Berbagai Manfaat dan Risiko Melakukan Akupuntur

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Oktober 27, 2019
Bagikan sekarang

Akupuntur adalah teknik kesehatan holistik yang berasal dari praktek Pengobatan Tradisional Cina, yang dilakukan oleh ahli tusuk jarum dengan merangsang titik-titik tertentu pada tubuh dengan memasukkan jarum tipis ke dalam kulit. Anehnya, meskipun perawatannya menggunakan jarum, namun pengobatan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Bahkan, salah satu manfaat yang paling populer dari akupuntur ialah untuk mengurangi rasa sakit kronis di seluruh tubuh dengan cara yang alami. Jadi, apa saja manfaat dari akupuntur? Apa risiko yang dapat terjadi jika melakukannya?

Berbagai manfaat akupuntur

1. Membantu mengurangi sakit kepala dan migrain

Pada tahun 2009, penelitian dari Center for Complementary Medicine di University of Munich mengulas lebih dari 11 studi yang melibatkan 2.137 pasien akupuntur. Mereka menyimpulkan bahwa akupuntur  dapat menjadi alat non-farmakologis yang berharga pada pasien sakit kepala tegang kronis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan jarum pada daerah strategis dapat meminimalisir sakit kepala.

2. Meredakan nyeri kronis, termasuk nyeri punggung, leher, lutut,dan arthritis.

Pada 2006, studi yang dilakukan oleh University Medical Center of Berlin menyatakan, bahwa manfaat akupuntur telah terbukti lebih efektif dalam memperbaiki nyeri punggung dibandingkan dengan yang tidak melakukan pengobatan dengan akupuntur. Pasien dengan nyeri punggung bawah kronis yang menerima pengobatan ini selama 8 minggu, menyatakan bahwa mereka mengalami perbedaan yang signifikan.

Dan pada studi tahun 2012 yang dilakukan oleh Memorial Sloan-Kettering Department of Epidemiology and Biostatistics, menyatakan bahwa akupuntur dapat meredakan rasa sakit kronis otot pungggung dan leher, osteoarthritis, dan sakit kepala kronis.

3. Membantu mengobati insomnia

Meta analisis yang dilakukan oleh Beijing University of Chinese Medicine pada tahun 2009, menunjukkan bahwa pasien insomnia yang mengonsumsi obat atau jamu dan dibantu dengan akupuntur memiliki efek yang lebih baik dibandingkan dengan yang mengonsumsi obat atau jamu saja.

4. Meningkatkan pemulihan kanker dan efek kemoterapi

Menurut National Cancer Institute, beberapa studi menunjukkan manfaat akupuntur dalam membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah perawatan kanker. Sebuah uji coba acak menemukan bahwa pengobatan akupuntur dapat meningkatkan kekebalan, jumlah trombosit, dan mencegah penurunan sel-sel sehat setelah terapi radiasi atau kemoterapi, bila dibandingkan dengan tidak menerima akupuntur sama sekali.

Para peneliti melaporkan bahwa pasien yang menerima perawatan akupuntur, juga mengalami penurunan rasa sakit dari perawatan, meningkatkan kualitas hidup, dan menurunkan berbagai efek samping negatif dari kemoterapi, seperti rasa mual.

5. Membantu mencegah penurunan kehilangan fungsi otak kognitif

Beberapa penelitian awal telah menunjukkan informasi baru mengenai manfaat akupuntur pada Parkinson. Studi menunjukkan bahwa pengobatan ini dapat meringankan gejala penurunan fungsi kognitif yang berkaitan dengan usia, seperti putamen dan talamus, yang terutama dipengaruhi oleh penyakit Parkinson.  

Dalam studi tahun 2002 yang dilakukan oleh Department of Neurology di University of Maryland School of Medicine, menyatakan bahwa setelah 20 pasien Parkinson diobati dengan akupuntur selama 16 sesi, 85% pasien melaporkan peningkatan subjektif dari gejala individu, termasuk tremor, berjalan, menulis, kelambatan, nyeri, tidur, depresi, dan kecemasan.

6. Kesehatan kehamilan, melahirkan, dan pasca melahirkan

Banyak dokter merekomendasikan akupuntur sebagai pengobatan untuk mengurangi stres, menyeimbangkan hormon, serta meringankan kecemasan dan rasa sakit dari kehamilan dan melahirkan. Ini dianggap sebagai pengobatan yang aman untuk banyak gejala umum selama kehamilan, termasuk meringankan ketegangan fisik dan emosional pada tubuh, serta membantu membangun suasana hati, dan menurunkan depresi, gejala mental, atau fisik ibu setelah melahirkan. Bahkan pengobatan tradisional ini dapat digunakan sebelum bayi lahir untuk mempermudah proses melahirkan.

Berbagai risiko akupuntur

Risiko akupuntur sebenarnya tergolong rendah jika Anda melakukannya dengan ahli tusuk jarum bersetifikat. Berikut adalah beberapa kemungkinan efek samping dan komplikasinya:

  • Rasa sakit. Setelah akupuntur, Anda mungkin mengalami rasa sakit, perdarahan kecil, atau memar di area yang tertusuk jarum.
  • Cedera organ. Jika jarum didorong terlalu dalam, mereka bisa menusuk organ internal, khususnya paru-paru. Ini adalah komplikasi yang sangat jarang terjadi di tangan dokter yang berpengalaman.
  • Infeksi. Ahli tusuk jarum selalu menggunakan jarum yang steril dan sekali pakai. Sebuah jarum yang digunakan kembali dapat membuat Anda terkena penyakit seperti hepatitis.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

    Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
    Hari Raya, Ramadan Mei 1, 2020

    Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

    Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh dr. Maizan Khairun Nissa
    Hari Raya, Ramadan April 28, 2020

    4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Irene Anindyaputri
    Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

    Tak Hanya Melepas Dahaga, Ini 4 Kebaikan Buah Blewah bagi Kesehatan

    Menjelang bulan Ramadan, biasanya banyak penjual es buah blewah dadakan. Kira-kira, apa saja manfaat buah blewah untuk kesehatan tubuh?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan April 25, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

    5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Ajeng Quamila
    Tanggal tayang Mei 19, 2020
    Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

    Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
    Tanggal tayang Mei 17, 2020
    5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

    5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh Willyson Eveiro
    Tanggal tayang Mei 12, 2020
    Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

    Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh dr. Angga Maulana
    Tanggal tayang Mei 7, 2020