Benarkah Stres Bisa Menyebabkan Rambut Botak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kerontokan rambut merupakan suatu hal yang mengkhawatirkan. Apalagi jika kerontokan yang terjadi membuat Anda sampai mengalami kebotakan. Nah, banyak yang menduga bahwa stres dapat menghambat pertumbuhan rambut sehingga Anda bisa mengalami kebotakan. Bagaimana bisa stres bikin rambut botak? Berikut penjelasan lengkapnya.

Mengenal stres psikososial dan dampaknya pada kebotakan

Stres psikososial dilaporkan memiliki peranan penting pada terjadinya kebotakan. Menurut suatu studi, jumlah pasien dengan kebotakan yang dipicu oleh stres tercatat sejumlah 6,7 sampai 96 persen.

Nah, stres psikososial sendiri terjadi ketika Anda merasakan adanya ancaman dari lingkungan sosial Anda sendiri. Misalnya ketika Anda merasa sangat tertekan dengan kesuksesan rekan-rekan kerja Anda di kantor sehingga Anda jadi minder dan terpuruk. Atau saat Anda merasa ditinggalkan oleh sahabat-sahabat yang sering pergi bersama tanpa mengajak Anda.

Stres jenis ini biasanya sangat berdampak pada kesehatan. Pasalnya, stres psikososial membuat penderitanya jadi merasa terasing, kesepian, dan tidak ada dukungan. Salah satu dampaknya pada kesehatan yaitu menyebabkan rambut botak karena rontok.

Bagaimana stres bisa menyebabkan kebotakan?

Ada tiga jenis kebotakan yang bisa disebabkan oleh stres berlebihan. Lebih lanjut mengenai tiga jenis kebotakan tersebut, silakan simak informasinya di bawah ini.

Alopecia areata

Alopecia areata (kebotakan) merupakan suatu proses peradangan atau penyakit autoimun yang timbul dengan rontoknya rambut. Banyak faktor yang memengaruhi kebotakan diantaranya adalah penyakit autoimun, genetik, emosional, dan lingkungan.

Alopecia areata menyerang kulit kepala, tetapi area tubuh yang dipenuhi rambut juga bisa terkena masalah ini. Rontoknya rambut yang terjadi biasanya berpola melingkar dan bersifat progresif, dapat pula menyebabkan kebotakan pada seluruh area kepala (alopecia totalis). Meskipun penyebabnya masih tidak jelas, beberapa studi mengatakan adanya hubungan antara stres dengan alopecia areata.

Telogen effluvium

Salah satu penyebab tersering stres menyebabkan kerontokan rambut adalah melalui telogen effluvium. Normalnya, Anda akan kehilangan sekitar seratus helai rambut dalam sehari. Akan tetapi stress dapat menyebabkan kerontokan rambut lebih banyak dari yang seharusnya.  Nah, rambut rontok yang tidak wajar disebut juga dengan istilah telogen effluvium.

Rambut Anda normalnya tumbuh dalam suatu siklus. Pada fase aktif, rambut tumbuh dalam beberapa tahun. Setelah fase aktif, rambut Anda masuk ke dalam fase istirahat. Fase istirahat ini berlangsung kurang lebih tiga bulan setelah rambut Anda rontok. Rata-rata, kerontokan normal sekitar 100 helai rambut per hari. Rambut kemudian akan digantikan dalam enam bulan oleh rambut baru.

Ketika tubuh Anda dalam stres atau Anda merasakan gejolak emosi negatif, rambut akan menjadi semakin mudah rontok. Saat stres, sebagian besar rambut Anda akan masuk ke dalam fase istirahat lebih dahulu sebelum saatnya. Dan tiga bulan kemudian, rambut tersebut akan rontok.

Trikotilomania

Trikotilomania merupakan suatu kebiasaan oleh karena stres dan kecemasan dimana seseorang akan menarik rambutnya tanpa disadari. Hal ini bisa merusak rambut dan menyebabkan rambut botak karena terlalu sering ditarik.

rambut-botak

Bagaimana cara mencegah rambut botak saat dilanda stres?

Perubahan gaya hidup yang sederhana saja dapat membantu mengurangi kebotakan. Misalnya dengan tidur yang cukup (kurang lebih 7 jam), banyak minum air mineral, dan mengonsumsi makanan kaya akan protein.

Nutrisi merupakan suatu hal yang penting untuk pertumbuhan rambut. Hubungan antara makanan dan rambut sangatlah erat. Rambut terbuat dari protein yang disebut keratin. Jadi, sebaiknya Anda meningkatkan asupan protein.

Kurangnya konsumsi protein memaksa tubuh Anda untuk menyimpan protein yang ada untuk tujuan lain, seperti membentuk sel. Dipercaya bahwa bayam, kacang-kacangan, tahu, dan susu adalah makanan yang baik untuk kesehatan rambut. Teh hijau juga baik untuk menghambat Dihydrotestosterone (DHT), hormon yang menyebabkan kerontokan rambut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit