Perawatan yang Dibutuhkan Seseorang Saat Mendekati Ajal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Menyedihkan ketika ada salah satu dari keluarga Anda yang mengidap penyakit mematikan namun bantuan medis sudah tidak dapat menolong. Harapan untuk sembuh dari penyakit bisa dibilang hampir tidak ada, sehingga nyawa pun jadi ancaman. Ada cara khusus yang bisa dilakukan jika Anda atau keluarga sedang mengalami kondisi ini, yaitu dengan melakukan perawatan paliatif atau palliative care.

Apa itu perawatan paliatif?

Perawatan paliatif adalah perawatan medis khusus untuk orang dengan penyakit fatal yang tidak memiliki obat yang jelas, atau bahkan sudah divonis mengidap penyakit yang mematikan. Tujuan perawatan ini terletak pada bagaimana perawat meringankan kondisi pasien, bukan sebagai bentuk pengobatan untuk menyembuhkan.

Perawatan paliatif tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, karena harus melibatkan tim khusus seperti dokter, perawat, dan tenaga ahli medis lainnya yang profesional dalam bidang spesialisasi paliatif. Mereka bertugas memberikan dukungan bagi pasien yang menderita penyakit mematikan, dan keluarga pasien dalam mengadapi persiapan kematian yang tidak terhindari.

Perawatan ini bisa dilakukan untuk pasien dari segala usia dan dengan berbagai tingkat keparahan kondisi.

Perawatan paliatif bukan hanya untuk fisik

Perawatan paliatif merupakan jenis perawatan yang tidak hanya menekankan pada kondisi fisik si pasien saja, melainkan fokus terhadap aspek-aspek emosional, psikososial, ekonomis, serta spritual untuk memenuhi kebutuhan akan perbaikan kualitas hidup seorang pasien dan keluarganya. Sering kali perawatan ini dikaitkan dengan penyakit terminal seperti kanker dan HIV/AIDS.

Perawatan paliatif membantu pasien dan keluarga menghadapi kematian

Di Indonesia, jenis perawatan ini mungkin masih jarang terdengar di kalangan masyarakat. Banyak kasus yang ditemukan ketika para pengidap penyakit kronis seperti HIV/AIDS, malu untuk bersosialisasi dan tidak percaya diri dalam menjalani kehidupannya. Saat hal seperti ini terjadi, perawatan paliatif memainkan peran besar dalam meningkatkan kualitas hidup para pasien HIV/AIDS agar lebih baik lagi, walaupun mungkin perawatan paliatif tidak dapat menyembuhkan penyakit tersebut.

Penting bagi pasien agar bisa memiliki akses ke ahli kesehatan yang mengkhususkan diri dalam kesehatan mental, sehingga mampu membantu mereka agar lebih kuat menjalani setiap masalah psikologis yang harus mereka hadapi. Ketakutan tentang masa depan sering menjadi perhatian besar bagi pasien, dan tak jarang mereka kadang merasa perlu untuk mengungkapkan hal tersebut.

Untuk membantu kecemasan mereka, perawatan ini menawarkan:

  • Konseling
  • Visualisasi
  • Terapi kognitif
  • Terapi obat
  • Terapi manajemen relaksasi stres juga bagian dari perawatan paliatif yang melibatkan pemberian dukungan emosional, bagi pasien yang merasa membutuhkannya.

Selain kepada penderitanya, perawatan ini juga memberi dukungan kepada seluruh anggota keluarga dan pelaku rawat lainnya. Perawatan ini dilakukan mulai dari tahap diagnosis, sepanjang pengobatan, hingga jelang ajal dan pasca kematian. Hal ini bertujuan agar pasien bisa mendapatkan kualitas hidup yang baik sebelum menghadapi kematian yang tidak pernah diketahui waktu pastinya.

Di mana bisa melakukan perawatan paliatif?

Berdasarkan Keputusan Kementrian Kesehatan tahun 2007 tentang perawatan paliatif, tempat untuk melakukan perawatan paliatif adalah:

  • Rumah sakit: untuk pasien yang harus mendapatkan perawatan yang memerlukan pengawasan ketat, tindakan khusus, atau peralatan khusus.
  • Puskesmas: untuk pasien yang memerlukan pelayanan rawat jalan.
  • Rumah singgah/panti (hospis): untuk pasien yang tidak memerlukan pengawasan ketat, tindakan khusus, maupun peralatan khusus, tetapi belum dapat dirawat di rumah karena masih memerlukan pengawasan tenaga kesehatan.
  • Rumah pasien: untuk pasien yang tidak memerlukan pengawasan ketat, tindakan khusus, maupun peralatan khusus atau keterampilan perawatan yang tidak mungkin dilakukan oleh keluarga

Perlu diketahui jika di rumah sakit dan puskesmas yang menyediakan perawatan paliatif di Indonesia masih terbatas karena jumlah dokter yang mampu memberikan pelayanan perawatan ini pun juga terbatas. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda perlu melakukan konfirmasi lebih lanjut ke pihak-pihak terkait jika ingin melakukan perawatan ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Senyum Anak Penderita Penyakit Kronis di Perawatan Paliatif Rachel House

Perawatan paliatif untuk anak dengan penyakit kronis sangat jarang di Indonesia. Rachel house hadir untuk membantu mereka. Bagaimana profilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Anak, Parenting 18/02/2020 . 8 menit baca

Melawan Kanker Anak dengan Memperkuat Orangtua

Orangtua yang sedang melawan kanker anak tidak bisa hanya berjuang sendirian. Dukungan dari orangtua lain sangat penting. Ini kisah para orangtua tersebut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Anak, Parenting 10/02/2020 . 6 menit baca

Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Banyak pasien baru berobat ke dokter ketika kanker tenggorokan sudah masuk stadium 4. Lantas, apa artinya bila kanker sudah masuk stadium 4?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 04/11/2019 . 6 menit baca

Kanker Lidah Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, dan Cara Mengobatinya

Setiap jenis kanker memiliki tahapan stadiumnya masing-masing. Begitu pula kanker lidah. Lantas, apa artinya jika Anda didiagnosis kanker lidah stadium 4?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20/10/2019 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

merawat pasien kanker payudara

7 Tips Merawat Pasien Kanker Payudara dalam Pengobatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020 . 5 menit baca
covid-19 bunuh diri

Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020 . 6 menit baca

Pasien Kedua yang Dinyatakan Sembuh dari HIV, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/03/2020 . 6 menit baca
Perawatan paliatif di rachel house

Sehat dan Bahagia Menjadi Perawat di Rumah Paliatif Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020 . 6 menit baca