Hati-hati, Anda Juga Bisa Terkena Penyakit Kelamin di Mata! Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 November 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sesuai dengan namanya, penyakit kelamin alias penyakit menular seksual adalah infeksi yang menyebar lewat hubungan seksual tanpa kondom yang biasanya memang menyerang area kelamin. Itu sebabnya salah satu ciri penyakit kelamin adalah sensasi perih di vagina atau penis dan nyeri saat buang air kecil. Namun, penyakit kelamin ternyata bisa juga menyebar ke bagian tubuh Anda yang lain. Penyakit kelamin bahkan bisa menyerang mata. Bagaimana bisa?

Penyakit kelamin apa saja yang dapat menyerang mata?

Infeksi mata akibat penyakit kelamin dapat terjadi ketika cairan vagina atau air mani dari pasangan yang terinfeksi masuk ke dalam mata pasangan yang lainnya. Hal ini mungkin saja terjadi ketika pasangan pria ejakulasi di luar atau saat melakukan seks oral.

Penyebaran penyakit ke mata juga bisa terjadi ketika Anda menyentuh mata dengan jari yang terkontaminasi cairan vagina/air mani atau setelah menyentuh area genital yang terinfeksi, tanpa cuci tangan dulu setelahnya.

Namun, tidak semua penyakit kelamin pasti menyerang mata. Beberapa penyakit kelamin yang umum menyerang mata adalah klamidia, gonore, dan herpes simplex. Infeksi mata akibat virus herpes genital dikenal sebagai herpes simplex keratitis.

Seperti apa ciri penyakit kelamin pada mata?

Ciri penyakit kelamin pada mata umumnya ditandai dengan mata merah, bengkak, dan terasa nyeri. Anda mungkin juga merasa gatal dan mengalami sensasi mata berpasir yang bikin tidak nyaman. Tak hanya Selain itu, mata yang terinfeksi bisa belekan ketika bangun tidaur atau mengeluarkan cairan berwarna kuning, hijau, atau bahkan berdarah.

Tak hanya sensasi fisik, namun infeksi ini juga dapat menyebabkan penglihatan Anda kabur atau amat sensitif terhadap cahaya terang. Anda bisa mengalami mata merah hanya di satu sisi mata atau bahkan keduanya. Penyakit mata yang diakibatkan oleh infeksi virus atau bakteri ini disebut dengan konjungtivitis

Konjungtivitis ini adalah infeksi, sehingga Anda harus dirawat sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati dengan cepat.

Apa saja pilihan pengobatan untuk konjungtivitis?

Jika konjungtivitis Anda disebabkan bakteri, dokter akan memberikan resep obat tetes mata atau salep antibiotik. Anda bisa mengurangi bengkak mata dengan kompres hangat. Mata merah karena bakteri biasanya jadi lebih baik dalam 48 jam setelah pengobatan dan biasanya hilang dalam seminggu.

Jika penyebabnya adalah virus, obat tetes mata atau salep antibiotik tidak akan mempan mengobatinya. Oleh karena itu, dokter akan meresepkan tetes mata yang berfungsi meningkatkan kelembapan mata digabung dengan kompres hangat untuk mengurangi bengkak. Mata merah karena virus biasanya hilang dalam 1 minggu, tapi bisa lebih lama.

Bagaimana menghindarinya?

Meski infeksi mata akibat penyakit kelamin jarang terjadi, tapi tetap lebih baik mencegah daripada mengobati. Pencegahan yang tepat adalah dengan menjaga kebersihan. Hindari langsung menyentuh atau mengucek mata Anda setelah berhubungan seksual. Selalu cuci tangan dengan benar. Jika Anda memiliki salah satu gejala di atas, segera periksakan mata Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

Alasan menjalani tes penyakit kelamin memang untuk mendeteksi adanya penularan. Namun, tidak hanya itu saja alasannya. Cari tahu lebih lanjut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 7 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Mengatasi Mata Perih yang Terkena Pemutih Baju?

Saat mencuci, mata kena pemutih pakaian tentu terasa perih. Kondisi tersebut bahaya atau tidak, ya? Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit

Alasan Mengapa Mata Merah Setelah Menangis

Menangis merupakan bagian dari kehidupan. Namun setelah menangis, kita akan mendapati mata berubah jadi merah. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Mengatasi Kelopak Mata Bengkak Sesuai Penyebabnya

Ada banyak faktor penyebab bengkak pada kelopak mata. Oleh sebab itu, cara mengatasi kelopak mata yang bengkak perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit menular seksual

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit
mata merah gejala coronavirus

Mata Merah dan Berair: Gejala Coronavirus COVID-19 yang Jarang Diketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12 April 2020 . Waktu baca 5 menit
penyebab konjungtivitis

Macam-macam Penyebab Konjungtivitis atau Peradangan Mata

Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 10 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit