5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Kaki Anda Mati Rasa

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mendengar ungkapan “mati rasa”? Ungkapan ini bukan hanya digunakan untuk menggambarkan kondisi yang terjadi saat seseorang habis mengalami patah hati. Mati rasa juga tidak hanya terjadi pada indera pengecap Anda. Mati rasa bisa terjadi pada bagian apapun di tubuh Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Mati rasa alias baal adalah kondisi di mana Anda tidak dapat merasakan apapun. Kondisi ini terjadi, karena tidak tersalurkannya rangsangan pada saraf Anda, yang bertujuan dalam mengirimkan sinyal rasa pada tubuh Anda. Mati rasa disertai dengan timbulnya rasa kesemutan dan sensasi rasa terbakar. Pada sebagian besar kasus, mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda.

Apa penyebab mati rasa?

Mati rasa terjadi dapat disebabkan banyak hal, di antaranya:

1. Postur yang salah

Pada sebagian besar kasus, penyebab mati rasa paling sering terjadi karena postur yang salah. Berdiri atau duduk dengan tumpuan satu kaki tertentu lebih berat dari yang lain, begitu pula saat Anda tidur dan tumpuan tangan satu lebih berat dari tangan yang lainnya, tentu akan memberikan tekanan yang lebih besar terhadap tangan dan kaki yang menjadi titik tumpuan tersebut.

2. Diabetes

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang berperan dalam mengalirkan rangsangan menuju tangan dan telapak kaki Anda. Ini terjadi karena diabetes dapat mempengaruhi sirkulasi darah yang berperan dalam pengiriman rangsangan. Kondisi ini sebenarnya dapat berbahaya, karena tangan dan kaki Anda jadi tidak bisa merasakan apabila tersentuh sesuatu dengan suhu yang tinggi.

3. Carpal tunnel syndrome

Tekanan yang berlebihan pada jemari dan pergelangan tangan, dapat menyebabkan timbulnya gejala mati rasa pasien carpal tunnel syndrome. Kondisi ini akan semakin sering Anda alami, bila Anda sering melakukan gerakan berulang tertentu, yang menyebabkan tekanan terus menerus pada pergelangan tangan Anda.

4. Multiple sclerosis

Kerusakan pada selubung mielin yang berfungsi untuk melindungi jalur utama pengiriman ransangan pada sistem saraf, dapat terjadi ketika Anda terserang multiple sclerosis. Selain selubung mielin, multiple sclerosis juga mampu memperlambat pengiriman sinyal rasa, dari dan menuju saraf.

5. Kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 memiliki peranan dalam membentuk selubung mielin (selubung yang berfungsi melindungi jalur utama rangsangan pada saraf). Kurangnya ketersediaan vitamin B12 tentu akan menghambat pembentukan selubung ini dan pengiriman rangsangan pada saraf.

Kapan mati rasa ini harus diperiksakan?

Sebagian besar kondisi mati rasa sebenarnya tidak berbahaya. Berdasarkan penyebabnya yang beraneka ragam, penanganan yang dilakukan akan tergantung dengan penyebab mati rasa yang Anda alami. Namun sebaiknya segera periksakan ke dokter bila:

  • Mati rasa tersebut Anda alami tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.
  • Diikuti dengan rasa sakit pada bagian leher dan jari.
  • Diikuti dengan peningkatan frekuensi buang air kecil.
  • Mati rasa pada kaki yang Anda alami justru bertambah buruk saat Anda berjalan.
  • Mati rasa timbul diikuti dengan munculnya ruam.
  • Timbul gejala lain yang tidak biasa.
  • Terjadi pada satu area hampir secara keseluruhan. Pada seluruh area tangan atau kaki, misalnya.
  • Diikuti oleh luka pada kepala.
  • Bertahan lebih dari beberapa menit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 28/04/2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
selain untuk mandi, banyak fungsi antiseptik cair yang bermanfaat untuk kesehatan

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020