Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bagi sebagian orang, mustahil rasanya menjalani hari tanpa kopi. Kopi memang jadi minuman favorit banyak orang karena aromanya yang kuat dan efeknya yang ampuh untuk menyegarkan pikiran. Namun, Anda mungkin saja malah gemetar setelah minum kopi. Baik gemetar hanya di tangan atau di seluruh tubuh. Apakah hal ini wajar atau bahaya? Ini dia penjelasannya.

Apa penyebab tubuh atau tangan gemetar setelah minum kopi?

Kopi memang salah satu jenis minuman alami yang baik buat kesehatan. Akan tetapi, dalam tubuh Anda kandungan kafein dalam kopi berfungsi sebagai obat stimulan. Obat stimulan ini bertugas untuk merangsang sistem saraf pusat dalam otak. Sistem saraf pusat sendiri adalah pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh. Maka, minum kopi memang bisa menimbulkan macam-macam efek samping pada tubuh Anda.

Salah satunya adalah tangan atau seluruh tubuh gemetar setelah minum kopi. Biasanya hal ini terjadi kalau Anda sudah minum kebanyakan (overdosis) kopi atau minuman berkafein dalam sehari. Akan tetapi, beberapa orang yang sangat peka terhadap kafein juga bisa mengalami efek samping ini meskipun baru minum sedikit saja. Apalagi kalau Anda punya kondisi kesehatan tertentu misalnya gangguan cemas.

Anda bisa gemetar setelah minum kopi karena kafein mengirim sinyal pada sistem saraf pusat agar bekerja lebih keras. Akibatnya, otot-otot Anda jadi terangsang untuk berkontraksi dan bergerak di luar kendali Anda. Inilah yang membuat tangan atau seluruh tubuh Anda gemetaran.

Pada dasarnya, gemetar setelah minum kopi tidak membahayakan. Efek samping ini biasanya akan hilang sendiri kalau kafein sudah tuntas dicerna oleh tubuh. Namun, bila gemetar tak kunjung berhenti selama berjam-jam, segera cari bantuan medis.

benarkah minum kopi mencegah diabetes

Berapa kali minum kopi dalam sehari yang masih aman?

Cara terbaik untuk menghentikan gemetar adalah langsung berhenti minum kopi ketika gejala muncul. Selain itu, untuk mencegah tangan dan tubuh gemetar, sebaiknya kurangi dosis kafein Anda dalam sehari.

Menurut pusat riset kesehatan Mayo Clinic, dosis yang masih aman bagi orang dewasa yaitu 400 miligram (mg) kafein per hari. Akan tetapi, Anda bisa saja sangat sensitif terhadap kafein sehingga dosis 200 mg saja sudah menimbulkan berbagai efek samping.

Dosis 400 mg sama dengan empat cangkir kopi. Namun, ingatlah bahwa kandungan kafein tak cuma ditemukan dalam kopi saja. Teh, cokelat, minuman bersoda, dan minuman energi juga mengandung kafein dalam dosis cukup tinggi. Karena itu, Anda sebaiknya membatasi minum kopi sebanyak dua cangkir saja sehari.  

Gejala overdosis kafein

Selain gemetar setelah minum kopi atau minuman berkafein lainnya, Anda juga sebaiknya berhati-hati kalau mengalami berbagai gejala overdosis kafein berikut ini.

  • Sakit kepala atau migrain
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Gelisah
  • Mudah marah atau merasa bad mood
  • Bolak-balik buang air kecil
  • Sakit perut
  • Jantung berdebar

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Masker dari Air Mani Pria Bisa Membuat Kulit Wajah Mulus dan Awet Muda?

Tren masker wajah yang mengandung air mani pria sempat booming karena katanya dapat menghaluskan keriput. Namun, hati-hati. Tidak semua klaim itu benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Kadar Hb Terlalu Tinggi, Apakah Berbahaya dan Perlu Diturunkan?

Mudah merasa lelah dan pusing? Bisa jadi gejala kadar hemoglobin atau Hb tinggi. Apa risikonya bagi tubuh? Cari tahu info lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 22 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab dan Gejala Impaksi Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Sakit

Pertumbuhan gigi bungsu bisa menimbulkan rasa sakit yang biasa kita kenal sebagai impaksi. Seperti apa penyebab dan gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 November 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Hal Mengejutkan yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

Jangan salah, kepuasan seksual itu bukan cuma dirasakan dari seberapa hebat pasangan Anda di ranjang. Hal-hal ini juga menjadi faktor penentunya, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tepung sehat

Jenis Tepung Apa yang Paling Sehat untuk Masak?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
efek obat tidur alami susah tidur obat tidur apotek

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit
hernia umbilikalis

7 Fakta Menarik Tentang Pusar Alias “Udel” Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 4 menit
tanda-tanda selingkuh

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit