Katanya, Metabolisme Cepat Bikin Berat Badan Gampang Turun, Apa Hubungannya, Ya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/01/2019
Bagikan sekarang

Pernah dengar kalau metabolisme tubuh yang cepat katanya kunci dari berat badan ideal? Ya, banyak yang menganggap jika orang yang punya metabolisme cepat lebih mudah menurunkan berat badannya. Sebenarnya, apa sih metabolisme itu? Memangnya benar, ya, jika metabolisme cepat kunci bagi yang mau berat badan cepat turun?

Apa sih metabolisme itu?

Sebenarnya, metabolisme adalah salah satu bagian dari proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Metabolisme adalah proses penyerapan semua zat gizi dari makanan yang sudah diubah menjadi bagian lebih kecil dari proses sebelumnya. Dari penyerapan ini, zat gizi akan langsung dibagikan ke berbagai bagian tubuh dan digunakan untuk bahan energi.

Lalu bagaimana proses ini membuat berat badan cepat turun?

Apakah proses metabolisme berhubungan dengan berat badan?

Katanya, orang yang suka makan banyak, tapi badannya tetap langsing memiliki proses metabolisme yang cepat. Sebaliknya, orang yang makan lebih sedikit tapi badannya gemuk berarti memiliki metabolisme yang lambat. Benarkah demikian?

Sebenarnya memang ada sedikit benang merah yang menghubungkan proses metabolisme dalam tubuh dengan perubahan berat badan. Ini tentu saja berkaitan dengan proses metabolisme yang menyerap semua zat gizi dan energi dalam makanan.

Selanjutnya, energi yang terbentuk akan dimanfaatkan oleh tubuh untuk mendukung setiap kegiatan yang Anda lakukan, seperti berpikir, bergerak, berjalan, berkembang, maupun aktivitas lainnya yang memerlukan persediaan energi.

Bukan hanya itu, energi bahkan masih diperlukan selama tubuh dalam kondisi istirahat. Entah itu untuk bernapas, melancarkan peredaran darah, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, memompa jantung, hingga menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh.

Jadi, bisa dikatakan bahwa proses metabolisme tubuh berperan penting dalam menentukan seberapa banyak makanan yang berhasil diubah menjadi energi selama beraktivitas.

Sederhananya begini, ketika energi yang didapat dari hasil metabolisme bisa Anda gunakan dengan maksimal untuk beraktivitas, maka berat badan Anda bisa tetap stabil.

Namun sebaliknya, apabila jumlah energi yang didapatkan tubuh dari makanan lebih banyak daripada energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas, maka sisa energi yang tidak terpakai tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak.

Benarkah metabolisme yang lancar bikin berat badan cepat turun?

Proses metabolisme tubuh yang cepat sering dihubungkan dengan penurunan berat badan karena berarti proses pembakaran energi yang terjadi di dalam tubuh juga cenderung cepat.

Padahal kenyataannya kecepatan proses metabolisme tubuh  tidak sesederhana itu. Faktor ukuran tubuh, jenis kelamin, usia, genetik, serta massa otot adalah beberapa hal yang memainkan peran utama dalam cepat atau lambatnya proses metabolisme tubuh Anda.

Selain itu, perubahan berat badan entah naik atau turun, tidak hanya disebabkan oleh kecepatan proses metabolisme saja, tapi turut melibatkan berbagai hal.

Mungkin dari faktor gen, kadar hormon dalam tubuh, pola makan harian, lingkungan, hingga gaya hidup termasuk waktu tidur, tingkat stres, serta aktivitas fisik, dilansir dari laman Mayo Clinic.

Semua faktor tersebut yang kemudian akan mengakibatkan ketidakseimbangan antara jumlah kalori yang dikonsumsi, jumlah energi yang dihasilkan, serta jumlah kalori dan energi yang dikeluarkan selama beraktivitas. Singkatnya, berat badan cepat turun bukan hanya dipengaruhi oleh proses metabolisme yang cepat saja.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga Saat Menopause untuk Menurunkan Berat Badan

Saat menopause, tubuh wanita cenderung mengalami berat badan. Lantas, apa jenis olahraga saat menopause yang disarankan untuk menurunkan berat badan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Nutrisi, Hidup Sehat 29/03/2020

5 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Menopause

Menopause menyebabkan banyak perubahan pada tubuh, termasuk berat badan. Meski demikian, Anda dapat menurunkan berat badan setelah menopause dengan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Biji Rami dan Khasiatnya untuk Menurunkan Berat Badan

Dikenal sebagai sumber serat, biji rami ternyata dipercaya dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Nutrisi, Hidup Sehat 01/03/2020

Direkomendasikan untuk Anda

cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
sirtfood diet

Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020
manfaat bermain golf

Segudang Manfaat yang Ditawarkan Dari Bermain Golf yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020