Kenapa Beberapa Orang Lebih Sensitif Terhadap Bau (Hiperosmia)?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/09/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hiperosmia adalah kondisi ketika seseorang terlalu sensitif atau peka terhadap bau tertentu. Jika Anda mengalaminya, jangan senang dulu. Hal ini bukan suatu kemampuan yang bisa dibanggakan, sebaliknya ini bisa jadi tanda dari gangguan kesehatan. Lalu, apa yang menjadi penyebab hipersomia atau sensitif terhadap bau?

Mengenal hiperosmia, ketika hidung lebih sensitif terhadap bau

Orang yang mengalami hiperosmia, bisa dengan mudah mencium parfum atau wangi-wangian dari produk kimia lainnya. Sayangnya, wangi atau bau tersebut justru membuat mereka tak nyaman, karena menurut mereka terlalu kuat.

Meskipun menurut orang normal, wangi atau bau tersebut biasa saja dan tak terlalu menyengat, berbeda dengan orang dengan hiperosmia. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kecemasan dan depresi karena tidak nyaman dengan bau tersebut.

Hiperosmia kadang-kadang disebabkan oleh migrain. Satu penelitian menemukan bahwa antara 25-50 persen dari 50 pasien dalam penelitian mereka mengalami beberapa versi hiperosmia selama serangan migrain mereka. Sebelas pasien mengalami hiperosmia sebelum migrain yang sebenarnya.

Kasus hiperosmia yang parah dapat mengganggu hidup Anda dengan menyebabkan kecemasan dan depresi, terutama jika Anda tidak yakin bau apa yang mungkin memicu ketidaknyamanan.

Penyebab beberapa orang mengalami hiperosmia

indra penciuman

Hiperosmia atau sensitif terhadap bau biasanya terjadi bersamaan dengan kondisi lain. Beberapa kondisi ini dapat menyebabkan perubahan indra penciuman. Kadang-kadang, bagaimanapun, perubahan indra penciuman dapat memperburuk masalah yang mendasarinya.

Kemungkinan penyebab hiperosmia adalah sebagai berikut:

Kehamilan

Perubahan hormonal saat hamil dapat menyebabkan perubahan indra penciuman. Menurut penelitian, mayoritas wanita hamil mengalami penciuman tinggi pada trimester pertama kehamilan.

Orang yang mengalami hiperosmia selama kehamilan mungkin juga mengalami peningkatan mual dan muntah yang biasanya dikaitkan dengan kondisi hiperemesis gravidarum.

Hiperosmia yang diinduksi oleh kehamilan cenderung hilang setelah kehamilan berakhir dan kadar hormon kembali normal.

Gangguan autoimun

Hiperosmia adalah gejala umum dari beberapa gangguan autoimun. Ini juga dapat terjadi ketika ginjal tidak berfungsi dengan benar, yang dapat menyebabkan penyakit Addison, gangguan kelenjar adrenal.

Systemic lupus erythematosus juga memengaruhi indra penciuman, terutama karena dampaknya pada sistem saraf.

Migrain

Migrain dapat menyebabkan dan disebabkan oleh hiperosmia. Kepekaan yang lebih sensitif terhadap bau dapat terjadi antara episode migrain. Sensitivitas bau juga bisa memicu migrain atau membuat Anda lebih rentan untuk mengalaminya.

Penyakit Lyme

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50 persen orang yang memiliki penyakit Lyme mengembangkan hyperosmia. Cara penyakit Lyme memengaruhi sistem saraf dapat berkontribusi pada perubahan indra penciuman.

Kondisi neurologis lainnya

Kondisi neurologis berikut dapat menyebabkan hiperosmia:

  • penyakit Parkinson
  • epilepsi
  • Alzheimer
  • multiple sclerosis
  • polip atau tumor di hidung atau tengkorak

Obat-obatan yang diresepkan

Banyak obat yang diresepkan dapat memengaruhi indra penciuman. Kebanyakan obat menumpulkan indra penciuman, tetapi kadang-kadang obat yang diresepkan dapat membuat bau tertentu lebih kuat.

Orang yang mengalami perubahan indra penciuman setelah memulai pengobatan baru harus berkonsultasi dengan dokter.

Diabetes

Dalam kasus yang jarang terjadi, diabetes tipe 1 dapat menyebabkan hiperosmia. Ini umumnya terjadi ketika diabetes tipe 1 belum diobati atau tidak dikelola dengan baik.

Kekurangan Gizi

Beberapa kekurangan nutrisi, termasuk kekurangan B12, dapat memengaruhi indra penciuman. Kekurangan B12 dapat mengganggu sistem saraf hingga akhirnya membuat saraf hidung terlalu sensitif terhadap bau.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ingin Rumah Bebas dari Bau Tidak Sedap? Ikuti 4 Tipsnya Berikut Ini

Rumah yang bau pasti membuat Anda tidak bisa bernapas lega dan menganggu kenyamanan. Yuk, ikuti tips agar rumah bebas dari bau menganggu berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 31/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Penciuman Anda Terganggu? Yuk, Ketahui Dulu Apa Saja Jenisnya

Gangguan pada indera penciuman, yaitu hidung, memang cukup mengganggu. Yuk, kenali dahulu apa saja jenis dan bagaimana cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Beragam Masalah yang Timbul Saat Punya Gangguan Sulit Mencium Aroma (Anosmia)

Kehilangan kemampuan mendeteksi bau bukanlah perkara yang bisa diabaikan. Jika Anda menyepelekannya, bisa saja komplikasi dari anosmia terjadi pada Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2019 . Waktu baca 3 menit

5 Langkah Tepat Menjaga Hidung Tetap Bersih dan Sehat

Selain mendukung sistem pernapasan, hidung juga mendeteksi bau. Supaya kebersihan dan kesehatan hidung tetap terjaga, ikuti langkah perawatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/03/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
pria mendeteksi wanita terangsang

Studi: Pria Dapat Mendeteksi Wanita yang Sedang Terangsang Lewat Bau

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . Waktu baca 4 menit
wangi mengingatkan kenangan

Wangi Tertentu Ternyata Dapat Mengembalikan Ingatan Masa Lalu, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 4 menit