Cara Menjaga Kebersihan Mulut Saat Berpuasa

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kesehatan gigi dan mulut merupakan perhatian utama ketika menjalankan puasa di bulan Ramadan. Wajar saja, saat puasa mulut seringkali mengalami gangguan kesehatan seperti bau yang kurang sedap. Apabila Anda khawatir bau mulut merupakan gejala dari gangguan kesehatan, berikut ulasan mengenai bagaimana menjaga kebersihan mulut saat puasa agar tetap terjaga.

Tips menjaga kesehatan mulut saat puasa di bulan Ramadan

Alasan sebagian orang merasa takut untuk melakukan perawatan gigi dan mulut selama Ramadan adalah karena takut membatalkan puasa.

Bahkan, ketika membutuhkan tindakan medis dari dokter gigi karena gangguan kesehatan pada mulut, beberapa orang mungkin lebih memilih untuk mengabaikannya atau menunggu hingga malam hari untuk pergi ke dokter.

Untuk itu, agar kondisi kesehatan mulut tetap terjaga, berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di bulan Ramadan tanpa mempengaruhi ibadah puasa.

Menggosok gigi sebelum tidur dan setelah sahur

jarang gosok gigi

Menggosok gigi setiap akan tidur sudah menjadi sebuah keharusan demi menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun selama bulan Ramadan, Anda perlu menambah kebiasaan ini saat akan kembali tidur setelah makan sahur.

Selama berpuasa, produksi air liur akan berkurang sehingga meningkatkan senyawa yang menyebabkan bau mulut. Apabila Anda tidak rutin membersihkan gigi di malam sebelumnya, sisa makanan akan menumpuk dan memperparah bau mulut.

Gunakan obat kumur dan lakukan flossing

flossing saat liburan

Untuk tambahan perlindungan dalam menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut, Anda dapat menggunakan obat kumur dan melakukan flossing (membersihkan sela-sela gigi dengan benang khusus) setelah menggosok gigi.

Namun, hindari menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol karena dapat membuat mulut kering. Berkumur lah di malam hari untuk menghindari larutan tertelan sehingga membatalkan puasa.

Meningkatkan asupan cairan dan serat

kesehatan mulut saat puasa

Tak hanya untuk menghindari dehidrasi, memastikan tubuh mendapat cairan yang cukup juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk mulut.

Manfaatkan waktu berbuka dan sahur untuk mendapatkan tambahan asupan cairan dan serat, dengan cara lebih banyak minum air putih dan mengonsumsi buah-buahan. Anda juga dapat minum misalnya air kelapa yang mengandung eletrolit agar cairan tubuh dapat segera kembali saat berbuka.

Membatasi makanan dan minuman tinggi gula

konsumsi gula saat puasa

Anda mungkin sering mendengar anjuran untuk buka puasa diawali dengan makanan dan minuman manis. Namun, asupannya tetap perlu Anda perhatikan.

Sejumlah penelitian menekankan pengaruh besar gula dalam kesehatan gigi. Selain itu, WHO juga merekomendasikan untuk membatasi asupan gula di bawah 10 persen dari total kalori. Mengingat jumlah kalori ketika puasa akan berkurang, maka asupan gula pun harus dibatasi.

Demi meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, Anda dianjurkan untuk selalu membersihkan gigi dan menggunakan pasta gigi yang dapat membantu memberikan perlindungan yang dibutuhkan selama puasa. Pasta gigi herbal dapat menjadi salah satu pilihannya.

Berdasarkan sebuah jurnal pada tahun 2014, pasta gigi herbal sama efektif seperti pasta gigi pada umumnya dalam menghambat pembentukan plak dan mengurangi risiko penyakit gusi. Namun, pasta gigi herbal memiliki kelebihan karena komposisi alami, contohnya seperti Eucalyptus. 

Eucalyptus berpotensi sebagai antibakteri dan antimikroba. Bahan herbal yang berasal dari tanaman asal Australia ini secara aktif melawan bakteri yang dapat menyebabkan gigi berlubang dan periodontitis (infeksi gusi).

Bagi umat muslim, ibadah puasa merupakan sebuah kewajiban. Jangan sampai karena puasa, kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut Anda jadi terganggu atau mungkin sebaliknya, puasa jadi terganggu akibat tidak melakukan perawatan gigi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Sariawan

    Sariawan adalah luka yang muncul di jaringan mulut akibat cedera atau penyakit. Cari tahu lebih lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 1 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

    Leukoplakia

    Leukoplakia adalah munculnya bercak atau luka putih di dalam mulut akibat iritasi. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan leukoplakia di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 1 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

    Bau Mulut (Halitosis)

    Bau mulut atau halitosis dapat mengganggu keseharian Anda. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta mencegah bau mulut di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

    7 Penyebab Sakit Rahang yang Mungkin Anda Tidak Sadari, Apakah Berbahaya?

    Nyeri rahang dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk makan dan berbicara. Penting untuk mengetahui apa penyebabnya untuk bisa menemukan cara mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Konten Bersponsor
    obat kumur anak

    Kapan Sebaiknya si Kecil Dikenalkan dengan Obat Kumur Antiseptik?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

    7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    cara membersihkan lidah

    Mengatasi Gangguan Lidah dengan Menjaga Kebersihannya, Bagaimana Caranya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
    oral thrush adalah

    Oral Thrush

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit