Mungkinkah Kadar Kolesterol Tinggi Itu Masalah Keturunan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/02/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Meningkatnya kadar kolesterol di dalam tubuh lebih umum disebabkan oleh asupan makanan dan berat badan seseorang. Meski begitu, banyak orang yang belum tahu bahwa kolesterol juga bisa berasal dari riwayat keluarga, lho. Kok bisa, ya, keturunan jadi penyebab kolesterol tinggi? Lantas, apakah perawatannya akan sama seperti penyakit kolesterol pada umumnya?

Benarkah seseorang bisa mengalami kolesterol karena keturunan?

Kolesterol tidak datang sendirian, melainkan terbagi ke dalam dua bentuk yakni kolesterol LDL atau “jahat” dan kolesterol HDL “baik”. Ketika Anda didiagnosis memiliki kadar kolesterol tinggi, berarti kondisi ini merujuk pada tingginya jumlah kolesterol LDL atau “jahat” di dalam tubuh Anda.

Memang, kadar kolesterol yang tinggi biasanya berasal dari asupan makanan harian, bobot tubuh terlampau besar, jarang olahraga, hingga faktor usia. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan faktor genetik atau keturunan yang turut memiliki andil terhadap naiknya kadar kolesterol jahat pada tubuh.

Ya, bagi Anda yang punya anggota keluarga dekat, entah ayah, ibu, saudara kandung, kakek, nenek, dan lainnya dengan kadar kolesterol tinggi. Kondisi ini disebut sebagai hiperkolesterolemia, maka itu bisa dibilang bahwa salah satu faktor penyebab kolestero tinggi adalah keturunan.

obat untuk kolesterol harus pakai resep

Keturunan, salah satu faktor penyebab kolesterol tinggi

Mengutip dari laman Web MD, pengidap kolesterol tinggi yang memiliki salah satu dari 1.500 variasi gen penyebab kolesterol, berpeluang untuk menurunkan kondisinya tersebut sebesar 50 persen pada anggota keluarganya.

Mudahnya begini, dari 300 orang dengan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh, hanya 1 di antaranya yang dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia alias mengalami peningkatan kadar kolesterol karena keturunan.

Sebagian besar kasus hiperkolesterolemia disebabkan oleh varian gen yang turut melibatkan protein di hati yang menghasilkan kolesterol, dikenal dengan sebutan reseptor LDL. Normalnya, protein tersebut seharusnya membersihkan darah di dalam tubuh dari kolesterol jahat atau LDL.

Namun nyatanya, protein tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya di tubuh beberapa orang karena adanya mutasi pada gen reseptor LDL. Akhirnya, terjadilah hiperkolesterolemia yang menurun dalam keluarga karena kolesterol yang diproduksi oleh hati justru meningkat dari jumlah yang seharusnya.

Terlepas dari seperti apa gaya hidup yang diterapkan, orang yang mengalami hiperkolesterolemia akan tetap memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi daripada orang pada umumnya. Kondisi tersebut bisa terjadi karena orang dengan hiperkolesterolemia mengalami kesulitan dalam mengendalikan kadar kolesterol di dalam tubuhnya.

Meski begitu, sebenarnya punya anggota keluarga yang memiliki kolesterol tinggi tidak menjadi jaminan utama bahwa Anda juga akan mengalami kondisi tersebut di kemudian hari. Hanya saja, ini merupakan pertanda awal bahwa risiko yang Anda miliki tentu akan lebih tinggi daripada orang pada umumnya.

Tips Memasak di Rumah untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab kolesterol tinggi ada banyak sekali, Anda tak hanya harus  mengatur pola makan dan olahraga rutin, tapi Anda juga mesti minum obat-obatan yang diresepkan oleh dokter guna menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Jangan lupa, kurang atau bahkan berhenti merokok sama sekali, hindari minum minuman beralkohol, serta pertahankan berat badan sehat dengan jumlah lemak tubuh yang rendah. Selalu konsultasikan apa pun keluhan Anda dengan dokter.

Dokter akan senantiasa membantu Anda dalam memantau kadar kolesterol sekaligus mengelola agar tidak semakin meningkat setiap harinya. Maka itu, pastikan Anda mematuhi aturan pola makan yang telah ditetapkan. Misalnya dengan memperbanyak makan makanan berserat dan menghindari makanan berlemak jenuh tinggi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Mudah Turunkan Kolesterol Buat Orang Kantoran

Kadar kolestrol tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Bagi orang kantoran yang ingin menurunkan kolesterol, ikuti tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2019 . 5 mins read

Hal-hal yang Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi tidak cuma penyakit orang tua dan orang gemuk. Anak muda yang kurus juga bisa kena, tapi penyebab kolesterol tinggi mereka mungkin beda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Kolesterol 02/07/2019 . 12 mins read

Kolesterol Tinggi Walaupun Sudah Olahraga dan Makan Sehat, Apa Sebabnya?

Pada beberapa orang, gaya hidup sehat dan olahraga rutin ternyata tidak cukup untuk mencegah kolesterol tinggi. Mengapa bisa demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 18/06/2019 . 4 mins read

Sering Sesak Napas? Awas, Penyebabnya Bisa Jadi Kolesterol Tinggi

Kolesterol darah yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, tapi juga menyebabkan sesak napas. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/06/2019 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read
obat asam urat dan kolesterol

Beragam Pilihan Obat Asam Urat dan Kolesterol Tinggi yang Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020 . 4 mins read
kadar kolesterol tinggi anak

3 Cara Jitu Mengatasi Kadar Kolesterol Tinggi pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 05/01/2020 . 4 mins read
Lopid

Lopid

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2019 . 10 mins read