti lendir, mineral, protein, dan enzim yang disebut amilase.

Namun, penting diketahui bahwa liur bukanlah cairan alami tubuh yang paling kental. Masih ada darah dan nanah yang jauh lebih kental ketimbang air ludah.

Menelan ludah justru bikin makin haus

Dr. Len Horovits, dokter spesialis penyakit dalam di Lenox Hospital New York City menjelaskan dalam Live Science bahwa sebanyak apa pun menelan ludah sendiri akan bikin Anda makin haus. Kenapa bisa begitu?

Ternyata hal ini disebabkan karena cairan dalam tubuh kita bekerja berdasarkan prinsip osmosis. Singkatnya, osmosis membuat cairan yang lebih encer akan terserap oleh cairan yang lebih kental.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, air liur memiliki konsentrasi yang lebih tinggi sementara cairan dalam tubuh kita sebaliknya. Ini artinya, semakin banyak Anda mencoba menelan ludah sendiri, maka cairan tubuh yang teksturnya lebih encer akan diserap oleh air liur.

Alih-alih membasahi sel-sel tubuh yang membutuhkannya, hal tersebut malah membuat Anda semakin haus. Nah, lain ceritanya jika Anda minum air putih.

Konsentrasi air putih yang jauh lebih encer daripada cairan alami tubuh akan lebih mudah diserap oleh sel-sel dalam tubuh yang membutuhkannya. Alhasil, tubuh Anda akan lebih cepat terhidrasi dan tidak lagi merasa kehausan.

Manfaat mengejutkan air liur

Menelan air ludah mungkin tidak akan melepas dahaga Anda. Walaupun begitu, air liur tetap memiliki peran penting dalam mendukung fungsi tubuh, lho!

Berikut sejumlah manfaat penting air liur bagi tubuh yang penting untuk Anda ketahui.

1. Membantu proses pencernaan

Dengan adanya air liur, maka proses mengunyah dan menelan makanan jadi lebih mudah. Tak hanya itu, air liur juga dapat membantu memudahkan proses pencernaan.

Hal ini karena kandungan enzim dalam air liur dapat membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein, sehingga membuatnya lebih mudah untuk dicerna.

2. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Coba Anda raba gigi atau gusi Anda menggunakan lidah atau tangan. Pasti Anda merasa ada lapisan tipis yang menyelimutinya, kan? Nah, lapisan ini adalah air liur.

Faktanya, air liur tak hanya sekadar melembapkan rongga mulut saja. Pasalnya, air liur juga bertugas untuk melapisi setiap permukaan gigi dan membantu meluruhkan sisa makanan yang menempel atau tersangkut di sela-sela gigi.

Selain itu, air liur juga memiliki agen antimikroba yang dapat membunuh bakteri yang ada di dalam rongga mulut. Enzim yang ada di dalam air liur juga dapat membantu melawan infeksi di dalam mulut.

3. Mencegah mulut kering

Fungsi air liur yang terakhir adalah mencegah terjadinya mulut kering. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut xerostomia.

Jika produksi air liur sedikit, Anda lebih mudah untuk mengalami berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit gusi dan kerusakan gigi. Anda juga akan lebih rentan mengalami infeksi dari bakteri, ragi, dan jamur. Bahkan, kondisi ini juga bisa menyebabkan kesulitan menelan dan mencerna makanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aturan Minum yang Benar Saat Sahur dan Buka Puasa

Supaya kebutuhan cairan Anda tetap terpenuhi dan tidak dehidrasi, cari tahu dulu aturan minum saat sahur dan berbuka puasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Cukup Minum Air Putih Bantu Menghilangkan Jerawat, Lho!

Minum air bermanfaat bagi kesehatan kulit. Namun, apakah minum air saja cukup untuk menghilangkan jerawat yang membandel?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Jerawat, Health Centers 26/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Kebutuhan Cairan Bayi dan Tips untuk Mencukupinya

Memenuhi kebutuhan cairan atau minum setiap harinya bukan hanya diperlukan bagi orang dewasa, tetapi juga untuk bayi. Berapa kebutuhan cairan bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 18/03/2020 . Waktu baca 7 menit

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gangguan Pencernaan, Health Centers 09/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 3 menit
infused water saat puasa

Minum Air Putih vs Infused Water Saat Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit
kepala pusing saat puasa

4 Penyebab Kepala Anda Pusing Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . Waktu baca 3 menit