Mengapa Ada Orang yang Mudah Terbangun Saat Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi sebagian orang, suara keras mungkin akan mengganggu tidurnya. Namun sebagian lainnya, mungkin akan mudah terbangun jika mendengar suara yang pelan, seperti ketika lampu kamar menyala atau tersenggol sedikit. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Tidur sebentar dan tidur nyenyak bisa terjadi bersamaan

Selama tidur, Anda mengalami siklus rapid eye movement (REM) dan non-rapid eye movement (NREM) secara bergantian dan berulang setiap 90 menit. Anda menghabiskan sekitar 75 persen malam dalam tidur NREM, yang terdiri dari empat tahap tidur.

Tahap pertama atau fase antara terjaga dan tertidur, yang dianggap tidur sebentar karena mudah terbangun. Tidur yang lebih dalam dimulai pada tahap kedua, ketika pernapasan dan detak jantung Anda menjadi teratur dan suhu tubuh Anda turun.

Tahapan ketiga dan keempat adalah tahap tidur yang paling dalam, di mana pernapasan melambat, otot menjadi rileks, serta pertumbuhan dan perbaikan jaringan terjadi.

Setelah melewati tahapan siklus NREM, maka selanjutnya Anda akan memasuki siklus REM. Siklus ini terjadi ketika mata Anda bergerak cepat dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Pada siklus inilah Anda mengalami mimpi, aktivitas gelombang di otak meningkat, denyut jantung dan tekanan darah kian bertambah mendekati keadaan saat terbangun.

Secara umum, orang dewasa memang mengalami lebih banyak tahap NREM yang membuatnya tidur sebentar dan tidak begitu nyenyak. Sementara saat tidur anak-anak cenderung lebih banyak mengalami REM, sehingga mudah terlelap dalam tidurnya.

Namun, para ahli mengatakan perbedaan antara tidur sebentar dan nyenyak mungkin sebagian besar bersifat subjektif. Seseorang yang tidur delapan jam semalam bisa saja tidurnya tidak lebih nyenyak ketimbang orang yang tidur enam jam.

Lantas, apa yang menyebabkan seseorang mudah terbangun?

Mudah terbangun saat mendengar suara pelan ini disebut dengan tidur sebentar atau light sleep. Keadaan tidur seperti ini hanya terjadi pada sebagian orang, karena setiap orang memberikan reaksi yang berbeda terhadap suara dan rangsangan lain saat tidur.

Meski tidak semua orang yang mudah terbangun disebabkan oleh penyebab yang sama, tapi beberapa ahli menyatakan bahwa hal ini mungkin dipengaruhi oleh faktor genetik, gaya hidup, dan gangguan tidur. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dalam aktivitas gelombang otak selama tidur juga dapat membuat seseorang menjadi tidur sebentar atau tidur nyenyak.

Aktivitas otak saat tidur

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010, menunjukkan bahwa respon orang terhadap suara bising sat tidur berhubungan dengan tingkat aktivitas otaknya (sleep spindle).

Peneliti menemukan bahwa orang yang selalu tidur mengalami aktivitas otak yang tinggi, akan lebih mungkin tidur dengan suara keras tanpa terbangun sama sekali. Namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut lagi.

Punya gangguan tidur

Beberapa gangguan tidur, seperti obstructif sleep apnea (OSA), juga dapat berperan pada tidur sebentar atau light sleep dengan menyebabkan terbangun sepanjang malam karena napas yang tidak teratur.

Bila Anda punya gangguan tidur tertentu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter supaya jadwal tidur Anda tak terganggu dan berantakan.

Gaya hidup tidak sehat

Namun, dalam banyak kasus, faktor di bawah kendali Anda sendiri memengaruhi kualitas tidur yang Anda dapatkan. Ada banyak masalah yang berkaitan dengan gaya hidup, obat-obatan, alkohol, dan kafein yang dapat membuat tidur menjadi hanya sebentar atau mudah terbangun.

Cobalah untuk memulai kebiasaan tidur yang sehat dengan mempertahankan jadwal tidur teratur, tidur dan bangun tidur di waktu yang sama setiap harinya.

Selain itu, batasi penggunaan kafein dan alkohol, serta tidur di ruangan yang tenang, gelap, dan sejuk. Selain itu biasakan untuk mematikan televisi, telepon genggam 30 menit sebelum tidur. Ini dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan tidak mudah terganggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Sehat Meski Sibuk, Ini 6 Olahraga Ringan yang Patut Dicoba Sebelum Bekerja

Kesibukan tidak menjadi alasan untuk jauh dari rutinitas berolahraga. Anda bisa melakukan olahraga ringan sebelum bekerja melalui 6 gerakan ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 10 April 2019 . Waktu baca 4 menit

3 Tips Memilih Jam Beker yang Tepat untuk Alarm Bangun Tidur

Jika suara alarm bangun tidur dari ponsel belum cukup dashyat membangunkan Anda, mungkin saatnya membeli jam beker khusus. Yang seperti apa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Lebih Baik Bangun Pagi Pakai Bunyi Alarm yang Bikin Kaget Atau yang Tenang?

Trik bangun tepat waktu adalah menyetel alarm. Namun, pilihan bunyi alarm bangun tidur ada yang kerasa dan juga lembut. Nah, mana yang sebaiknya dipilih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 19 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Apakah Ada Ketentuan Waktu Bangun Pagi yang Paling Baik?

Semua orang bisa bangun dan tidur di waktu yang berbeda-beda. Namun, sebenarnya aadakah waktu bangun tidur pagi yang baik? S

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Fakta Unik 21 November 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit
sering terbangun tengah malam

5 Strategi Agar Tidak Sering Terbangun Tengah Malam

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit
bangun tidur bibir bengkak

4 Penyebab Bibir Bengkak Saat Bangun di Pagi Hari (Plus Cara Tepat Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit