Ternyata, Sakit Kepala Migrain Dapat Menyebabkan Vertigo

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Sakit kepala migrain sering kali dikaitkan dengan sakit kepala vertigo. Memang keduanya bisa saling mempengaruhi. Tapi, apakah benar sakit kepala migrain dapat menyebabkan vertigo? Simak penjelasannya berikut ini.

Jenis sakit kepala migrain penyebab vertigo

Sakit kepala migrain bukan hanya sekedar sakit kepala sedang atau parah, Namun, sakit kepala yang satu ini juga termasuk ke dalam gangguan sistem saraf. Sakit kepala migrain terdiri dari berbagai jenis, sebagiandi antaranya memiliki gejala vertigo. Sementara itu, yang dimaksud vertigo adalah sekumpulan gejala yang memberikan sensasi seolah lingkungan di sekitar Anda berputar-putar atau bergerak-gerak.

Berikut adalah beberapa jenis sakit kepala migrain yang dapat menimbulkan vertigo.

Vestibular migraine

Biasanya, sakit kepala migrain yang bisa menyebabkan vertigo disebut sebagai vestibular migraineSalah satu jenis sakit kepala migrain ini biasanya terjadi saat terjadi  gangguan sistem vestibular, sehingga Anda terus terdampak berulang kali. Artinya, saat migrain yang Anda alami sering kali bertahan hingga berjam-jam, sistem vestibular berpotensi untuk mengalami gangguan.

Sistem vestibular sendiri adalah sistem yang berada di telinga dan otak bagian dalam. Sistem ini mengatur keseimbangan Anda dan membantu Anda memahami lingkungan dan ruang tempat Anda berada. Saat sistem ini terganggu, Anda mungkin merasakan vertigo, ketidakseimbangan, atau pusing kepala. Umumnya, kondisi ini terjadi akibat adanya pergerakan yang Anda lakukan.

Migraine with brainstem aura 

Jenis sakit kepala migrain yang satu ini juga berpotensi menyebabkan vertigo. Migraine with brainstem aura adalah sakit kepala migrain yang memiliki gejala aura, baik sebelum ataupun saat sakit kepala menyerang. Rasa sakit ini biasanya berasal dari dasar otak atau kedua sisi otak di waktu bersamaan.

Saat Anda mengalami migrain yang disertai dengan aura, maka Anda memiliki risiko yang lebih tinggi  untuk mengalami pusing dan vertigo. Hal yang mungkin Anda rasakan yaitu seolaholah kepala melayang-layang dan ruangan tempat Anda berada seperti berputar. Gejala ini bisa saja muncul sebelum atau bersamaan dengan sakit kepala yang melanda.

Bahkan, saat mengalami migrain ini, Anda bisa saja tidak merasakan sakit di kepala namun merasakan vertigo. Ada kemungkinan jika hal tersebut terjadi, gejala vertigo dari migrain ini bisa bertahan hingga berhari-hari.

Gejala vertigo ini juga berkaitan erat dengan kondisi telinga bagian dalam Anda. Bahkan, jika Anda mengalami migrain yang disertai dengan gejala vertigo, Anda mungkin juga mengalami gangguan pendengaran seperti lebih sensitif terhadap suara dan telinga berdenging.

Apa gejala sakit kepala migrain yang dapat menyebabkan vertigo?

Umumnya, jika Anda sering mengalami sakit kepala migrain, gejala vertigo baru akan muncul pada saat Anda memasuki usia 40 tahun ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa vertigo bisa juga dialami sebelum usia tersebut. Bahkan, anak-anak juga mungkin mengalami kondisi tersebut.

Tetapi, ada beberapa ciri lain dari sakit kepala yang berpotensi menyebabkan vertigo, seperti:

  • Pernah mengalami vertigo setidaknya lima kali sebelumnya, di mana vertigo menyebabkan Anda seperti berputar-putar. Namun, vertigo tidak menyebabkan rasa seperti mual atau tubuh serasa ingin pingsan.
  • Kondisi sakit kepala atau gejala migrain yang Anda alami bertahan mulai dari lima menit hingga 72 jam.
  • Gejala yang timbul seringkali sedang hingga parah. Artinya, Anda kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasanya. Bahkan, Anda mungkin tidak bisa melakukannya sama sekali.
  • Gejala vertigo yang mungkin Anda alami juga diikuti oleh gejala dari migrain lainnya, seperti rasa sakit hanya terasa di salah satu sisi, terasa berdenyut-denyut, bertambah parah saat beraktivitas, semakin sensitif terhadap cahaya atau bunyi, atau tampak  kilatan cahaya atau aura.
  • Leher terasa sakit.
  • Rasa tidak nyaman saat membalikkan badan, membungkuk, atau menatap ke atas.
  • Ada tekanan di kepala atau telinga.
  • Telinga seperti mendengar suara berdering.
  • Pandangan mata hilang sebagian atau sepenuhnya untuk sementara.

Cara mengatasi sakit kepala migrain penyebab vertigo

Jika Anda ingin mengatasi vertigo, Anda juga harus mengatasi dari akar masalahnya yaitu sakit kepala migrain yang Anda alami. Ada beberapa cara yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi sakit kepala migrain penyebab vertigo yang Anda rasakan.

1. Mengonsumsi obat-obatan

Salah satu cara mengatasi migrain sebagai penyebab vertigo adalah menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit. Biasanya, jika sakit kepala migrain yang Anda alami sudah tergolong parah, Anda akan diresepkan oleh dokter untuk menggunakan obat-obatan tertentu. Obat yang bisa Anda gunakan berdasarkan resep dokter adalah obat-obatan triptan, seperti sumatriptan. Obat ini biasanya digunakan untuk menghentikan atau meredakan migrain.

Namun, ada juga obat-obatan yang bisa digunakan sebagai bentuk pencegahan. Misalnya, obat-obatan antidepresan seperti amitriptyline. Ada pula obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengatasi kejang seperti topiramate. Anda juga bisa mencegah sakit kepala migrain penyebab vertigo dengan menggunakan obat yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi seperti verapamil.

Selain itu, untuk mengatasi sakit kepala mengatasi vestibular migraine sebagai  penyebab vertigo,  maka dapat digunakan obat jenis lain. Obat-obatan yang dapat Anda konsumsi yaitu vestibular supressant  yang dapat meredakan pusing kepala dan sensitivitas terhadap pergerakan atau perpindahan. Obat ini akan bekerja di pusat keseimbangan yang terdapat di telinga bagian dalam Anda.

2. Mengubah gaya hidup

Mengatasi sakit kepala migrain yang dapat menyebabkan vertigo juga bisa dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Pasalnya, ada beberapa kebiasaan dari gaya hidup Anda yang mungkin berpotensi meningkatkan risiko migrain. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika Anda menerapkan gaya hidup sehat seperti:

  • Hindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu timbulnya sakit kepala migrain, seperti cokelat, kacang, atau red wine.
  • Berhentilah merokok.
  • Hindari kegiatan yang mampu meningkatkan stres.
  • Rutin berolahraga.
  • Perhatikan pola dan menu makan.
  • Tidur tepat waktu.

Namun, jika sakit kepala migrain yang Anda alami masih tidak kunjung hilang dan bahkan disertai vertigo, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu bagaimana cara penanganan yang tepat untuk mengatasi kondisi Anda. Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter mengenai perubahan gaya hidup apa saja yang Anda perlukan untuk mencegah sakit kepala migrain terjadi lagi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 28, 2019 | Terakhir Diedit: Januari 9, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca