Benarkah Makan Nanas Saat Haid Bikin Aliran Darah Makin Deras?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Buah nanas adalah salah satu buah yang menimbulkan sejumlah mitos di masyarakat, misalnya makan nanas saat hamil katanya bikin keguguran. Padahal mitos ini sudah dibuktikan salah. Selain itu, kebanyanyak wanita juga enggan makan nanas karena katanya tidak baik dikonsumsi saat sedang datang bulan. Lantas, apakah makan nanas saat haid juga termasuk mitos, atau justru fakta? Berikut penjelasannya.

Kenali kandungan dan manfaat buah nanas

Buah nanas adalah salah satu buah tropis yang kaya vitamin, enzim, dan antioksidan. Walaupun rasanya manis, buah nanas ini justru rendah kalori. Sama seperti buah lainnya, buah nanas juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan bahan alaminya dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mempertahankan kekuatan tulang, dan mengatasi gangguan pencernaan.

Menurut Laura Flores, seorang ahli gizi dari San Diego, kandungan zat gizi terbanyak pada buah nanas terletak pada vitamin C dan mangan. Vitamin C adalah jenis antioksidan utama yang larut dalam air yang berfungsi untuk melawan kerusakan sel tubuh, seperti meminimalisir risiko penyakit jantung dan nyeri sendi. Selain itu, nanas juga mengandung enzim bromelain dan vitamin B yang baik untuk memproduksi energi dalam tubuh.

Makan nanas saat haid justru dapat mengurangi nyeri haid

Beberapa wanita umum mengalami nyeri menstruasi atau gejala PMS, seperti perut kembung, kelelahan, kram perut, sakit kepala, masalah pencernaan, dan perubahan suasana hati yang tidak stabil. Nah, salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengobatinya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat.

Banyak wanita yang takut mengonsumsi nanas karena disinyalir dapat menyebabkan keputihan. Namun, hal ini ternyata hanya mitos. Keputihan adalah cairan vagina yang diproduksi secara alami oleh hormon tubuh justru untuk menjaga kebersihan vagina Anda, bukannya diproduksi karena Anda makan nanas.

Buah nanas justru bermanfaat untuk mengurangi nyeri haid karena kandungan mangannya. Wanita yang sering mengeluhkan PMS dilaporkan memiliki kadar mangan dalam tubuh yang jauh lebih rendah daripada yang tidak. Karena itulah, dr. Phyllis Johnson dari U.S. Department of Agriculture’s Human Nutrition Center di Dakota Utara, menyarankan agar wanita yang mengalami nyeri haid untuk sedikit meningkatkan asupan makanan sumber mangan. Salah satunya adalah nanas.

Kandungan antioksidan pada buah nanas juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan akut, yang bisa menjadi penyebab kram perut saat menstruasi. Manfaat nanas ini didukung dengan kandungan bromelain yang turut membantu mengendurkan otot sekitar perut, sehingga meminimalisir gejala nyeri kram saat menstruasi.

Jangan terlalu banyak juga memakannya

Makan nanas saat haid tidak membahayakan nyawa meski mungkin bisa membuat Anda mengalami perdarahan yang lebih berat dari biasanya. Laporan dr. Johnson juga mencatat bahwa wanita muda yang mengonsumsi makanan sumber dalam porsi secukupnya mengalami peningkatan aliran darah menstruasi hingga 50 persen. Perdarahan menstruasi berat pada umumnya tidak berbahaya, tapi memang mungkin sedikit menimbulkan ketidaknyamanan selama beraktivitas.

Terlebih, berhati-hatilah jika Anda memiliki perut sensitif. Asam vitamin C dalam nanas dapat menyebabkan perut terasa mulas atau refluks asam lambung. Jika Anda mengonsumsi buah nanas yang belum cukup matang, bromelain yang terkandung di dalamnya mungkin juga dapat menimbulkan efek pencahar parah sehingga menyebabkan diare atau muntah.

Bromelain juga dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti antibiotik, antikoagulan, pengencer darah, antikonvulsan, obat insomnia, dan antidepresan. Oleh sebab itu, orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut tidak dianjurkan terlalu banyak makan nanas.

Namun untuk mencapai semua potensi efek negatif dari kandungan bromelain dan mangan murni dalam buah nanas, Anda setidaknya harus makan 7-10 buah nanas segar utuh dalam satu waktu. Tidak mungkin bukan?

Intinya, tidak ada larangan untuk makan nanas saat haid. Asalkan tidak berlebihan, ya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Kulit mendadak memerah, hidung meler, dan bersin-bersin di ruangan ber-AC? Ini mungkin pertanda gejala alergi dingin. Simak ciri-ciri alergi dingin lainnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Aroma menyengat spidol mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Padahal, kebiasaan mencium spidol menyimpan segudang bahaya untuk tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit