Agar Mulut Tak Bau, Haruskah Sikat Gigi Lebih Sering Selama Puasa?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bulan puasa telah tiba. Saat melaksanakan puasa, mulut mungkin saja menimbulkan bau yang kurang sedap. Biasanya, beberapa orang mencoba berbagai cara untuk menghindari bau mulut saat puasa, salah satunya sikat gigi lebih sering. Akan tetapi, meningkatkan frekuensi sikat gigi saat puasa belum tentu menjadi jawaban tepat untuk membuat mulut tetap segar.

Penyebab bau mulut saat puasa

Bau mulut dapat membuat seseorang menjadi tidak percaya diri ketika berbicara. Kondisi bau mulut yang kurang sedap saat puasa sendiri terjadi karena mulut kering.

Mulut kering saat puasa terjadi karena menurunnya jumlah air liur yang diproduksi. Penurunan jumlah air liur ketika berpuasa timbul karena tidak ada asupan makanan dan minuman setelah sahur dan sebelum berbuka.

Frekuensi sikat gigi saat puasa

Rekomendasi sikat gigi setiap harinya adalah 2 kali sehari. Pastikan Anda menyikat gigi dengan teknik yang benar. Cara menyikat gigi yang salah, seperti menyikat terlalu keras dapat menyebabkan lapisan gigi terkikis.

Umumnya, cara menyikat gigi yang tepat adalah:

  • Posisi kepala sikat miring, 45 derajat dari gusi
  • Menyikat gigi dari depan ke belakang dengan lembut
  • Sikat permukaan yang digunakan untuk mengunyah, luar dan dalam gigi
  • Sikat permukaan dalam gigi baris depan dengan memiringkan kepala sikat secara vertikal. Lakukan menyikat dengan gerakan atas ke bawah

Sikat gigi saat puasa dapat dilakukan saat sebelum tidur di malam hari dan setelah menikmati sajian sahur. Waktu yang tepat untuk menyikat gigi setelah makan adalah 30 menit apabila mengonsumsi makanan atau minuman asam.

Menjaga mulut tetap segar saat puasa

Agar mulut tidak kering dan menyebabkan bau mulut saat puasa, lakukan hal-hal berikut ini:

  • Berkumur dengan air agar keasaman dalam mulut menjadi lebih netral
  • Mengurangi makanan atau minuman manis saat berbuka
  • Makan makanan kaya serat untuk sajian buka puasa

Tak hanya hal-hal di atas, menyikat gigi secara rutin tetap harus dilakukan. Sikat gigi membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut, baik saat berpuasa atau tidak.

Selain menyikat dengan teknik yang tepat serta mengikuti frekuensi sikat gigi yang dianjurkan, produk pasta gigi dapat menjaga mulut tetap sehat dan segar, baik saat puasa atau tidak.

Untuk membersihkan gigi dari plak dan terhindar dari bau mulut saat puasa, Anda dapat menggunakan pasta gigi yang tepat. Misalnya, memilih pasta gigi yang memiliki ekstrak herbal, seperti eukaliptus.

Tips memilih pasta gigi agar mulut tetap segar saat puasa

Mengutip jurnal Formulation Ingredients for Toothpastes and Mouthwashes, ekstrak tanaman herbal yang dapat digunakan pada produk pasta gigi memiliki manfaat:

  • Menyegarkan mulut
  • Melindungi gigi dari bakteri penyebab plak

Ekstrak tanaman herbal pada pasta gigi membuat mulut menjadi lebih segar dengan menyingkirkan bau tidak sedap. Dibandingkan dengan meningkatkan frekuensi sikat gigi saat puasa yang melebihi anjuran dokter gigi, lebih baik menggunakan pasta gigi dengan ekstrak herbal.

Dari jurnal yang sama, pasta gigi dengan ekstrak herbal, seperti eukaliptus, membuat mulut terasa dan segar. Kemudian, sari tanaman herbal yang digunakan pada produk kesehatan gigi dan mulut juga memiliki sifat antibakteri. Penggunaannya juga dilaporkan melindungi gigi dari plak dan menjaga kesehatan gusi.

Walaupun memiliki bahan yang terbuat dari tanaman, kemanjuran pasta gigi herbal sama efektifnya dengan pasta gigi biasa.

Berapa kali menyikat gigi untuk gigi sensitif?

Frekuensi sikat gigi saat puasa bagi gigi yang sensitif tetap sama, yakni 2 kali sehari. Gunakan pasta gigi yang dibuat khusus untuk gigi sensitif. Pasta gigi sensitif, seperti yang memiliki komposisi aktif dari potassium nitrat, terbukti efektif meredakan ngilu akibat gigi sensitif.

Anda dapat meminimalisasi risiko timbulnya bau mulut saat puasa serta mengurangi sensitivitas gigi dengan cara sikat gigi memakai pasta gigi khusus gigi sensitif yang memiliki ekstrak herbal alami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ngilu akibat gigi sensitif dapat kambuh saat berbuka dan sahur saat puasa. Agar makan dan minum tetap nikmat, yuk ketahui cara mengcegah gigi ngilu ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mencegah gigi ngilu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Langkah Supaya Napas Tetap Segar Saat Puasa

Bau mulut atau halitosis, kondisi yang sering terjadi selama bulan puasa. Agar mulut tetap segar, terapkan cara mudah untuk mengatasi bau mulut saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
mengatasi bau mulut saat puasa
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Perlukah Konsumsi Minuman Isotonik Saat Puasa?

Minuman isotonik terkenal dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang, tapi apakah perlu mengonsumsinya saat puasa Ramadan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan 12 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sakit gigi

Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
menu takjil untuk anak

Agar Tak Bosan di Rumah, Ini Menu Takjil yang Bisa Dimasak Bersama Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
Minum air mineral selama puasa dapat membantu kebutuhan cairan tubuh

Meski di Rumah Saja, Ini Pentingnya Minum yang Cukup Selama Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit