Ciri-ciri Kelenjar Air Mata Terkena Infeksi (Apakah Berbahaya?)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernah bertanya-tanya dari mana datangnya air mata manusia? Air mata diproduksi oleh kelenjar air mata, yaitu kelenjar kecil yang ada di belakang hidung. Nah, produksi air mata sangat berperan untuk menjaga mata tetap lembab, bersih, dan terbebas dari bakteri. Karena itu kesehatan kelenjar air mata sangat penting. Pasalnya, kelenjar air mata juga bisa mengalami infeksi. Infeksi pada kelenjar ini dikenal dengan istilah dakriosistitis.

Mata yang mengalami dakriosistitis akan mengalami luka dan pembengkakan serta tampak kemerahan pada bagian mata yang berbatasan dengan hidung. Hal tersebut disebabkan oleh proses peradangan yang dapat berlangsung secara akut ataupun kronis.

Gejala infeksi pada kelenjar air mata

Gejala utama dari dakriosistitis atau infeksi kelenjar air mata adalah mata yang terlalu berair. Anda juga mungkin merasakan nyeri. Kondisi peradangan akut dari dakriosistitis juga dapat menyebabkan munculnya nanah yang keluar dari bagian mata yang bengkak di sudut mata, hingga memicu timbulnya demam.

Peradangan dari dakriosistitis juga bisa terjadi secara perlahan atau kronis (sudah berkali-kali atau berlangsung berbulan-bulan atau lebih) dengan gejala yang biasanya lebih ringan. Dakriosistitis kronis sering kali hanya menyebabkan mata berair, tanpa tanda peradangan seperti bengkak.

Infeksi akut dakriosistitis bisa menjadi kondisi kesehatan yang serius jika tidak segera ditangani. Jika seseorang mengalami dakriosistitis  sampai demam, segera lakukan pengobatan sebelum infeksi menyebar ke kantung mata. Kondisi tersebut dapat menyebabkan infeksi menyebar melalui darah, hingga berpotensi menyebabkan kebutaan.

Komplikasi lainnya jika infeksi terjadi terlalu lama yaitu munculnya beberapa penyakit. Misalnya abses otak, yaitu ketika nanah menyumbat di otak; meningitis akibat peradangan menyebar ke sekitar selaput otak dan tulang belakang; hingga sepsis atau keracunan darah.

Penyebab infeksi kelenjar dan saluran air mata

Dakriosistitis biasanya diawali dengan penyumbatan di sekitar kelenjar dan saluran air mata sehingga proses penyerapan air mata terganggu. Cairan air mata yang tidak terserap tersebut menjadi lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri, khususnya Staphylococcus aureus. Karena itu, mata jadi lebih mudah mengalami infeksi.

Penyumbatan di sekitar kelenjar air mata mungkin disebabkan oleh berbagai hal ini.

  • Ada luka pada bagian dalam hidung atau mata.
  • Cedera pada wajah, tepatnya di sekitar hidung.
  • Polip atau timbulnya benjolan kecil pada bagian dalam hidung.
  • Radang sinus (sinusitis).
  • Efek samping operasi pada bagian sinus atau nasal.
  • Masuknya benda asing pada kelenjar atau saluran.
  • Kanker.

Dakriosistitis juga dapat dialami orang lanjut usia (lansia) karena kelenjar air mata lansia cenderung menyempit seiring pertambahan usia. Namun, kondisi ini lebih umum dialami lansia perempuan dibandingkan laki-laki karena saluran air mata mereka cenderung lebih kecil.

Beberapa faktor juga meningkatkan risiko seseorang mengalami dakriosistitis, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Deviated septum, merupakan kondisi dimana septum (dinding yang menjadi pembatas antara dua rongga hidung) tidak berada tepat di tengah. Akibatnya, salah satu lubang hidung menjadi lebih kecil.
  • Rhinitis atau radang pada lapisan membran mukosa hidung.
  • Pembengkakan pada bagian sekitar tulang hidung bagian dalam yang berperan sebagai penyaring dan penjaga kelembapan udara yang kita hirup.

mata belekan

Dakriosistitis bisa sejak lahir

Kondisi dakriosistitis paling sering ditemukan pada bayi. Hal ini disebabkan karena adanya penyumbatan pada saluran kelenjar air mata sebagai bawaan lahir atau yang dikenal dengan dakriosistitis kongenital. Sebagian besar kondisi ini membaik dengan sendirinya karena kelenjar air mata akan melebar seiring dengan pertumbuhan.

Meskipun demikian, dakriosistitis bawaan juga bisa menetap akibat perkembangan yang tidak sempurna atau timbulnya kista yang menyumbat saluran air mata. Hal tersebut menyebabkan dakriosistitis terjadi secara kronis dan hanya dapat dideteksi dengan pemeriksaan ultrasound.

Menangani dakriosistitis agar tak bertambah serius

Infeksi dan peradangan akut dapat diatasi dengan cepat dengan pemberian antibiotik. Namun, jika hal ini sudah sering terjadi dan bukan hanya dipicu infeksi, dakriosistitis perlu pembedahan untuk melebarkan saluran penyerapan air mata. Hal tersebut sangat diperlukan untuk mencegah infeksi di masa mendatang.

Untuk mencegah dakriosistitis atau infeksi bertambah parah, perlu dilakukan pengeringan saluran air. Hal tersebut dilakukan dengan menempelkan kain yang dibasahi dengan air hangat di sekitar saluran air mata. Pastikan tangan Anda sudah dicuci bersih sebelum melakukannya. Tekan kain yang sudah dibasahi secara perlahan, hal ini bisa membantu nanah dan cairan keluar dari saluran air mata.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Bagi Anda yang memiliki mata minus, pasti ingin lepas dari ketergantunga kacamata atau lensa. Lalu apakah mungkin mengurangi mata minus? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda sering jatuh dan merasa keseimbangan tubuh kurang baik, maka hal ini menandakan Anda mengalami kondisi medis tertentu. Apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit