4 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Saat Minum Melatonin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/03/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat mengalami susah tidur, banyak orang memilih untuk minum obat yang bisa membantunya terlelap. Salah satu obat atau suplemen yang kerap dipakai adalah melatonin. Minum melatonin memberikan beberapa efek pada tubuh saat diminum. Kira-kira apa saja efeknya untuk tubuh? Berikut ulasannya.

Dampak obat melatonin pada tubuh

tidur terlalu cepat

Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal di otak terutama di malam hari. Hormon yang satu ini biasanya diproduksi sebelum tubuh mempersiapkan dirinya untuk tidur.

Selain diproduksi secara alami di tubuh, melatonin juga dibuat sedemikian rupa dalam bentuk obat untuk melakukan tugas yang sama, yaitu mengatur waktu tidur seseorang.

Dampak yang muncul saat minum obat melatonin, antara lain:

1. Waktu tidur terkendali

Menurut National Health Interview Survey, banyak orang minum melatonin untuk membantunya tidur akibat insomnia.

Steven Locklet, PhD., dosen dari divisi gangguan tidur dan sirkadian, departemen kedokteran dan saraf, Brigham and Women’s Hospital, Amerika Serikat, menyatakan bahwa hormon melatonin sendiri sebenarnya bukan membuat Anda tertidur.

Sinyal yang dikirimkan hormon ini saat keadaan gelap memberi tahu otak bahwa malam hari adalah waktunya untuk tidur.

Oleh karena itu, hormon yang diproduksi sebelum jam tidur ini membantu mengatur siklus tidur dan jam bangun tubuh.

2. Jam tidur kacau jika diminum di waktu yang salah

Untuk membantu Anda tertidur di waktu yang tepat, obat atau suplemen melatonin baiknya diminum di malam hari. Namun, jika salah meminumnya, misalnya siang atau pagi hari, hal ini justru bisa mengacaukan jam tidur Anda.

Secara otomatis, Anda akan mengantuk di siang hari. Untuk itu, minumlah hormon melatonin buatan ini sekitar jam 7 malam atau beberapa jam sebelum waktu tidur Anda.

3. Menganggu perkembangan anak

Melatonin tak boleh diberikan kepada anak-anak kecuali diresepkan dokter. Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan fakta bahwa minum obat melatonin bisa memengaruhi perkembangan hormon reproduksi selama masa pubertas.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lanjutan apakah melatonin benar-benar berbahaya pada anak atau tidak.

4. Berinteraksi negatif dengan obat lain

Obat melatonin tak bisa asal diminum oleh semua orang. Richard Shane PhD., seorang terapis tidur menyatakan bahwa obat ini biasanya tak disarankan untuk ibu hamil, menyusui, orang yang memiliki gangguan autoimun, kejang, atau depresi.

Suplemen yang satu ini bisa berinteraksi dengan sejumlah obat, termasuk antikoagulan, antiplatelet, antikonvulsan, pil KB, obat diabetes, dan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan).

Selain itu, obat melatonin juga bisa meningkatkan tekanan darah pada orang yang hipertensi. Jika Anda memiliki kebiasaan minum kopi atau alkohol di malam hari, Anda juga tidak disarankan minum suplemen yang satu ini.

Meningkatkan melatonin secara alami tanpa obat

mengecek handphone

Sebenarnya tanpa perlu minum obat atau suplemennya, melatonin bisa ditingkatkan secara alami di dalam tubuh. Caranya mudah, beberapa jam sebelum tidur cobalah untuk meredupkan lampu di rumah atau kamar.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Photocemistry dan Photobiology, menganjurkan Anda untuk mematikan televisi atau menjauhi gadget berlayar biru, seperti laptop, komputer, dan ponsel satu jam sebelum tidur.

Ini karena cahaya biru di malam hari bisa mengurangi produksi melatonin di otak. Akibatnya, Anda akan sulit untuk tidur.

Selain itu, jangan takut berjemur di bawah sinar matahari pagi. Pasalnya, hal ini membantu jam sirkadian tubuh tetap berada pada kondisi normal.

Sebelum tidur, Anda juga bisa makan makanan yang kaya akan melatonin, seperti kacang almond, nanas, pisang, dan jeruk.

Tak kalah penting, hindari stres dan kerja shift karena bisa mengurangi produksi melatonin di dalam tubuh yang bisa membuat Anda mengalami insomnia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Tidur Nyenyak untuk Melawan Cuaca yang Terlalu Dingin

Untuk tidur nyenyak saat kedinginan terkadang tidak selalu mudah. Berikut tips dan cara agar tetap tidur berkualitas dengan melawan cuaca dingin.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 15/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Tanpa Penanganan, Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Sindrom kaki gelisah dapat menyebabkan sejumlah dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk kedua gangguan tidur berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 18/01/2020 . Waktu baca 3 menit

Makanan dengan Kadar Indeks Glikemik Tinggi Bisa Picu Insomnia

Selain menjalani pola hidup yang tidak sehat, ternyata mengonsumsi makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi bisa menyebabkan insomnia. Kok bisa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Terapi Akupunktur untuk Atasi Insomnia dan Titik yang Digunakan

Akupunktur pada sejumlah titik dinilai efektif untuk mengatasi insomnia, sebab tekanan jarum akan merangsang fungsi tertentu dalam mekanisme tidur.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 7 menit
udara kotor

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Psoriasis kulit kepala

Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18/03/2020 . Waktu baca 4 menit