3 Cara Terbaik untuk Mengobati Gusi Turun yang Mengganggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah akrab dengan gigi berlubang. Namun, bagaimana dengan gusi turun? Meski kurang populer, masalah gigi dan mulut satu ini tak boleh dianggap remeh. Gusi turun tidak boleh dianggap remeh. Bila dibiarkan terus-terusan, gigi Anda akan lebih mudah goyang dan pada akhirnya berisiko tinggi untuk tanggal atau lepas. Maka dari itu, sebelum terlambat, ketahui beragam cara mengobati gusi turun berikut ini.

Apakah gusi turun bisa disembuhkan?

Gusi yang nampak merosot atau menyusut ke bawah dari permukaan gigi hingga terlihat akar giginya disebut dengan resesi gingiva, alias gusi turun. Gusi yang tidak sedap dipandang ini dapat menurunkan rasa percaya diri dan membuat seseorang enggan memamerkan senyum manisnya.

Bahkan, tak hanya itu saja. Kondisi ini pun dapat membuat gusi dan gigi jadi lebih sensitif. Alhasil, seseorang akan lebih mungkin untuk mengalami sensasi nyut-nyutan di gusi maupun di gigi yang bermasalah, terutama ketika mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.

Lantas, apakah masalah ini bisa disembuhkan? Faktanya, gusi yang terlanjur menyusut tidak dapat kembali kebentuk semula. Meski begitu, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gusi turun supaya tidak semakin parah.

Cara mengobati gusi turun

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gusi turun. Beberapa yang paling umum di antaranya:

1. Membersihkan gigi dengan baik

Sebetulnya, cara mengobati gusi turun tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Nah, salah satu penyebab gusi turun yang paling sering terjadi adalah kebersihan mulut yang buruk.

Kalau sudah begini, memastikan bahwa gigi Anda dirawat dan dibersihkan dengan baik dan secara rutin merupakan solusi yang tepat.

Biasakan menyikat gigi sebanyak dua kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Sikatlah setiap bagian gigi dengan perlahan dan teknik yang benar. Hal ini dilakukan supaya gusi tidak semakin menyusut dan gigi Anda pun bebas dari kotoran dan kuman.

Penggunaan benang gigi (dental floss) juga tak kalah pentingnya. Benang gigi dapat membantu menjaga area yang sulit dijangkau sikat gigi, seperti sela-sela gigi dan batas gusi, tetap bersih.

Selain itu, jangan lupa berkumur secara rutin dengan obat kumur. Obat kumur dapat membantu melawan plak penyebab beragam masalah mulut.

2. Scaling gigi

Plak yang mengeras dan karang gigi yang membandel dapat memperburuk gusi turun. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut biasanya dokter akan merekomendasikan prosedur scaling gigi.

Dokter akan menghilangkan plak dan karang gigi yang menempel di garis gusi maupun sela-sela gigi menggunakan sebuah alat yang dinaimai ultrasonic scaler. Alat ini menghasilkan getaran yang mampu menghancurkan dan merontokkan karang yang paling keras sekalipun.

3. Cangkok jaringan lunak

Cangkok jaringan lunak merupakan cara lain mengobati gusi turun yang sudah terlanjut parah. Dalam prosedur ini, dokter akan menyayat bagian langit-langit untuk diambil jaringan ikat subepitel yang ada di dalamnya.

Kemudian dokter akan menempelkan jaringan tersebut di sekitar akar gigi yang terbuka. Setelah jaringan ikat subepitel berhasil diambil dan ditempel di akar gigi, dokter akan menjahit bagian langit-langit untuk menutupnya.

Kadang-kadang, dokter juga dapat langsung mengambil jaringan gusi di sekitar gigi yang sakit, sehingga tidak perlu menyayat bagian langit-langit mulut.

Pada prinsipnya, semakin cepat diobati akan semakin baik

Gusi turun umumnya terjadi secara perlahan dan bertahap. Anda mungkin melihat gusi Anda tampak baik dan sehat. Namun, cobalah untuk perhatikan baik-baik keadaan gusi dan gigi Anda setiap hari.

Jika gusi Anda terlihat menyusut, terasa bengkak dan merah, dan mulut terasa tidak enak, sebaiknya segera berobat ke dokter gigi. Dokter dapat menentukan prosedur terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Ingat! Semakin cepat diobati, maka akan semakin baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . 4 mins read

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . 6 mins read

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/04/2020 . 5 mins read

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 01/04/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . 4 mins read
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 mins read
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 mins read
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . 6 mins read