3 Risiko Kesehatan Akibat Keseringan Pakai Hand Sanitizer

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hand sanitizer adalah solusi pengganti sabun cuci tangan yang praktis. Anda tidak perlu lagi repot mencuci tangan apabila sudah membawa gel pembersih tangan ini. Namun, apakah memakai hand sanitizer aman?

Apa yang terkandung dalam hand sanitizer?

Hand sanitizer mengandung alkohol, seperti ethyl alcohol, yang bekerja sebagai agen antiseptik. Hampir 90% produk hand sanitizer di pasaran mengandung ethanol atau ethyl alkohol.

Beberapa produk gel pembersih tangan yang mengklaim bebas alkohol menggantinya dengan komponen antibiotik yang disebut dengan triclosan atau triclocarban. Bahan ini juga terdapat dalam sabun dan juga pasta gigi.

Badan Keamanan Pangan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) melaporkan bahwa triclosan dapat membawa beberapa risiko kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini. Penelitian lain juga turut meragukan apakah hand sanitizer benar lebih efektif untuk membersihkan tangan daripada cara tradisionalnya, dengan cuci tangan pakai sabun.

Risiko kesehatan yang mungkin terjadi jika Anda keseringan pakai hand sanitizer

1. Kebal antibiotik

Antibiotik efektif untuk melawan bakteri. Tapi kandungan triclosan dalam gel pembersih tangan yang berfungsi sebagai antibakteri ini dipercaya oleh para pakar medis berperan besar membuat bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

2. Menurunkan kekebalan tubuh

Keseringan memakai hand sanitizer yang mengandung triklosan atau triclocarban dapat menurunkan kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit dengan membunuh bakteri baik dalam tubuh untuk memerangi bakteri jahat. Jika sistem imun melemah, maka tubuh akan lebih mudah terserang infeksi.

Penggunaan bahan-bahan kimia di atas dalam jangka panjang berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi otot kerangka dan jantung. Terlebih lagi, dampak dari penggunaan gel pembersih tangan yang mengandung triklosan atau triklokarban memang tidak akan langsung terasa. Biasanya penggunaan rutin dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun baru akan mengakibatkan kulit kering dan sensitif.

3. Mengandung bahan kimia berbahaya

Jika Anda mencium hand sanitizer, maka Anda akan merasa bau yang menyengat seperti kimia. Pewangi dari gel pembersih tangan didapat dari senyawa kimia sintetis yang disebut phtalate, cairan tidak berbau sebagai agen pelarut yang baik dan murah untuk parfum. Faktanya, cairan ini membantu melarutkan minyak wangi yang mahal dalam semprotan parfum, krim mandi, gel, dll.

Phtalates terkait dengan berbagai gangguan endokrin, toksisitas perkembangan janin dan sistem reproduksi, penurunan motilitas (gerak) dan konsentrasi (jumlah) sperma, serta alergi, asma, hingga kanker. Kandungan phtalate dalam produk kosmetik juga dicurigai dapat menyebabkan diabetes.

Lebih amannya, bikin sendiri gel pembersih tangan di rumah dari bahan alami

Sebagai pengganti hand sanitizer komersil yang bisa berbahaya bagi tubuh, lebih baik Anda meracik sendiri pembersih tangan buatan rumah dengan menggunakan minyak esensial murni, misalnya saja minyak daun teh (tea tree oil) yang secara alami bersifat antibakteri, antijamur, dan antivirus sehingga dianggap efektif untuk menggantikan bahan-bahan kimiawi yang terdapat di dalam hand sanitizer.

Minyak esensial dari jeruk dan bunga lavender juga sama-sama memiliki fungsi antiseptik dan antioksidan. Sebagai sumber antioksidan, minyak ini akan meregenerasi sel-sel kulit tangan Anda sehingga tangan pun akan senantiasa lembut dan kenyal. Untuk membantu mencegah pertumbuhan virus atau bakteri dalam tubuh, antioksidan bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Tapi yang paling disarankan tetaplah mencuci tangan dengan air dan sabun. Kapanpun Anda bisa, cucilah tangan Anda selama kurang lebih 20 detik dengan menggunakan sabun biasa. Hal ini lebih baik dibandingkan dengan menggunakan hand sanitizer. Sabun dapat tetap menjaga bakteri baik pada tubuh Anda yang dapat membantu melawan bakteri jahat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cuci Tangan Pakai Sabun Antiseptik dan Air Ternyata Lebih Efektif Bunuh Kuman

Memilih sabun cuci tangan antiseptik dapat memberikan perlindungan dan mengurangi risiko penyakit menular, terutama di tengah wabah COVID-19.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
sabun cuci tangan antiseptik
Hidup Sehat, Fakta Unik 12 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Sabun Membunuh COVID-19 dan Kuman-Kuman Jahat

Disinfektan dan hand sanitizer yang mengandung alkohol berfungsi membunuh kuman dan virus. Tapi sabun dan air adalah cara paling efisien membunuh COVID-19.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Kriteria Hand Sanitizer yang Efektif untuk Mencegah Penularan COVID-19

Hand sanitizer dapat membantu mencegah penularan COVID-19. Namun, ternyata tidak semua jenis hand sanitizer bisa bekerja dengan efektif.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 15 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Mencuci Tangan Memang Baik, Tapi Ini Akibatnya Bila Terlalu Sering Dilakukan

Mencuci tangan bermanfaat untuk mencegah penularan berbagai penyakit. Namun, terlalu sering mencuci tangan ternyata juga tidak baik bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 12 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
membersihkan diri setelah keluar rumah

4 Langkah Membersihkan Diri dan Rumah Setelah Keluar Bepergian

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pengaruh alkohol untuk jantung

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
cara cuci tangan dengan benar

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
gonta-ganti sabun mandi

Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit