Memiliki bulu halus yang tumbuh di sekujur tubuh merupakan hal yang wajar. Pada umumnya, bulu di tubuh tidak bisa tumbuh sangat panjang layaknya rambut di kepala. Namun, apa jadinya jika rambut-rambut halus tumbuh sangat lebat hingga membuat Anda tampak manusia serigala? Ini bukan cerita mistis. Dalam dunia medis, rambut di sekujur yang tumbuh lebat di luar batas wajar adalah sebuah kelainan yang bernama hypertrichosis atau disebut juga dengan sindrom werewolf — hanya tanpa gigi taring dan cakar tajam menyeramkan. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Berikut penjelasannya.

Apa itu sindrom werewolf (hipertrikosis)?

Hypertrichosis (hipertrikosis) adalah kondisi kelainan langka yang ditandai dengan pertumbuhan rambut terlalu cepat dan berlebih di sekujur tubuh, bahkan hingga menutupi wajah. Hipertrikosis dapat muncul saat lahir atau berkembang seiring waktu.

Baik pria dan wanita sama-sama bisa mengalami hipertrikosis.

Macam jenis hypertrichosis

  • Hipertrikosis kongenital lanuginosa. Pertama kali muncul sebagai rambut halus yang tumbuh normal saat lahir. Namun, setelah berminggu-minggu, rambut ini tidak hilang, justru terus tumbuh di berbagai tempat di tubuh bayi.
  • Hipertrikosis kongenital terminalis. Pertumbuhan rambut abnormal dimulai saat lahir dan berlanjut sepanjang hidup seseorang. Rambut ini biasanya panjang dan tebal, menutupi wajah dan tubuh.
  • Nevoid hypertrichosis. Pertumbuhan rambut yang berlebihan dalam bentuk apapun tampak di area yang ditentukan. Dalam beberapa kasus, lebih dari satu helai rambut.
  • Hirsutisme. Bentuk hipertrikosis ini hanya terjadi pada wanita, ditandai dengan pertumbuhan rambut gelap dan tebal pada bagian tubuh wanita yang biasanya tidak memiliki rambut, seperti wajah, dada, dan punggung.
  • Acquired hypertrichosis. Kondisi ini cenderung berkembang di kemudian hari. Kelebihan rambut lebat bisa tumbuh terbatas di sebagian kecil area tubuh saja atau di sekujur tubuh.

Penyebab hipertrikosis

Hampir kebanyakan kasus sindrom werewolf disebabkan oleh mutasi genetik pada gen pembawa yang merangsang pertumbuhan rambut. Mutasi genetik ini membuat sel-sel yang biasanya mematikan pertumbuhan rambut di daerah yang tidak biasa seperti kelopak mata dan dahi, tertinggal dalam kondisi teraktifkan.

Pada kasus hirsutisme wanita, pertumbuhan rambut lebat di tubuh disebabkan oleh warisan genetik yang menyebabkan kelebihan produksi androgen (hormon seks pria). Jika ibu atau kakak perempuan Anda memiliki kondisi ini, maka kemungkinan besar Anda akan mengalami hirsutisme.

Penyebab lainnya meliputi:

  • Malnutrisi.
  • Pola makan yang buruk atau gangguan makan tertentu, seperti anoreksia nervosa.
  • Obat-obatan tertentu, seperti obat penumbuhan rambut, imunosupresan tertentu, dan steroid androgenik.
  • Kanker dan mutasi sel.
  • Penyakit autoimun dan menular yang mempengaruhi kulit.

Terkadang, kondisi kulit menjadi sangat peka terhadap sinar UV (porfiria cutanea tarda) juga dapat memicu hipertrikosis.

Jika hipertrikosis terjadi hanya di tempat-tempat tertentu di tubuh, mungkin karena kondisi kulit kronis, seperti lichen simplex, yang dikaitkan dengan ruam berulang, gatal, dan goresan kulit tertentu.

Peningkatan suplai darah dalam satu area tertentu dari tubuh juga dapat menyebabkan kondisi tersebut. Terkadang, gejala hipertrikosis muncul di daerah di mana seseorang memakai gips plester. Kondisi ini juga dapat diakibatkan oleh efek samping dari obat anti-botak.

Beberapa kasus lainnya terjadi tanpa sebab yang diketahui.

Gejala hypertrichosis

Hipertrikosis dapat terjadi saat lahir atau berkembang di kemudian hari. Gejala umum hipertrikosis adalah masalah pada gusi atau gigi Anda. Beberapa gigi mungkin hilang atau gusi Anda mungkin membesar. Wanita dengan hirsutisme mengembangkan rambut hitam yang kaku seperti pada wajah, dada, dan punggung. Hipertrikosis biasanya menghasilkan satu dari tiga jenis rambut:

  • Vellus: jenis rambut ini umumnya pendek (panjangnya kurang dari 0,2 cm) dan tidak terlihat jelas. Jenis rambut ini bisa terdapat di hampir seluruh bagian tubuh kecuali telapak kaki, punggung telinga, bibir, dan telapak tangan, atau pada jaringan parut.
  • Lanugo: Jenis rambut ini sangat lembut dan halus, seperti pada tubuh bayi yang baru lahir. Biasanya tidak memiliki pigmen. Sebagian besar bayi kehilangan lanugo dalam beberapa hari atau minggu setelah kelahiran.
  • Terminal: Rambut panjang dan tebal, dan biasanya sangat gelap.

Perawatan untuk hypertrichosis

Anda tidak dapat melakukan apapun untuk mencegah bentuk penyakit bawaan. Risiko bentuk hipertrikosis tertentu dapat diturunkan dengan menghindari obat tertentu, seperti minoxidil. Mengobati hipertrikosis adalah dengan menghilangkan rambut melalui berbagai metode jangka pendek, antara lain:

  • Mencukur
  • Waxing
  • Mencabut
  • Pemutihan rambut

Semua metode tersebut adalah solusi sementara. Metode tersebut juga berisiko menyebabkan iritasi kulit yang menyakitkan atau membuat tidak nyaman. Pada beberapa bagian tubuh Anda mungkin tidak mudah untuk melakukan metode tersebut.

Perawatan jangka panjang termasuk elektrolisis dan operasi laser. Elektrolisis adalah penghancuran folikel rambut dengan muatan listrik kecil. Operasi laser melibatkan penerapan sinar laser khusus pada beberapa rambut sekaligus. Namun, kerontokan rambut seringkali bisa permanen dengan perawatan ini.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca