3 Penyebab Kentut Berlebihan yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Buang angin atau kentut merupakan sesuatu yang alami. Tapi bagaimana jika Anda kentut berlebihan? Mungkin hal itu merupakan suatu tanda ada permasalahan pada pencernaan Anda. Menelan udara ketika Anda makan dan minum dapat menyebabkan oksigen dan nitrogen berkumpul di saluran pencernaan Anda. Ketika makanan dicerna, gas pencernaan berkumpul; seperti hidrogen, metana, dan karbon dioksida berkumpul. Hal inilah yang menyebabkan perut kembung dan akhirnya membuat Anda sering kentut.

BACA JUGA: 5 Makanan Penyebab Perut Kembung

Apa yang menyebabkan kentut berlebihan?

Kentut berasal dari gas yang berkumpul di usus. Gas tersebut berasal dari sisa penyerapan makanan yang terbuang. Kentut masih dikategorikan normal jika frekuensinya masih berkisar sekitar 10 kali per hari. Ketika jumlah kentut lebih dari 10 kali per hari, maka Anda kemungkinan sudah mengalami kentut yang berlebihan. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kentut berlebihan, seperti:

1. Menelan udara

Sulit untuk tidak menelan udara ketika Anda sedang makan dan minum. Menelan sejumlah udara adalah hal yang wajar. Namun, ketika Anda menelannya dalam jumlah berlebihan, hal ini dapat menyebabkan perut kembung. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, perut kembung dapat menyebabkan sendawa. Anda juga perlu menghindari beberapa hal seperti mengunyah permen karet, merokok, mengemut pulpen, minum minuman berkarbonasi, dan makan terlalu cepat. Semua hal tersebut dapat menyebabkan gas berlebihan pada saluran pencernaan.

BACA JUGA: 9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

2. Makanan tertentu

Ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan kentut terus-menerus, contohnya kacang-kacangan, brokoli, kubis, kismis, plum, dan apel. Ya, semua makanan yang baru saja disebutkan memang menyehatkan, namun dapat membuat gas berlebihan pada saluran pencernaan. Sayur dan buah tersebut membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga dapat memicu buang angin disertai dengan bau yang tidak sedap.

Beberapa makanan memang tidak dapat diserap oleh tubuh. Makanan tersebut dibawa ke usus besar tanpa tercerna sepenuhnya, sehingga bakteri yang ada di usus besar mengurai makanan tersebut. Bakteri inilah yang mengeluarkan gas. Sebaiknya Anda juga menghindari makanan yang tinggi fruktosa atau sorbitol, jika pencernaan Anda sedang bermasalah. Proses pencernaan gula juga dapat menimbulkan gas pada saluran pencernaan.

BACA JUGA: Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Menahan Kentut

3. Kondisi kesehatan

Jika bukan dari dua faktor yang disebutkan di atas, kentut berlebihan mungkin berasal dari kondisi kesehatan Anda. Kondisi yang berpotensi memicu kentut berlebihan di antaranya adalah gastroenteritis (infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang usus atau perut), sembelit, intoleransi makanan (seperti intoleransi laktosa). Penyakit seperti sindrom iritasi usus dan penyakit celiac juga dapat menyebabkan kentut berlebihan, meskipun kasus ini sangat jarang terjadi.

Adakah pengobatan untuk mengatasi kentut berlebihan?

Tentu saja ada. Anda bisa mengatasi masalah kentut berlebihan tergantung pada penyebab dari kentut berlebihan itu sendiri. Berikut ini penjelasannya:

Pengobatan-sendiri

Pertama, Anda mencoba menganalisis menu makanan Anda. Jika menu tersebut terdiri dari karbohidat yang sulit dicerna, maka saatnya mencampur dengan makanan yang lebih mudah dicerna. Anda bisa memilih karbohidrat seperti kentang, nasi, atau pisang yang lebih mudah untuk dicerna. Mengontrol menu makanan Anda dapat memudahkan Anda dalam menemukan penyebab dari kentut berlebihan. Selain itu, Anda juga bisa membagi waktu makan menjadi enam kali dengan porsi kecil, dibandingkan tiga kali dengan porsi besar.

BACA JUGA: Mendeteksi Kesehatan Tubuh Lewat Kentut

Apakah Anda senang mengunyah permen karet atau merokok? Anda harus menghentikannya terlebih dahulu untuk mengurangi kentut berlebihan. Jika Anda sedang berhenti merokok dengan menggunakan alternatif mengunyah permen karet, sayang sekali Anda harus mencoba cara lainnya. Tapi tenang saja, jangan merasa putus asa. Kentut adalah sesuatu yang alami, namun segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik.

Perawatan medis

Kapan saya harus pergi ke dokter? Anda harus pergi ke dokter ketika mengalami kondisi perut kembung disertai dengan sakit perut atau perut bengkak, serta saat Anda mengalami kentut terus menerus yang tidak dapat dijelaskan. Begitu juga, saat kentut berlebihan disertai dengan:

  • Diare
  • Sembelit
  • Berdarah ketika buang air besar
  • Demam
  • Mual
  • Muntah

Dokter akan mengevaluasi permasalahan Anda, sehingga dapat ditemukan penyebabnya. Tes fisik kemungkinan juga dibutuhkan, seperti tes darah. Hal tersebut ditujukan untuk menunjukkan infeksi yang mungkin menyerang tubuh Anda atau kondisi medis lainnya.

Tentu Anda akan mendapat pengobatan khusus untuk setiap penyebab. Yang terpenting untuk mengurangi kentut berlebihan adalah mengubah gaya hidup, Anda perlu mengubah kebiasaan makan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Kulit mendadak memerah, hidung meler, dan bersin-bersin di ruangan ber-AC? Ini mungkin pertanda gejala alergi dingin. Simak ciri-ciri alergi dingin lainnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Aroma menyengat spidol mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Padahal, kebiasaan mencium spidol menyimpan segudang bahaya untuk tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Psoriasis kulit kepala

Psoriasis pada Kulit Kepala

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit