Sengaja Menahan Ejakulasi? Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menahan ejakulasi atau menunda ejakulasi kerap dilakukan pria demi memuaskan pasangan di atas ranjang. Ada beberapa cara untuk menunda keluarnya sperma dari penis. Namun sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh ketika menahan ejakulasi? Apakah hal tersebut menyimpan akibat buruk?

Apa yang terjadi pada tubuh saat ejakulasi?

Seksualitas pria dimulai dengan minat dan keinginan. Kemudian keadaan gairah yang dihasilkan dari kombinasi pikiran erotis dan stimulasi sensorik muncul.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, impuls keinginan dikirimkan dari saraf panggul ke arteri di penis, yang melebar untuk menerima lebih banyak darah dan menghasilkan ereksi.

Tahap selanjutnya adalah ejakulasi, yang sama rumitnya. Kondisi itu dimulai dengan emisi, yaitu fase singkat yang sesaat mendahului ejakulasi itu sendiri.

Emisi dipicu oleh sistem saraf otonom dari sumsum tulang belakang. Saraf-saraf ini menyebabkan otot-otot prostat berkontraksi, mendorong sekresi prostat ke dalam uretra.

Segera setelah itu, otot-otot di vas deferens dan vesikula seminal beraksi dan mengeluarkan air mani ke dalam uretra.

Puncaknya disebut ejakulasi. Otot-otot leher kandung kemih menutup, mencegah air mani memasuki kandung kemih. Bersamaan dengan itu, otot-otot pada penis dan panggil memulai kontraksi ritmis dan memaksa tubuh mengeluarkan air main ke depan melalui uretra, kemudian keluar dari penis.

Bagaimana cara menahan ejakulasi?

Menahan atau menunda ejakulasi merupakan salah satu cara mengatasi ejakulasi dini. Cara ini disebut juga dengan teknik pause-squeeze (jeda-penekanan). Teknik ini dilakukan dengan cara:

  • Lakukan aktivitas seksual seperti biasa, termasuk stimulasi pada penis, hingga Anda merasa siap ejakulasi.
  • Minta pasangan Anda menekan ujung penis Anda, pada titik di mana kepala (glans) bergabung dengan poros, dan tahan tekanan tersebut hingga beberapa detik sampai dorongan untuk ejakulasi hilang.
  • Minta pasangan Anda mengulang proses tersebut sebanyak yang diperlukan.

Sensasi ‘dijepit’ pada penis dengan tekanan oleh pasangan Anda akan mengurangi ereksi dan orgasme. Dengan mengulang proses tersebut sebanyak yang diperlukan, Anda akan mencapai titik memulai kegiatan seksual tanpa ejakulasi.

Setelah beberapa kali latihan, perasaan sadar untuk menunda ejakulasi dapat menjadi kebiasaan dan tidak membutuhkan teknik pause-squeeze (jeda-penekanan). lagi.

Selain teknik ini, ada beberapa cara lain untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti mengalihkan perhatian, meminum obat penunda ejakulasi, hingga menyemprotkan semprotan penunda ejakulasi.

Apa yang terjadi pada tubuh saat menahan ejakulasi?

Menahan atau menunda ejakulasi merupakan proses yang umum dilakukan para pria demi memuaskan pasangannya. Ejakulasi, seperti yang telah dijelaskan di atas, merupakan proses kompleks di dalam tubuh saat Anda melakukan aktivitas seksual. Hal itu berlaku entah Anda menundanya atau tidak.

Menunda ejakulasi tak bisa membuat sperma kembali ke dalam tubuh Anda, bagaimana pun caranya. Air seni tidak akan keluar ke kandung kemih, ginjal, atau tempat lain jika Anda tidak melepaskannya saat aktivitas seksual berada di puncak.

Ketika Anda memutuskan untuk berhenti menahan ejakulasi, air seni akan keluar begitu saja. Jadi, tidak ada yang tertahan.

Menahan ejakulasi juga tidak akan menyebabkan ejakulasi retrograde, sebuah kondisi di mana air seni memasuki kandung kemih, bukannya keluar melalui uretra. Bukan karena menahan ejakulasi, kondisi tersebut disebabkan oleh masalah fisik, seperti cedera atau kondisi medis lainnya, seperti diabetes.

Jadi, sengaja menahan ejakulasi tidak berakibat buruk terhadap kesehatan atau aktivitas seksual Anda. Aktivitas tersebut juga tidak akan mengubah proses yang dilakukan tubuh saat ejakulasi. Hal itu justru seringkali dilakukan demi memuaskan pasangan Anda di ranjang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Seks Saat Liburan Agar Hubungan Semakin Harmonis

Waktu luang yang banyak saat liburan ternyata bisa diisi dengan kegiatan seru bersama pasangan, seperti seks. Seperti apa tips seks saat liburan?

Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 31/12/2019 . Waktu baca 4 menit

3 Tips Menikmati Seks Meski Punya Vaginismus

Wanita dengan vaginismus masih tetap bisa menikmati seks. Namun, memang perlu usaha lebih supaya seks bersama pasangan tetap nyaman dan menggairahkan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 27/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Sudah Mencapai Klimaks, Tapi Kok Penis Tidak ‘Basah’?

Saat berhubungan seksual, orgasme kering pada pria mungkin terjadi. Apa itu orgasme kering? Cari tahu infonya di artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/05/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips dan Trik Agar Bisa Cepat Klimaks Lewat Foreplay

Foreplay tanpa teknik hanyalah sebatas usap-usap tubuh menggelikan. Padahal, teknik bercumbu yang tepat bisa membantu Anda capai klimaks lebih cepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 22/05/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . Waktu baca 5 menit
seberapa sering ejakulasi

Seberapa Sering Pria Harus Ejakulasi untuk Menjaga Kesehatannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengatasi Ejakulasi Dini dengan Botox, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20/02/2020 . Waktu baca 4 menit
seks lansia

Intip 6 Rahasia Seks Bergairah di Usia Senja

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 07/01/2020 . Waktu baca 4 menit