Floaters, Bercak Hitam yang Mengganggu Penglihatan Anda: Apakah Berbahaya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Apakah Anda pernah mengalami adanya bintik-bintik atau bercak hitam di penglihatan Anda? Bercak hitam yang berterbangan di penglihatan ini disebut dengan eye floaters. Kondisi ini tidak menimbulkan sakit, namun bisa sangat menganggu bagi sebagian besar orang. Seiring dengan waktu, Anda dapat terbiasa dengan floaters dan mengabaikannya, jarang kasus berat yang sampai membutuhkan tindakan.

Apa itu floaters?

Dari namanya, floaters berarti sesuatu yang bergerak di dalam mata Anda. Floaters lebih terlihat saat melihat sesuatu yang cerah, seperti kertas putih atau langit biru, dan cenderung menjauh saat Anda mencoba memusatkan perhatian atau fokus terhadap floaters tersebut.

Berbagai bentuk floaters:

  • Titik hitam atau abu-abu
  • Garis berlekuk
  • Seperti benang, bisa kusut dan hampir tembus pandang
  • Seperti jaring laba-laba
  • Cincin

Floaters tidak akan hilang dengan sendirinya. Namun seiring dengan waktu, biasannya Anda akan terbiasa dan mengabaikannya.

Apa penyebab terbentuknya bercak hitam di penglihatan?

Sebagian besar floaters merupakan protein yang disebut kolagen. Ini merupakan zat yang mirip dengan gel pada belakang mata Anda, yang disebut vitreous. Seiring bertambahnya usia, serat protein yang membentuk vitreous menyusut dan berkumpul menjadi satu. Kumpulan protein tersebut membentuk bayangan di retina, inilah yang menyebabkan Anda melihat floaters.

Floaters dapat disebabkan karena:

  • Perubahan usia. Perubahan ini bisa terjadi pada usia berapapun, namun biasanya terjadi antara usia 50-75 tahun.
  • Inflamasi atau infeksi pada bagian belakang mata. Uveitis posterior merupakan inflamasi pada lapisan uvea (mata bagian belakang), bisa disebabkan karena infeksi atau autoimun.
  • Perdarahan dalam mata. Perdarahan pada vitreous bisa disebabkan karena banyak hal, seperti kerusakan pembuluh darah.
  • Retina robek. Robekan retina bisa terjadi ketika ada tarikan yang kuat dari vitreous pada retina. Jika tidak diobati, robekan retina dapat menyebabkan pelepasan retina, yang berlanjut dengan akumulasi cairan di belakang retina yang menyebabkan terpisahnya retina dari belakang mata Anda. Jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

Siapa saja yang berisiko mengalami floaters?

Kondisi berikut ini membuat risiko Anda untuk mengalami bercak hitam di penglihatan menjadi lebih tinggi:

Kapan floaters harus diperiksakan ke dokter?

Anda tidak perlu khawatir apabila Anda hanya memiliki beberapa eye floaters yang tidak berubah dari waktu ke waktu. Anda harus segera ke dokter mata apabila Anda mengalami:

  • Jumlah floaters yang meningkat secara mendadak
  • Melihat eye flashes atau kilatan cahaya, yang merupakan tanda lepas atau robeknya retina
  • Hilangnya penglihatan
  • Perubahan yang terjadi dalam waktu singkat dan memburuk seiring berjalannya waktu
  • Terbentuknya floaters setelah operasi mata atau cedera mata
  • Mata terasa nyeri

Bagaimana cara menghilangkan floaters?

Floaters jinak tidak memerlukan perawatan medis. Jika bayangan hitam pada penglihatan terasa mengganggu Anda, cobalah untuk mengeluarkannya dari lapang pandang Anda dengan cara menggerakan mata Anda ke atas dan ke bawah, hal ini dapat menggeser cairan mata Anda.

Jika Anda memiliki begitu banyak floaters sehingga menghalangi penglihatan Anda, dokter mata Anda mungkin akan menyarankan pembedahan yang disebut vitrektomi, yaitu dengan mengeluarkan vitreous dan menggantikannya dengan larutan garam. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah retina robek atau terlepas, dan katarak.

Prosedur terbaru yang lebih aman dibandingkan vitrektomi dalam penanganan floaters adalah laser vitreolysis. Preosedur ini menggunakan sinar laser yang diproyeksikan ke mata melalui pupil dan difokuskan pada floaters yang berukuran besar, sinar laser akan menghancurkan / memisahkannya dengan menguapkan sehingga floaters akan menghilang atau ukurannya mengecil. Namun, sebelum melakukan tindakan ini, dokter mata Anda akan mempertimbangkan beberapa hal seperti usia, seberapa cepat gejala muncul, tampilan dan letak floaters Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca