home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waspadai Bahaya Kutu Kasur dan Efek Gigitannya pada Kulit Anda

Waspadai Bahaya Kutu Kasur dan Efek Gigitannya pada Kulit Anda

Sebagian orang mungkin merasa kesal saat mendapati banyak gigitan nyamuk saat bangun tidur. Selain itu, kutu kasur juga bisa jadi biang keladi sensasi kulit gatal yang Anda rasakan di pagi hari. Lantas, bagaimana bisa serangga ini menghuni tempat tidur?

Apa itu kutu kasur?

Kutu kasur adalah sebutan untuk sejenis kutu yang menghuni kasur atau sofa di rumah. Serangga ini meminum darah sebagai sumber energi dari hewan berdarah panas, termasuk manusia.

Menurut CDC, ada dua jenis kutu kasur paling umum, yakni Cimex lectularius and Cimex hemipterus. Mereka bisa hidup dan berkembang biak pada habitat bersuhu 21-26oC.

Serangga dewasa hidup selama 6‒12 bulan, bahkan mereka dapat bertahan hidup jika tidak mendapatkan asupan darah atau berada pada suhu di bawah 12oC.

Kutu yang telah dewasa dapat berukuran mencapai 0,5 cm dan berwarna coklat tua. Pada kutu betina, mereka dapat mengeluarkan sebanyak 200‒500 telur seumur hidupnya.

Telur kutu berwarna putih cenderung sulit Anda deteksi dan akan menempel pada permukaan tempat tidur. Tentunya, lebih sulit apabila permukaan kasur berwarna terang.

Apa saja efek gigitan kutu kasur pada kulit?

Gigitan kutu kasur biasanya tidak akan menimbulkan masalah yang serius. Hal ini karena mereka akan mengeluarkan sedikit anestesi saat menggigit, sehingga butuh waktu hingga gejala muncul.

Beberapa ciri-ciri gigitan kutu kasur pada kasus yang ringan, antara lain:

  • gatal-gatal,
  • kulit kemerahan dengan bintik merah gelap,
  • berpola garis kasar atau dalam kelompok, dan
  • terletak di wajah, leher, dan lengan.

Pada beberapa kasus, orang juga bisa mengembangkan reaksi alergi gigitan serangga yang gejalanya cukup serius dan membutuhkan penanganan segera.

Beberapa reaksi alergi dari gigitan kutu kasur yang mungkin timbul, seperti:

  • rasa gatal dan ruam kulit,
  • detak jantung tak beraturan dan keras,
  • tekanan darah menurun tiba-tiba,
  • dada sesak dan sulit bernapas,
  • kulit bentol hingga melepuh,
  • infeksi saat bentol digaruk,
  • demam, dan
  • anemia.

Bagaimana cara mengatasi kulit gatal akibat gigitan kutu kasur?

salep kulit gatal

Anda harus menemui dokter kulit jika mendapatkan banyak gigitan kutu. Hal ini mungkin memicu kulit melepuh, infeksi, hingga munculnya reaksi alergi yang parah.

Dokter kulit akan mengobati gigitan kasur seperti berikut ini sesuai gejala yang Anda rasakan.

1. Gatal-gatal

Sebagai langkah awal, Anda bisa menggunakan salep kortikosteroid pada bekas gigitan. Krim ini umumnya dijual bebas di apotek atau sesuai dengan resep dokter.

Jika gejala kulit gatal-gatal tidak kunjung membaik, dokter juga bisa meresepkan cairan atau tablet antihistamin untuk membantu meredakannya.

2. Infeksi kulit

Menggaruk bentol terlalu keras bisa menyebabkan infeksi kulit. Maka dari itu, Anda sebaiknya menghindari kegiatan ini apabila mengalaminya setelah tergigit serangga.

Jika infeksi terlanjur terjadi, dokter akan memberikan resep antibiotik. Namun, apabila infeksi tergolong ringan, Anda cukup menggunakan antiseptik pada bekas gigitan.

3. Reaksi alergi

Penderita alergi tertentu lebih berisiko mengembangkan gejala parah saat mengalami gigitan serangga. Reaksi alergi yang parah ini dikenal sebagai syok anafilaksis.

Segera kunjungi instalasi gawat darurat di rumah sakit. Dokter akan memberikan suntikan antihistamin, kortikosteroid, dan epinefrin untuk meredakan reaksi alerginya.

Tidak semua orang yang mengalami gigitan kutu mengalami gejala parah. Cukup cuci bekas gigitan dengan sabun dan air untuk mengurangi gatal dan mencegah infeksi kulit.

Bekas gigitan umumnya bisa sembuh dan hilang sendiri dalam satu hingga dua minggu.

Hal apa yang menyebabkan kutu hinggap di tempat tidur?

Lingkungan yang kotor tak selalu jadi pertanda keberadaan kutu kasur. Mereka dapat tinggal pada kondisi tempat tidur yang kotor maupun bersih.

Kutu ini juga cenderung berada di tempat yang biasanya dihuni secara bergantian, seperti kasur hotel, rumah sakit, asrama, hingga kursi bus dan kereta api.

Dengan badannya yang pipih dan kecil, serangga ini cepat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Misalnya, dengan menumpang pada pakaian yang dibawa pengunjung hotel.

Kutu kasur yang menumpang pada pakaian tersebut akan berpindah dari tempat tidur hotel ke tempat tidur rumah, setelah orang tersebut pulang kembali ke rumahnya.

Selain itu, kutu juga dapat hidup pada kamar yang tidak dihuni manusia. Mereka punya kemampuan untuk berpindah ke kamar lain melalui celah bangunan.

Serangga ini juga tidak akan menetap pada bagian tubuh yang berambut, lain halnya dengan kutu rambut yang menjadi parasit pada tubuh manusia.

Serangga ini hanya akan menempel pada kulit selama 4‒12 menit untuk memakan darah, lalu kembali ke tempat persembunyiannya.

Tanda-tanda apa saja jika tempat tidur atau sofa di rumah ada kutunya?

cara mengatasi gigitan kutu kasur

Untuk mengetahui tanda-tanda kutu kasur di rumah, Anda bisa melihat dari gigitannya. Kutu ini akan menggigit bagian kulit yang terekspos, seperti wajah, tangan, kaki, dan punggung.

Berbeda dengan gigitan nyamuk, kutu kasur cenderung menggigit dengan suatu pola garis lurus. Sementara itu, nyamuk cenderung acak dalam menghisap darah manusia.

Anda juga bisa memeriksa tempat tidur di rumah sambil mengamati beberapa tanda-tandanya seperti di bawah ini.

  • Bau apek dan menyengat di tempat tidur yang berasal dari bahan kimia kutu yang membantu mereka untuk berkomunikasi.
  • Noda darah di selimut atau seprai tempat tidur karena kutu terhimpit badan manusia sehingga tubuhnya remuk dan hancur.
  • Bercak-bercak hitam kecil yang merupakan kotoran kutu yang sudah mengering dan menempel pada tempat tidur.
  • Kulit kering sisa dari kutu kasur berwarna kecokelatan yang menumpuk pada bagian tempat tidur tertentu.
  • Telur yang berwarna putih oval seukuran biji apel yang berada pada celah-celah tempat tidur.

Tempat tidur sudah mulai berbau dan ada sisa-sisa dari kutu, bisa menjadi pertanda kasur Anda telah menjadi istana tempat si kutu tinggal.

Jika Anda memiliki banyak gigitan dan terlihat infeksi, segera konsultasikan ke dokter kulit untuk membantu meredakan gatal dan mengobati infeksinya.

Bagaimana cara membasmi kutu kasur?

Membasmi serangga ini terbilang cukup sulit, karena mereka bersembunyi dengan baik dan bisa hidup tanpa makan dalam waktu lama.

Supaya lebih efektif, Anda bisa menyewa jasa pembasmi hama profesional yang menggunakan insektisida khusus untuk membunuh kutu kasur.

Pembasmi hama juga mungkin menggunakan perangkat khusus untuk menaikkan suhu ruangan hingga 50oC yang dapat membunuh serangga ini.

Selain itu, langkah-langkah berikut ini bisa membantu membasmi kutu kasur di rumah Anda.

  • Menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot habis kutu dan telurnya di celah-celah yang sulit dijangkau. Segera bersihkan vacuum cleaner setelah digunakan.
  • Mencuci dengan menggunakan air bersuhu 60oC atau mengeringkan barang-barang tempat hinggap kutu kasur dengan mesin pengering.
  • Hindari membeli kasur atau perabotan bekas untuk mencegah koloni berkembang.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin harus membuat kasur dan perabotan rumah. Tetap peka terhadap lingkungan rumah untuk hidup lebih bersih dan sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bed Bugs. Center for Disease Control and Prevention. Retrieved 24 September 2021, from https://www.cdc.gov/dpdx/bedbugs/index.html

Bed bugs. American Academy of Dermatology Association. Retrieved 24 September 2021, from https://www.aad.org/public/diseases/a-z/bed-bugs-overview

Bedbugs. NHS. (2019). Retrieved 24 September 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/bedbugs/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Gadis Rima Astari Diperbarui 3 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x