3 Risiko Kesehatan yang Mengintai Orang Bertubuh Pendek

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/02/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Banyak yang bilang kalau seseorang, khususnya wanita, dengan tubuh pendek itu tampak lucu dan menggemaskan. Itu sebenarnya bisa jadi alasan bagi orang bertubuh pendek agar lebih bersyukur dengan dirinya. Sayangnya, sama halnya seperti orang dengan badan tinggi, Anda yang memiliki badan pendek pun berisiko mengalami masalah kesehatan di masa mendatang, lho. Kok, bisa?

Tahukah Anda kalau punya badan pendek itu berisiko…

7 penyebab anak pendek

1. Mengalami masalah kesehatan saat hamil

Para peneliti dari City University of New York, meneliti sekitar 220.000 ibu hamil dengan ukuran tubuh yang beragam. Hasilnya menemukan bahwa ibu hamil dengan tinggi di atas 150 sentimeter (cm), memiliki peluang 18-59 persen lebih rendah untuk terkena diabetes gestasional.

Diabetes gestasional adalah peningkatan kadar gula darah yang terjadi di masa kehamilan. Artinya, wanita dengan tinggi badan di bawah 150 cm lebih berisiko mengalami diabetes gestasional kelak. Hal ini diduga karena gen yang dibawa di dalam tubuh ternyata memengaruhi tinggi rendahnya kadar gula darah pada saat hamil nanti.

2. Terserang stroke

Sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology, dilansir dari Reader’s Digest, menyatakan bahwa orang dengan badan pendek (sekitar kurang dari 150 cm) berpeluang lebih besar untuk terkena stroke ketimbang orang dengan badan tinggi.

Memangnya, apa hubungannya? Asupan nutrisi yang diperoleh selama masa pertumbuhan, serta perubahan hormon di dalam tubuh digadang-gadang sebagai alasan utamanya.

3. Mengalami Alzheimer dan demensia

Baik pria dan wanita dengan badan pendek, sekitar di bawah 160 cm, punya risiko yang cukup besar untuk mengalami Alzheimer. Begitu pula dengan demensia, yang kemungkinan peluang penyakitnya dapat meningkat hingga 50 persen bagi seseorang dengan tinggi badan di bawah 150 cm, menurut para peneliti dari University of Edinburgh’s College of Medicine.

Bukan karena gen penyebab badan pendek. Sejauh ini, para peneliti juga belum dapat benar-benar memastikan apa kaitan pasti antara tubuh pendek dan risiko penyakit Alzheimer serta demensia. Akan tetapi, faktor lingkungan dan riwayat kesehatan di masa lalu seperti stres, serangan penyakit, hingga gizi kurang, diyakini turut menyumbang andil.

Sebenarnya, ukuran tubuh bukan faktor utama

Terlepas dari seberapa tinggi atau rendah tubuh Anda, ini bukanlah jaminan utama bagi seseorang untuk mengalami masalah kesehatan. Bahkan, ukuran tinggi badan Anda juga tidak bisa dirubah begitu saja, bukan? Jadi, langkah yang paling tepat agar tidak terserang risiko penyakit akibat tersebut adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Mulai dari mengatur pola makan harian dengan baik, rutin berolahraga, kelola stres, serta hindari merokok dan minum alkohol.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Gerakan Yoga Terbaik untuk Memperbaiki Postur Tubuh

Postur tubuh yang buruk lama-lama bisa membuat sakit. Namun, jangan khawatir. Berbagai gerakan yoga mudah ini bisa bantu Anda memperbaiki postur tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Yoga & Pilates, Kebugaran, Hidup Sehat 29/09/2018 . 4 mins read

Mengenal Liquor dan 4 Efek Sampingnya Pada Tubuh

Minuman keras atau liquor adalah salah satu minuman beralkohol yang banyak dikonsumsi orang. Cari tahu bahaya dan risiko kesehatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/06/2018 . 4 mins read

Sama-Sama Bikin Tubuh Pendek, Apa Bedanya Dwarfisme dan Kretinisme?

Tidak semua orang yang punya badan pendek pasti karena dwarfisme. Perawakan tubuh yang amat pendek juga bisa disebabkan oleh kretinisme. Apa bedanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/05/2018 . 4 mins read

5 Keuntungan Jika Punya Postur Tubuh Ideal Bagi Kesehatan

Memperbaiki postur tubuh merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Walaupun kelihatannya sepele, ternyata postur tubuh ideal menyehatkan fisik dan mental.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/04/2018 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

beda stunting dan pendek

Sama-sama Tidak Tinggi, Sebenarnya Apa Perbedaan Stunting dan Pendek?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2020 . 5 mins read
risiko kesehatan menjadi psikolog

Apa Saja Risiko Kesehatan yang Dihadapi Seorang Psikolog?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/01/2020 . 4 mins read
postur tubuh yang baik

Terbiasa Mempraktikan Postur Tubuh Ideal Baik Bagi Tulang Belakang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24/09/2019 . 7 mins read
mencegah leher sakit

5 Cara Ampuh Mencegah Sakit Leher Saat Bekerja di Depan Komputer

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24/03/2019 . 4 mins read