Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Waktu kecil, Anda mungkin pernah diberi tahu oleh orangtua bahwa gerimis bikin sakit. Banyak orang percaya bahwa berjalan di bawah gerimis atau hujan rintik-rintik justru lebih berbahaya daripada hujan-hujanan sampai basah kuyup. Kalau Anda termasuk orang yang percaya pada teori tersebut, mungkin akhir-akhir ini Anda sering dilanda keraguan. Pasalnya ketika memasuki musim hujan, hampir setiap hari Anda harus menerjang hujan atau gerimis. Maka, sebelum Anda memutuskan untuk hujan-hujanan, simak dulu informasi berikut ini untuk meluruskan pemahaman Anda soal hujan, gerimis, serta penyakit.

BACA JUGA: Musim Hujan, Kenali Gejala Serangan Bakteri Leptospirosis

Mitos seputar gerimis dan hujan

Teori bahwa berada di tempat terbuka ketika gerimis bikin sakit sudah beredar sejak lama, bahkan tak hanya di Indonesia saja. Para orangtua tampaknya percaya kalau dibandingkan dengan hujan lebat, gerimis lebih rentan menyebabkan flu atau masuk angin. Meskipun mitos ini tak sepenuhnya salah, ada kesalahpahaman umum yang membuat teori ini kurang masuk akal.

Gerimis, hujan, panas terik, atau badai tidak bisa menyebabkan penyakit. Penyakit hanya bisa disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh manusia. Cuaca atau musim saja tidak akan membuat seseorang sakit. Perlu diketahui juga bahwa virus dan bakteri tidak serta-merta membiak jadi lebih banyak di musim hujan.

Lalu mengapa banyak orang sakit di musim hujan?

Kaitan antara musim hujan dan gangguan kesehatan seperti flu atau masuk angin memang cukup erat. Ini karena di musim hujan suhu udara akan menurun jadi lebih dingin. Ketika udara terasa dingin, mungkin yang akan Anda lakukan adalah memakai baju yang lebih hangat. Akan tetapi, hidung dan mulut Anda tetap tidak terlindungi dengan baik. Hidung dan mulut Anda pun jadi lebih dingin. Akibatnya, pembuluh darah di sekitar hidung akan menyempit sehingga Anda tidak mendapat pasokan darah yang hangat. Darah dibutuhkan karena mengandung sel darah putih. Sel darah putih inilah yang menjadi pertahanan pertama terhadap serangan virus atau bakteri yang terhirup masuk ke hidung atau mulut.

Dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, Anda lebih rentan diserang flu. Selain itu, ketika udara dingin, Anda mungkin jadi lebih sering berada di dalam ruangan. Padahal, mungkin di dalam ruangan yang tertutup sudah ada orang yang terjangkit flu. Sebagai akibatnya, orang-orang yang berada di ruangan tersebut pun jadi lebih mudah tertular flu atau masuk angin.

BACA JUGA: 6 Cara Tetap Sehat Saat Sedang Musim Flu di Kantor

Lebih rentan bikin sakit mana: hujan atau gerimis?

Baik hujan maupun gerimis bikin sakit. Akan tetapi, bukan cuacanya yang menjadi faktor penentu, melainkan kebiasaan Anda setelah kena hujan atau gerimis. Biasanya ketika Anda hujan-hujanan, Anda cenderung lebih cepat mengeringkan diri atau ganti pakaian kering sesudahnya. Anda juga biasanya sudah melindungi diri dengan payung, jas hujan, atau pakaian hangat. Maka, meskipun Anda terpapar suhu yang rendah, Anda langsung mencari cara untuk menghangatkan diri. Akibatnya, kemungkinan virus influenza untuk masuk ke hidung atau mulut dan berkembang biak pun jadi lebih kecil.

BACA JUGA: Mengapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil?

Sementara kalau Anda berada di luar saat turun hujan rintik-rintik, Anda mungkin tidak terlalu menyadari bahwa suhu tubuh Anda perlahan-lahan menurun. Ini karena banyak orang biasanya tidak mau repot-repot mengeluarkan payung, jas hujan, atau baju hangat ketika gerimis. Anda juga cenderung lebih lama menghabiskan waktu di luar meskipun gerimis daripada kalau sedang hujan lebat.

Akibatnya, tanpa disadari baju dan kepala Anda jadi lembap dan dingin, bukan basah kuyup. Karena tidak basah kuyup, Anda pun jadi enggan untuk mengganti pakaian atau mengeringkan diri. Oleh karenanya, suhu tubuh Anda akan menurun untuk waktu yang cukup lama dan sistem kekebalan tubuh Anda melemah. Hal ini menjadi peluang besar bagi virus dan bakteri untuk segera bersarang di dalam tubuh tanpa perlawanan. Inilah mengapa kena gerimis bikin sakit.  

BACA JUGA: 10 Manfaat Mengejutkan yang Didapat dari Mandi Pagi

Yang harus dilakukan di musim hujan

Untuk menghindari penyakit di musim hujan ini, yang menjadi masalah terbesar bukanlah lebih baik kena gerimis atau hujan. Baik gerimis dan hujan sama-sama berisiko jika Anda tidak langsung mengeringkan dan menghangatkan diri. Maka, terapkan langkah-langkah berikut jika tak mau jatuh sakit setelah kehujanan.

  • Memakai masker untuk menutupi hidung dan mulut, meskipun Anda berada di dalam ruangan
  • Selalu membawa payung, jas hujan, atau baju hangat saat berada di luar ruangan
  • Langsung mengeringkan diri setelah kena gerimis atau hujan, misalnya dengan ganti pakaian atau mengeringkan rambut dengan handuk
  • Langsung menghangatkan diri setelah kena gerimis atau hujan, misalnya dengan memakai baju tebal atau minum air hangat  
  • Mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit