Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Punggung Terasa Panas

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kadang, punggung bisa tiba-tiba terasa panas tanpa Anda tahu apa alasannya. Sensasi panas tersebut juga bisa hilang sendiri, atau bisa juga disertai gejala lain yang mungkin jadi pertanda masalah kesehatan tertentu. Yuk, cari tahu beragam penyebab sera cara mengatasi punggung terasa panas lewat artikel ini.

Berbagai penyebab punggung terasa panas

payudara besar beresiko sakit punggung

Ada banyak hal yang menyebabkan punggung terasa panas. Mungkin itu karena Anda keluar rumah tidak mengoleskan tabir surya, atau gejala gangguan saraf tertentu. Berikut ulasannya.

1. Nyeri saraf

Nyeri saraf menjadi salah satu penyebab paling umum dari punggung yang terasa panas atau hangat. Ketika kondisi ini disebabkan oleh nyeri saraf, gejala lain yang biasanya muncul yaitu sensasi terbakar dan kesemutan.

Selain itu, nyeri saraf juga kerap diikuti dengan gejala lainnya sepetri:

  • Mati rasa
  • Linu
  • Rasa tersentak tiba-tiba yang terasa seperti sengatan listrik pada punggung

Sensasi punggung terasa panas yang muncul karena nyeri saraf muncul karena ada bagian saraf yang terluka atau  tertekan.

Akibatnya, saraf tidak bisa mengirim sinyal sebagaimana mestinya sehingga tubuh memunculkan reaksi yang tidak biasa, seperti panas, mati rasa, dan kesemutan.

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi paling rentan dialami orang dengan diabetes sebagai komplikasi yang disebut neuropati diabetik.

Kadar gula darah dan trigliserida yang terlalu tinggi bisa merusak saraf seiring dengan berjalannya waktu.

Sementara itu, jenis nyeri saraf lainnya yang juga kerap muncul dan jadi penyebab punggung terasa panas yaitu radikulopati.

Kondisi ini muncul akibat ada tekanan atau peradangan saraf tulang belakang. Rasa sakit ini biasanya muncul di bagian punggung mana pun dan bisa bertambah buruk seiring dengan berjalannya waktu.

2. Kulit terbakar matahari

Punggung terasa panas setelah berkegiatan di luar ruangan seharian? Bisa jadi kulit Anda terbakar matahari lho.

Matahari dapat dengan mudah membakar kulit yang terpapar apalagi ketika tidak ada pelindung di atasnya seperti baju dan sunscreen.

Ketika terbakar matahari, kulit akan terasa panas saat disentuh. Selain itu, Anda juga akan merasakan kesemutan yang tak kunjung hilang dalam waktu lama.

Ciri lainnya dari punggung terasa panas yang sangat mudah dikenali yaitu kulit memerah dan mengelupas. Bahkan jika sengatannya cukup parah Anda bisa mengalami demam dan dehidrasi.

3. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah gangguan medis jangka panjang yang menyebabkan nyeri di seluruh tubuh, sehingga menggangu aktivitas sehari-hari. Fibromialgia juga jadi salah satu penyebab mengapa punggung terasa panas.

Para peneliti percaya bahwa fibromialgia memperkuat sensasi rasa sakit dengan memengaruhi cara otak memproses sinyal tersebut.

Gejalanya biasanya muncul setelah seseorang mengalami trauma fisik, operasi, infeksi, atau stres secara psikologis.

Dalam kasus lain, gejala secara bertahap menumpuk dari waktu ke waktu tanpa ada pemicu khususnya.

Rasa sakit yang muncul bisa di manapun tetapi biasanya berfokus pada otot yang sering digunakan seperti di bagian punggung.

Tak hanya itu saja, rasa sakit ini bisa disertai dengan rasa hangat dan sensasi seperti terbakar. Ketimbang pria, wanita biasanya lebih sering mengalami kondisi yang satu ini.

4. Asam lambung naik (heartburn)

Kondisi punggung terasa panas yang satu ini terjadi ketika asam lambung masuk kembali ke kerongkongan. Biasanya masalah ini terjadi setelah seseorang makan terlalu banyak atau makan makanan yang sangat asam.

Dalam kasus yang cukup parah, heartburn bisa jadi penyebab punggung terasa panas. Biasanya kondisi ini disertai dengan sensasi rasa sakit yang menjalar ke punggung bagian tengah hingga atas.

5. Radikulitis lumbal

Kondisi ini biasanya muncul saat piringan lunak di sepanjang tulang belakang menekuk atau terpelintir. Kondisi ini bisa menyebabkan iritasi pada saraf tulang belakang bagian bawah dan merasakan rasa sakit seperti terbakar dan tajam.

Rasa sakitnya biasanya menjalar dari punggung bagian bahwa ke bokong dan kaki disertai dengan perubahan posisi.

Berbagai perawatan yang membantu meringankannya yaitu terapi fisik, antiradang, dan steroid.

Untuk memastikan lebih jelas penyebab punggung yang terasa panas secara tiba-tiba, konsultasikan ke dokter terdekat.

Cara tepat mengatasi punggung yang terasa panas

Terkadang, saat punggung terasa panas ada kalanya Anda mengabaikannya. Padahal, ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Maka dari itu, saat punggung terasa panas sebaiknya tidak diabaikan.

Apalagi jika pemicunya tergolong kondisi serius sehingga perlu ditangani. Dikutip dari Healthline, banyak kondisi medis yang menyebabkan sensasi terbakar atau panas tidak bisa disembuhkan.

Akan tetapi, melakukan perawatan tertentu sangat membantu untuk mengendalikan rasa sakitnya. Berikut beberapa cara mengatasi punggung terasa panas yang bisa dilakukan:

  1. Mengompres dengan handuk dingin

Kompres dingin bisa membantu meredakan panas akibat peradangan, otot tegang, dan cedera ringan.

Anda dapat mengandalkan cara ini untuk mengatasi punggung yang terasa panas rasa panas selama beberapa hari pertama munculnya gejala.

Caranya pun tergolong mudah untuk dilakukan. Pertama, bungkuslah es batu dengan handuk atau kain yang lembut. Tempelkan pada punggung selama 10-20 menit.

Namun, perlu diingat untuk jangan menempelkan es batu langsung pada kulit atau menggunakannya terlalu lama karena dapat merusak jaringan kulit yang sensitif.

  1. Berisitirahat yang cukup

Beristirahat sejenak akan membuat otot punggung Anda lebih lentur dan rileks. Apalagi kalau Anda mempunyai aktivitas yang cukup pada setiap harinya. Cobalah berbaring terlentang sambil meletakkan bantal di bawah lutut.

Jika Anda ingin berbaring miring, jepit bantal di antara kedua lutut. Ini akan mengurangi tekanan pada punggung.

Cara ini akan membantu Anda mengatasi punggung yang terasa panas dan juga rasa nyeri.

Namun, cukup lakukan selama beberapa jam dan jangan terlalu lama. Pasalnya, terlalu lama berbaring bisa menghambat peredaran darah pada punggung dan membuatnya terasa kaku.

  1. Konsumsi obat pereda nyeri

Obat Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) digunakan untuk mengatasi gejala peradangan seperti nyeri, rasa panas, demam, dan bengkak.

Oleh karena itu, cara ini disarankan untuk mengatasi punggung yang terasa panas akibat penyakit peradangan termasuk rematik, saraf terjepit, dan fibromyalgia.

Dilansir dari Health Harvard Publishing, jenis obat NSAID yang sering digunakan untuk mengatasi gejala peradangan adalah ibuprofen dan naproxen.

Meski keduanya bisa diminum tanpa re sep, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui dosis aman yang dapat Anda minum setiap hari.

  1. Mengatasi masalah asam lambung

Naiknya asam lambung dapat memicu nyeri dan rasa terbakar pada dada (heartburn). Bahkan, efek heartburn juga bisa menjalar ke punggung dan membuat area tersebut terasa nyeri dan panas. Gejala biasanya terpusat pada bagian tengah punggung atas.

Cara terbaik untuk mengatasi punggung yang terasa panas akibat heartburn adalah dengan meredakan heartburn itu sendiri. Beberapa cara yang disarankan antara lain:

  • Meminum obat penurun asam lambung
  • Duduk atau berdiri tegak sehingga asam lambung bisa turun kembali
  • Melonggarkan pakaian untuk mengurangi tekanan
  • Meminum air jahe untuk mengurangi produksi asam lambung
  • Mengunyah permen karet untuk memicu produksi liur

Punggung yang terasa panas dapat menandakan beragam kondisi, terutama bila tidak ada gejala lain yang menyertainya.

Jika setiap cara yang Anda lakukan tidak juga bisa mengatasi kondisi punggung terasa panas, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 15, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 4, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca