Kenapa Kita Malah Jadi Susah Tidur Saat Kecapekan Berat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tubuh lelah adalah pertanda bahwa Anda membutuhkan istirahat. Itu sebabnya setelah kecapekan dari beraktivitas seharian biasanya Anda jadi lebih gampang tertidur lelap. Namun kadang, beberapa orang justru mengeluhkan susah tidur malam karena kecapekan. Kenapa, ya, badan capek malah bikin sulit tidur dan gelisah sepanjang malam?

Pola tidur yang buruk bikin Anda sulit tidur malam meski badan sudah kecapekan

Dilansir dari Huffington Post, sulit tidur malam karena badan kecapekan bisa menjadi buah simalakama dari pola tidur yang buruk sejak sebelumnya. Begini, jika dari awal Anda sudah memiliki jadwal tidur yang berantakan (dan terbiasa tanpa perbaikan), Anda tidak akan merasa bugar dan semangat untuk beraktivitas. Badan yang terasa “berat” karena kurang tidur bisa membuat Anda lebih gampang kecapekan.

Akumulasi dari kombinasi stres fisik karena badan yang kecapekan dan stres emosional dari aktivitas harian yang ditambah dengan stres karena Anda merasa tidak kunjung bisa tidur yang kemudian membuat waktu tidur Anda makin berkurang, bisa menyebabkan Anda jadi sulit tidur malam.

susah tidur

Masih susah tidur malam? Mungkin ini tanda Anda mengalami gangguan kelenjar adrenalin

Jika pola tidur Anda sudah baik namun masih sering susah tidur malam karena badan kecapekan, ini mungkin tandanya tubuh Anda mengalami kekurangan hormon kortisol. Gangguan atau kerusakan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan hal ini.

Hormon kortisol berperan meningkatkan kadar gula dalam darah, menekan kerja sistem imun, meningkatkan metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat, serta membantu mengatur metabolisme dan jam biologis tubuh.

Gangguan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan sistem imun malah melemah ketika stres datang menghampiri. Pada akhirnya, ketidakseimbangan kadar kortisol dalam tubuh mengacak-acak jam biologis tubuh Anda.

Normalnya, pada pagi hari kadar kortisol akan meningkat namun dan semakin menurun ketika malam hari sehingga membuat kita tertidur. Namun jika Anda memiliki gangguan kelenjar adrenal, yang terjadi bisa sebaliknya — hormon kortisol meningkat pada malam hari sehingga Anda jadi lebih gelisah dan mengalami insomnia pada malam hari.

Selain itu, gangguan kelenjar adrenalin bisa menyebabkan Anda mengalami sindrom kelelahan kronis, yang bisa memperburuk keluhan sulit tidur malam Anda. Seperti yang telah dijelaskan di atas, akumulasi dari stres fisik dan emosional yang Anda hadapi sehari-hari dapat membuat tubuh semakin rentan kecapekan dan akhirnya “drop”. Pada akhirnya, ini membuat Anda sulit tidur malam setiap hari.

Beberapa gejala gangguan kelenjar adrenal adalah:

  • Kelelahan kronis
  • Pegal-pegal
  • Berat badan menurun karena kehilangan nafsu makan
  • Tekanan darah rendah
  • Rambut rontok
  • Warna kulit menjadi lebih gelap
  • Gangguan pencernaan, seperti sakit perut, muntah, diare, dan mual

Mulailah memperbaiki pola tidur Anda dari sekarang

Jika ini yang Anda alami, Anda bisa memperbaiki pola tidur Anda mulai dari sekarang. Tidur adalah kegiatan yang penting dilakukan untuk mengistirahatkan semua organ tubuh yang sibuk bekerja tanpa henti selama seharian tadi. Dengan mendapatkan tidur yang cukup setiap malam, Anda bisa kembali bugar setelah bangun tidur keesokan paginya. Tubuh yang bugar tentu akan lebih “tahan banting” terhadap serangan stres, baik secara fisik maupun emosional.

Langkah-langkah sederhana berikut ini dapat membantu Anda memperbaiki pola tidur menjadi lebih baik.

Singkirkan benda-benda yang mengganggu tidur Anda. Bila Anda berpikir bahwa menonton TV sambil tidur amembuat tubuh Anda rileks, atau bermain ponsel dapat membuat Anda terlelap. Sebaiknya segara matikan TV dan jauhi ponsel Anda. Sebab cahaya dari benda-benda tersebut menghambat produksi melatonin yang membuat Anda mengantuk dan tidur. Mematikan lampu membantu respon tubuh untuk memproduksi melatonin lebih cepat sehingga Anda lebih cepat terlelap.

Perbaiki dan konsisten terhadap waktu tidur. Membiasakan diri tidur dan bangun di jam yang sama membuat ritme sirkadian dalam tubuh Anda kembali normal. Ritme sirkadian merupakan ‘jam tubuh’ yang mengatur waktu siang dan malam, suhu tubuh, dan detak jantung.

Hindari nikotin dan kafein. Kedua zat ini membuat Anda sulit untuk tidur bila dikonsumsi setidaknya 5 jam sebelum waktu tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Stres dan cemas ternyata memengaruhi kualitas hidup orang dengan IBS. Bagaimana bisa terjadi dan adakah cara untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 06/06/2020 . Waktu baca 3 menit

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

Apa benar kerja terlalu lama di rumah dapat menyebabkan stres? Jika iya, lalu bagaimana cara mengatasi rasa stres yang muncul sebagai akibatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Psikologi 03/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit