5 Hal Tak Terduga yang Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kanker masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi sebagian besar orang. Pasalnya, kanker termasuk penyakit yang biasanya telat dideteksi di awal kemunculannya. Akibatnya, penyakit ini biasanya baru disadari saat memasuki stadium lanjut. Untuk menghindari risiko kanker, Anda perlu tahu apa saja hal-hal pemicunya. Berikut ini berbagai hal tak terduga yang ternyata bisa meningkatkan risiko kanker.

Hal tak terduga yang meningkatkan risiko kanker

1. Duduk terlalu lama

Ternyata duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko kanker. Padahal, hampir sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktunya dengan duduk di depan komputer. Untuk itu, meski Anda diharuskan bekerja di depan komputer setiap hari sebaiknya usahakan untuk tetap bergerak.

Dikutip dari Mayo Clinic, sebaiknya beristirahatlah setiap 30 menit sekali. Usahakan untuk bangun dari duduk dan berjalan-jalan sebentar untuk menurunkan berbagai risiko penyakit termasuk kanker. Selain membantu membakar kalori, bangun dan berjalan-jalan sebentar juga membantu menjaga otot dan kesehatan fisik serta mental.

2. Terlalu tinggi

punya badan tinggi

Penelitian di tahun 2018 menemukan fakta bahwa orang yang tinggi lebih berisiko terkena kanker dibanding dengan orang yang lebih pendek. Bukti menunjukkan bahwa setiap penambahan tinggi 10 cm maka risiko kanker meningkat sebesar 10 persen. Penelitian lainnya juga menemukan hubungan antara kondisi kaki yang lebih panjang dengan kanker usus besar.

Meski begitu, tidak ditemukan alasan jelas mengapa orang yang terlalu tinggi lebih berisiko terkena kanker. Namun, para peneliti menduga bahwa hal ini disebabkan karena orang yang lebih tinggi memiliki lebih banyak sel yang berpeluang untuk menjadi kanker.

3. Memasang implan payudara

Apakah operasi implan payudara menyebabkan kanker payudara

Selain memperindah tampilan tubuh ternyata implan payudara bisa meningkatkan risiko kanker limfoma tipe langka yaitu limfoma sel besar anaplastik. Jenis kanker yang satu ini bukanlah kanker payudara tetapi kanker yang timbul dari sel-sel di sistem kekebalan tubuh. Implan payudara berteksturlah yang ternyata meningkatkan risiko kanker, bukan implan dengan permukaan yang halus.

Akan tetapi memang risikonya sangat rendah. Para peneliti menghitung bahwa untuk setiap 7.000 wanita yang memasang implan payudara, hanya 1 orangnya yang akan mengembangkan ALCL. Kondisi itu pun terjadi saat wanita tersebut berusia 75 tahun. Peneliti mengaitkan bahwa ada kemungkinan bahwa implan memicu peningkatkan peradangan di jaringan payudara hingga menyebabkan kanker.

4. Minum teh panas

manfaat teh guayusa

Teh memang nikmat diminum selagi panas tetapi ternyata hal ini cukup membahayakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Cina tahun 2018 minum teh yang sangat panas ternyata bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan. Penelitian yang melibatkan 450.000 orang ini menemukan fakta bahwa panas ekstrem bisa merusak lapisan kerongkongan.

Risiko ini meningkat lima kali lebih besar  pada orang yang juga merokok dan peminum alkohol berat. Pasalnya, merokok dan alkohol saja sudah membuat kerongkongan rentan mengalami kerusakan. Jika ditambah dengan sering minum teh panas, hal ini bisa meningkatkan kerusakan yang disebabkan oleh asap dan alkohol. Untuk itu, para peneliti menganjurkan sebaiknya diamkan dulu teh hingga hangat dan sedikit lebih dingin sebelum meminumnya.

5. Asap dari pembakaran

daging bakar

Berada di dekat asap bakaran sembari menghirup aroma daging bakar memang membuat air liur tak lagi terbendung. Namun, tahukah Anda bahwa asap bakaran ini membahayakan? Dikutip dari Live Science, penelitian di tahun 2019 menemukan fakta bahwa asap bakaran ternyata mengandung bahan kimia yang disebut dengan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs).

Bahan kimia yang satu ini dilepaskan oleh kayu yang dibakar atau arang. Arang sendiri dikenal sebagai zat penyebab kanker atau karsinogen. Peneliti menemukan fakta bahwa PAHs memiliki daya serap kulit yang cukup tinggi. Untuk mengurangi risiko kanker, sebaiknya gunakan pakaian tertutup saat Anda berencana untuk melakukan aktivitas bakar-bakaran bersama rekan-rekan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca