Ternyata Obat Cacing Berpotensi Jadi Obat Kanker Usus dan Kanker Prostat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/01/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kanker usus dan kanker prostat adalah kanker yang kerap menyerang pria. Secara umum pengobatan untuk kedua kanker ini hampir sama dengan pengobatan kanker lainnya, yaitu kemoterapi dan radioterapi. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sekarang ini obat cacing juga bisa digunakan sebagai obat kanker usus dan kanker prostat? Sebenarnya, apa yang membuat obat cacing ini bisa membantu pengobatan kanker usus dan kanker prostat?

Benarkah obat cacing bisa digunakan sebagai obat kanker?

Temuan ini muncul dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Bergen. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Chemical Biology ini, para ahli mencoba menggunakan obat cacing yaitu nitazoxanida. Nitazoxanida biasanya digunakan ketika seseorang mengalami infeksi cacing pita. Tak hanya itu, obat cacing tersebut juga diandalkan sebagai obat antivirus dan antiparasit.

Pada studi ini, para ahli mencoba menggunakan obat nitazoxanida sebagai obat pendukung dari pengobatan kanker usus dan kanker prostat. Penelitian ini membuktikan bahwa obat cacing ini bisa dikembangkan menjadi obat kanker usus serta kanker prostat karena bisa menekan pertumbuhan kanker.

Bagaimana obat cacing bisa jadi obat kanker usus dan kanker prostat?

Di dalam tubuh terdapat Beta-catenin, yaitu zat protein yang berperan dalam fungsi genetika. Pada orang yang mengalami kanker prostat dan kanker usus, zat ini terlalu aktif dalam menjalankan tanggung jawab, sehingga hal ini yang kemudian merangsang sel-sel kanker menjadi tumbuh dan berkembang.

Diketahui juga bahwa zat protein ini justru membuat sel kanker menjadi lebih kebal terhadap obat-obatan yang diberikan, jadi akan membuat pengobatan kanker seperti kemoterapi tidak terlalu efektif.

Nah, dalam penelitian ini, para peneliti mencoba menggunakan obat cacing untuk menghentikan kejadian tersebut. Hasilnya, nitazoxanida terbukti cukup mampu menekan aktivitas beta-catenin, yaitu penyebab sel kanker tumbuh dengan cepat. Menurunnya tingkat aktivitas zat protein tersebut membuat sel kanker tidak mampu berkembang dengan baik dan akhirnya pertumbuhan kanker pun terhambat.

Obat cacing ini juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Tak hanya menekan zat yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker saja, obat cacing ini dianggap bisa menjadi obat kanker usus dan kanker prostat karena mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika kekebalan tubuh pasien meningkat, maka tubuh memiliki kekuatan ekstra untuk menyerang sel kanker dan mempertahankan diri dari serangan yang bisa melemahkan kesehatannya.

Pengobatan kanker juga dapat membuat pasien mengalami berbagai efek samping yang bisa bikin tubuh menjadi lebih lemah dan akhirnya pengobatan kemoterapi maupun radioterapi tidak berlangsung dengan baik. Dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh, maka Anda akan lebih kuat ketika mengalami efek samping pengobatan.

Walaupun studi ini membuktikan bahwa obat cacing bisa membantu pengobatan kanker, hal ini masih harus diteliti dan diuji coba lebih lanjut. Akan tetapi, potensi ini memang terlihat menjanjikan di masa depan. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Setiap produk makanan kemasan pasti mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Tapi, apa Anda sudah benar-benar memahami yang dimaksud dengan tanggal kedaluwarsa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan baru setelah bercerai

Kapan Waktu Tepat Memulai Hubungan Baru Setelah Bercerai?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/07/2020 . Waktu baca 4 menit
orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit