Mirip Dengan Gigitan Nyamuk, Ini Tanda Kulit Anda Habis Digigit Kutu Kasur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda menemukan kulit di tangan atau kaki tiba-tiba terasa gatal dan kemerahan saat bangun tidur? Jika ya, bisa jadi Anda terkena gigitan kutu kasur. Hama kecil yang satu ini tentu saja bikin Anda jengkel dan tak nyaman saat tidur.

Namun, Anda mungkin tak yakin betul apakah ini benar-benar karena kutu kasur atau nyamuk. Supaya lebih jelas, yuk simak gejala kulit terkena gigitan kutu kasur berikut ini.

Di mana saja letak persembunyian kutu kasur?

Meski namanya kutu kasur, hama kecil yang satu ini ternyata tak hanya hinggap di kasur saja, lho. Kutu kasur juga bisa bersembunyi di karpet, gorden, sofa, atau furnitur lainnya di dalam rumah.

Namun memang, jenis kutu ini lebih sering bersembunyi di sela-sela kasur yang lembap akibat tumpukan keringat atau debu. Begitu malam tiba, kutu kasur akan bergerak aktif dan mulai menggigit kulit Anda saat tidur hingga menjelang pagi.

Tanda dan gejala kulit terkena gigitan kutu kasur

gigitan kutu kasur

Anda mungkin sering tidak sadar saat terkena gigitan kutu kasur. Pasalnya, gejala yang ditimbulkan dari gigitan si kutu kasur ini memang tidak langsung membuat kulit Anda meradang saat itu juga.

Kutu kasur akan mengeluarkan sedikit zat anastesi ke dalam tubuh Anda sebelum mengigit. Itulah kenapa kulit Anda baru akan bereaksi terhadap gigitan kutu kasur dan merasa gatal beberapa hari setelahnya, seperti dilansir dari Healthline.

Banyak orang yang sulit membedakan mana gejala kulit gatal akibat gigitan nyamuk dan mana yang diakibatkan oleh kutu kasur. Meski sama-sama bikin gatal, berikut gejala khas kulit terkena gigitan kutu kasur:

  • Kulit kemerahan dan bengkak, biasanya di bagian wajah, leher, pundak, tangan, dan kaki. Sedangkan tanda gigitan nyamuk lebih sering muncul di tumit dan tangan.
  • Peradangan kulit membentuk garis atau bentol-bentol yang berkelompok. Sedangkan tanda gigitan nyamuk umumnya berupa bentol kemerahan yang terpisah.
  • Ada bercak darah kecil yang mengering di seprai kasur atau baju yang dipakai saat tidur.

Kapan harus ke dokter?

Meski terkesan sepele, beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi yang berlebihan akibat gigitan kutu kasur. Kondisi ini disebut denganĀ syok anafilaktik. Terlebih jika Anda alergi terhadap gigitan serangga, maka Anda mungkin akan mengalami:

  • Demam
  • Sesak napas
  • Kulit melepuh
  • Mual
  • Lidah membengkak
  • Detak jantung tidak beraturan

Namun Anda tak perlu cemas. Gigitan kutu kasur tidak akan menularkan penyakit berbahaya lainnya, kok. Yang penting segera konsultasi ke dokter jika reaksi alergi yang muncul cenderung berlebihan dan mengganggu tidur Anda setiap malam.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Kulit mendadak memerah, hidung meler, dan bersin-bersin di ruangan ber-AC? Ini mungkin pertanda gejala alergi dingin. Simak ciri-ciri alergi dingin lainnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Aroma menyengat spidol mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Padahal, kebiasaan mencium spidol menyimpan segudang bahaya untuk tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit