5 Efek Samping Jika Kita Kebanyakan Minum Teh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/09/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Teh adalah minuman yang cocok diminum kapan pun, entah pada pagi, siang, atau sore hari. Di Indonesia sendiri, teh sudah menjadi bagian hidup yang melekat cukup erat pada masyarakatnya. Teh juga menawarkan berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan. Maka, tak heran jika banyak orang yang sudah terbiasa untuk minum beberapa cangkir teh dalam satu hari. Namun, terlalu banyak minum teh berisiko menimbulkan berbagai efek samping yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Dampak kesehatan dari kebanyakan minum teh tergantung pada jenis teh yang sering Anda konsumsi. Berikut adalah penjelasan lengkap soal efek minum teh terlalu banyak dalam satu hari.

Berbagai jenis teh

Proses untuk membuat secangkir teh tak semudah kelihatannya. Teh adalah minuman yang diolah dari daun Camellia sinensis yang dikeringkan. Kemudian daun teh yang sudah dikeringkan tersebut akan melalui proses oksidasi yang berbeda-beda. Inilah yang membedakan satu jenis teh dengan lainnya. Secara umum, teh dibagi menjadi empat jenis berikut ini.

Teh hitam

Rata-rata teh yang paling sering ditemui di Indonesia adalah jenis teh hitam. Daun teh hitam telah melalui proses fermentasi dan oksidasi yang paling tinggi dibandingkan jenis teh lainnya. Khasiatnya antara lain melindungi paru-paru dari racun berbahaya dan mencegah stroke.  

Teh hijau

Daun teh ini akan dikukus dan dikeringkan sehingga proses oksidasinya tidak sebesar teh hitam. Teh hijau kaya akan antioksidan yang bisa menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak. Selain itu, penelitian juga membuktikan bahwa teh ini mampu mencegah berbagai jenis kanker.

Teh oolong

Teh ini mirip dengan teh hitam, namun proses fermentasi dan oksidasi daunnya lebih rendah. Rasa dan aromanya berada di tengah-tengah antara teh hitam dan teh hijau. Teh oolong dikenal ampuh untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

Teh putih

Tak seperti jenis teh lainnya, teh putih tidak mengalami proses oksidasi maupun fermentasi sama sekali. Rasa dan aromanya pun jadi lebih ringan. Di Indonesia, teh ini masih jarang diproduksi. Padahal, manfaat teh putih sebagai antikanker dipercaya paling manjur dibandingkan jenis teh lainnya.

Efek kebanyakan minum teh

Minum teh sebaiknya tidak lebih dari lima cangkir sehari. Jika setiap hari Anda mengonsumsi terlalu banyak teh dan hal ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, Anda berisiko mengalami beberapa gangguan pada kesehatan. Hati-hati dengan efek samping berikut ini.

1. Susah tidur

Seperti halnya kopi, teh juga mengandung kafein yang cukup tinggi. Satu cangkir teh hitam dan teh hijau mengandung sekitar 40 miligram kafein. Meskipun lebih sedikit dari kafein dalam secangkir kopi, jika Anda mengonsumsi terlalu banyak Anda berisiko mengalami berbagai gangguan tidur. Mungkin tubuh Anda sudah merasa kelelahan namun mata Anda sulit sekali terpejam atau Anda akan terbangun tiba-tiba di tengah malam. Apabila Anda sensitif terhadap kafein, minum teh sebelum tidur akan memperparah gangguan tidur di malam hari.

2. Gelisah

Kafein memang akan memberikan dampak yang berbeda-beda pada setiap orang. Maka, kebanyakan minum teh bisa menyebabkan sebagian orang merasa gelisah, cemas, dan tidak tenang karena kandungan kafein dalam teh. Beberapa orang juga merasa pusing, sakit kepala, dan dada berdebar-debar sehingga tubuh pun jadi sangat tidak nyaman.

3. Ketergantungan

Terbiasa mengonsumsi minuman berkafein berisiko menyebabkan ketergantungan. Zat stimulan ini memang memiliki sifat candu sehingga Anda akan sulit berhenti atau mengurangi jumlah konsumsi teh dalam satu hari. Orang yang sudah ketergantungan akan mengalami kesulitan berkonsentrasi, lemas, dan sakit kepala ketika berusaha untuk mengurangi konsumsi minuman dengan zat stimulan tersebut.

4. Anemia

Bagi orang-orang yang memiliki masalah dalam penyerapan zat besi dan gangguan perdarahan, kebanyakan minum teh bisa memicu anemia. Ini disebabkan oleh kandungan tanin pada teh yang bisa mengganggu proses penyerapan zat besi oleh tubuh. Menurut laporan dari Colorado State University, minum teh bisa mengurangi penyerapan zat besi hingga 60%.

5. Osteoporosis

Kebanyakan minum teh ternyata meningkatkan risiko osteoporosis karena berkurangnya kepadatan tulang. Tulang yang sehat membutuhkan banyak kalsium agar tetap kuat. Sementara itu, minum teh hijau lebih dari tiga cangkir sehari bisa meningkatkan kadar kalsium yang terbuang dari tubuh melalui air seni. Padahal, teh sendiri bersifat diuretik atau memicu kerja ginjal untuk memproduksi dan mengeluarkan urin.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

    Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

    Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kode wadah plastik pada makanan atau minuman

    Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    manfaat bersepeda

    Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
    kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

    Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit